Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Keputusan Raja Jeremy


__ADS_3

"Kau anggap apa anakmu, Jeremy!" Ibu suri merasa dadanya sesak dan tak ingin lagi berbicara dengan anak bungsunya itu.


Dengan dipapah oleh dayang, dirinya kembali ke kamar untuk beristirahat.


"Putri Estelle hanya untuk raja Morreno. Kau tidak menyadari jika dirimu hanya kubodohi, pangeran Arshlan."


Tawa raja Jeremy terbahak-bahak menertawakan pangeran Arshlan yang ia anggap sangat polos dan mudah sekali dibodohi.


Raja Jeremy beranjak dari singgasananya. Para dayang dan pengawal mengikuti ke mana sang raja pergi.


Kamar Ratu Allura pun menjadi tujuannya. Di dalam kamar, terdapat sang istri yang sedang memeriksa berbagai dokumen yang menjadi kewajibannya.


"Suamiku," panggil sang ratu menghampiri suaminya yang baru datang dari pintu. "Apa yang terjadi?"

__ADS_1


Sang Ratu merasa heran tatkala mendapati wajah murka istrinya. "Raisilian sepertinya membuka jalan peperangan untuk kerajaan kita." Rencananya untuk mendapatkan hasil penelitian para ilmuwan di Raisilian menjadi gagal dengan tertangkapnya putri Emilda. Dia ingin menemukan sumber tambang emas yang keberadaannya nya ada di dalam peta dan disembunyikan oleh Louis.


"Yang Mulia, jangan seperti ini, apa yang dilakukan oleh Raisilian hanyalah untuk melindungi kerajaannya. karena apa yang dilakukan oleh Putri Emilda memang salah, sepatutnya jika putri Emilda mendapatkan hukuman," ujar Ratu Noirland.


"Kau bisa berkata seperti itu karena itu bukan Putri Estelle. Seandainya itu anakmu, kau pasti akan menangis dan memohon kepadaku agar aku untuk melepaskan anakmu yang cengeng dan tidak bisa apa-apa itu! " hardik sang raja.


"Bukan seperti itu maksud hamba, hamba hanya menyarankan agar yang mulia tidak memicu peperangan dengan kerajaan lain, apalagi lagi itu adalah kerajaan Raisilian. Rakyat kita sudah terlalu banyak yang menjadi korban peperangan." Sang ratu memohon pada suaminya.


"Maaf bila saran dari hamba menyinggung Yang mulia." Sang ratu hanya bisa menunduk takut.


Tanpa mendengar lagi apa yang dikatakan oleh ratunya, sang raja langsung pergi meninggalkan sang ratu. Ratu Noirland itu hanya bisa menggelengkan kepalanya menghadapi sifat keras kepala dari suaminya.


"Sebaiknya kau perintahkan anakmu untuk segera pulang. Aku muak padanya! Dia pergi tapi hanya memberikan kekalahan untuk kerajaan kita," ucap yang mulia Raja lagi sambil berbalik sebelum ia benar-benar meninggalkan kan tempat sang ratu.

__ADS_1


Sang ratu mengangguk pelan. "Segera dilaksanakan, Yang Mulia."


"Satu lagi, katakan pada putri Estelle dia akan kujodohkan dengan raja Morreno!"


"Dijodohkan dengan raja Mo-"


"Tidak ada penawaran. Aku hanya memintamu untuk menyampaikannya pada putrimu! Bukan untuk mendebat keputusanku!" potong raja Jeremy seraya meninggikan nada bicaranya.


Ratu Allura menunduk dan sedikit mundur. "Segera dilaksanakan, Suamiku."


Setelah yang mulia pergi, sang Ratu berpikir bagaimana dirinya menyampaikan hal ini pada anaknya. Yang pasti putri Estelle akan patah hatinya mendengar hal tersebut.


Akhirnya sang ratu pun membuat sebuah keputusan. " Apa sebaiknya aku jemput saja putriku di Raisilian? " tanya sang ratu pada dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2