Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Siaran Langsung


__ADS_3

Seluruh kota menyambut suka cita pemimpin baru mereka. Peleburan wilayah antara Noirland dan Raisilian disambut dengan baik oleh seluruh rakyat dari kedua belah pihak. Perjalan akses untuk melalui perbatasan dua kerajaan itu kini sudah tidak ada lagi.


Banyak warga Raisilian yang bekerja di area Noirland, begitu pun sebaliknya. Kini mereka tak perlu lagi mengurus tanda pengenal luar kerajaan, untuk saling mengunjungi satu wilayah dan lainnya.


Panel layar LED terpampang di badan-badan gedung masing-masing kota. Wajah raja Gerald dan ratu Eliana yang sedang tersenyum menghiasi seluruh kota. Jangan lupakan putri Michele dan pangeran Kevin yang juga tak kalah bergaya di layar LED tersebut.


Rakyat menghitung mundur melalui timer digital pada malam itu.


“Lima ….”


“Empat ….”


“Tiga ….”

__ADS_1


“ Dua … satu ….”


Layar panel LED pun berubah memunculkan wajah raja Gerald. Seluruh rakyat menyaksikan layar kaca, baik yang sedang berada di dalam maupun luar rumah mereka, semuanya bisa menyaksikan dan mendengarkan secara langsung pidato dari sang raja.


“Seluruh warga Raisilian yang berbahagia, selamat malam.” Raja Gerald mengucapkan salam pembukaan dalam pidatonya.


“Terima kasih bagi kalian semua yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan pidato malam ini.”


Para warga Raisilian semuanya memang menyempatkan untuk mendengarkan pidato yang secara langsung disampaikan oleh sang raja.


Tidak hanya itu, para pengendara motor dan juga pejalan kaki yang berada di trotoar, sengaja berdiam di tempat untuk menyaksikan siaran langsung yang disiarkan melalui videotron. Atau lebih eksklusif lagi, mereka membuka gadget masing-masing, dan mendengarkan siaran langsung dari sang raja.


“Wilayah Noirland yang menjadi bagian Raisilian, tidak akan merubah nama kota yang telah dibentuk sejak lama. Hanya saja, kini status kerajaan kalian menjadi milik Raisilian. Pusat kerajaan Noirland, kini menjadi kota Noirland. Sistem pemerintahan, akan mengikuti sistem yang telah dijalankan di Raisilian. Untuk kelangsungan budaya, adat, dan kepercayaan, para rakyat diberi kebebasan untuk menjalankan sebagaimana yang telah dilakukan seperti leluhur masing-masing, Raisilian tidak akan merubah budaya, adat dan kepercayaan yang telah berjalan di seluruh wilayah Noirland.”

__ADS_1


Keputusan sang raja sangat disambut dengan baik oleh para rakyat. Tidak hanya mengenai perubahan nama dan sistem pemerintahan, sang raja juga mengumumkan mengenai rencana-rencana pembangunan dan juga kebijakan-kebijakan baru yang akan dijalankan.


Setelah hal tersebut disampaikan dan diakhiri oleh sang raja, kini moderator mengumumkan mengenai peresmian pengangkatan Kevin sebagai pangeran mahkota yang akan dilakukan sebuah upacara resmi di aula kerajaan pada beberapa hari kemudian. Upacara tersebut juga akan disiarkan secara langsung seperti malam ini.


“Huuft ….” Ratu Eliana menghela napasnya. Dia merasa gugup, padahal tugasnya nanti hanya berdiri mendampingi Kevin untuk penobatan nanti. Penobatan itu pun masih akan dilakukan beberapa hari kemudian.


“Apa yang kau pikirkan?” tanya Raja Gerald seusai ia melakukan siaran langsung.


“Ah … tidak! Aku … hanya sedikit gugup,” jawab ratu Eliana sambil menggigit bibir bawahnya.


Mereka berdua duduk di ruang keluarga istana. Menikmati secangkir teh Chamomile kesukaan raja Gerald.


“Aku harap kakak berbahagia di alamnya, kita akan mendidik Kevin agar menjadi raja yang sangat cakap seperti mendiang ayahnya.”

__ADS_1


 


 


__ADS_2