Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Mendapatkan Informasi


__ADS_3

“Ah, iya. Ini tentang kalung laboratorium. Kenapa Noirland terobsesi pada kalung itu? Apa Noirland sudah tahu kegunaan kalung itu sebelum Raisilian menyadarinya? Kalau iya, dari mana berita tentang kalung itu kalian dapatkan?” Tanpa tedeng aling-aling, Raja Gerald langsung memberondong pertanyaan untuk Ratu Allura.


“Kalung?”


“Iya, Yang Mulia, eh ibu. Apa anda tau tentang kalung itu?” tanya Raja Gerald.


“Ya, kalung itu dari dulu menjadi incaran Raja. Berasal dari informasi yang Raja dapatkan dari Danielo, Louis mengunci laboratoriumnya menggunakan dua buah kalung. Yang salah satunya dipegang Raja Gerry, Kami dari Noirland pun langsung terburu-buru untuk mencurinya.” Ratu Allura mengenang kembali keburukan suaminya.


“ Hingga tanpa pikir panjang, sang Raja memerintahkan seorang perempuan yang entah ia dapat dari mana, untuk mendekati Raja Gerry dan membuat kakakmu jatuh cinta pada perempuan itu, agar bersedia memberi kalungnya. Namun sayang, perempuan itu seperti jatuh cinta sungguhan pada Gerry, rencana Raja pun gagal dan ia tak bisa memiliki kalung itu. Sampai kemarin ia meminta putri-putriku, Putri Estelle dan Putri Emilda untuk mencuri kalung itu lagi,” jelas sang Ratu panjang lebar.


Raja Gerald mengangguk-angguk. “ Jadi pihak Noirland tahu tentang kerajaan ini dari ilmuwan yag sempat bekerja sama dengan paman Louis?”


“Benar, semua ini dilakukan karena sang Raja ingin menambang sendiri sumber daya miliknya. Dengan bergabungnya Danielo bersama Louis, kami berharap dapat meningkatkan kualitas ilmuwan Noirland seperti para ilmuwan Raisilian. Danielo adalah aset langka milik Noirland.” Ratu Allura melanjutkan lagi penjelasannya.


“Namun Raja memerintahkan Danielo untuk mencuri hasil penelitian Louis yang telah Louis dapatkan bersama peneliti lainnya. Yaitu, teknologi mengenai alat berat yang digunakan untuk menambang emas,” tambah Sang Ratu.

__ADS_1


“Lalu?”


“Karena Danielo sebenarnya tidak ingin berkhianat pada gurunya dan akhirnya ia hanya memberitahu tentang kunci itu. Setelah itu, ia pergi entah ke mana. Raja sempat geram sekali waktu itu.”


Raja Gerald dan Ratu Allura kembali terdiam. Mereka sama-sama menyelam pada pikiran masing-masing. Lalu sang Ratu pun menyeruput teh yang ada di hadapannya. “Terima kasih untuk tehnya, apa ada lagi?” tanya Ratu Allura.


“Ah, apa ibu sudah lelah. Maafkan aku yang tidak tau diri ini. Silakan ibu beristirahat,” ujar Raja Gerald.


“Aku tidak keberatan sama sekali untuk menjawab semuanya, Gerald. Aku berharap kamu mau menghentikan rancana buruk suamiku, Raja Noirland. Aku tidak pernah menyangka, jika aku bertahun-tahun menghabiskan waktu dengan orang jahat seperti dirinya,” ujar Ratu Allura sambil berkaca-kaca.


“Iya, Gerald. Tuhan akan selalu memberkati orang baik di mana pun dia berada. Jika ada yang ingin kau tanyakan lagi, besok kita masih punya hari yang panjang untuk berbicara.”


Kemudian Ratu Allura diantar oleh pengawalnya untuk masuk ke dalam kamarnya agar ia beristirahat.


“Jadi ilmuwan itu, bukan pengkhianat,” gumam Raja Gerald seorang diri.

__ADS_1


“Lalu, apa wanita yang diminta oleh Raja Noirland untuk membuat kakakku jatuh cinta itu adalah Manda? Lalu untuk apa ia menyamar menjadi Elsa?”


Raja Gerald kembali ke kamarnya, setidaknya informasi yang ia dapatkan dari Ratu Allura membuat kemajuan dari pergerakannya.


*


Sementara itu, Pangeran Arshlan sedang berada di atas mobil yang ia kendarai dengan laju yang sangat kencang.


“Wanita jahanam! Aku tak akan membiarkanmu lolos!”


Dor dor


“Aku tidak akan membiarkan Gerald mendengar kabar tentangmu, sebelum mayatmu ada di tanganku!”


 

__ADS_1


 


__ADS_2