Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Aku Menginginkamu


__ADS_3

"Apa? Papa?"


"Kenapa, kau tidak suka?" protes Raja Raisilian VII itu.


"Emmh ... tidak, Yang Mulia, bukan seperti itu. Saya menyukainya, sangat menyukainua," jawab Eliana. Ia sadar jika baru saja ia keceplosan salah bicara.


"Mulai sekarang, aku adalah papamu, Kevin ...," ujar Raja Gerald tersenyum bahagia.


Sang Raja begitu menyayangi dan menghormati kakaknya yang menjadi Raja Raisilian VI itu, namun sayang, Tuhan menghendaki agar Raja Gerry berpulang terlebih dahulu.


Apalagi sejak beberapa minggu lalu, Raja Gerald menemukan penyebab kematian kakaknya adalah karena ketidaksengajaannya mengonsumsi racun. Sungguh ia ingin marah, tapi entah pada siapa.


Kak, kau tinggalkan Kevin seorang diri hanya karena kecerobohanmu! Seandainya suatu saat kita bertemu nanti, aku akan memukulmu agar otakmu itu lain kali berhati-hati dalam memilih makanan.


Raja Gerald kembali menatap Eliana yang sedang terdiam duduk di pinggir ranjangnya. Rasanya lelah ini hilang saat aku melihatnya. Apa yang berbeda dari Eliana, ya? Setiap aku baru bertemu lagi dengannya setelah lama tak berjumpa, aku ... selalu menemukan perbedaan darinya.


"Eliana, selama kita tidak bertemu, bagaimana program induksi untuk bayi Kevin?" tanya Sang Raja.


"Semua berjalan baik, Yang Mulia," jawab Eliana dengan penuh senyuman. "Bahkan, air susu hamba sudah keluar. Sekarang bayi Kevin sudah mulai bisa menyusu langsung, walau terkadang masih dibantu dengan SNS." Eliana melanjutkan penjelasannya yang disambut dengan ekspresi terkejut oleh Raja Gerald.


"Benarkah kau sudah bisa menyusui Kevin?" tanya Yang Mulia Raja gembira.


Eliana menggangguk perlahan.


"Maaf, aku tidak banyak membantumu selama program akhir-akhir ini." Raja Gerald seakan menyesali telah melewatkan momen-momen penting dalam tumbuh kembang anaknya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Yang Mulia," jawab Eliana yang selaras dengan hatinya. Justru aku malah senang. hihi


"Akhir-akhir ini begitu banyak urusan yang melelahkan," keluh Sang Raja.


"Memangnya, apa yang Yang Mulia lakukan akhir-akhir ini?" tanya Eliana.


"Banyak hal," jawab Raja singkat. "Oh, ya, Eli ... apa kau mengenal Elsa?" Raja Gerald mengingat jika Elsa adalah keponakan Louis maka seharusnya Elsa adalah sepupu Eliana.


"Elsa? Elsa siapa?" tanya Eliana kebingungan.


"Elsa, sepupumu!" Sang Raja menegaskan.


Eliana tampak berpikir. "Hamba kurang mengenal keluarga dari pihak ibu, Yang Mulia, sayang sekali," jawab Eliana.


"Ini bukan keluarga ibumu! Tapi keluarga dari ayahmu, bahkan Tuan Joseph juga tahu!" terang Sang Raja.


Raja Gerald menggeleng. "Sudahlah jika kau memang tak tau!"


"Hmmm, maaf, Yang Mulia," jawab Eliana yang tak ingin membuat Rajanya kecewa.


"Tidak masalah!" Sang Raja duduk di sisi ranjang yang berseberangan dengan Eliana. Lalu merebahkan diri dengan sekenanya di atas ranjang gadis itu.


"Eliana, aku lelah akhir-akhir ini!" Entah mengapa tiba-tiba saja Raja Gerald selalu merasa nyaman saat bercerita pada Eliana.


"Banyak sekali ternyata tugas yang dilakukan oleh seorang Raja, apa Yang Mulia ingin saya buatkan teh chamomile?" tawar Eliana.

__ADS_1


"Tidak perlu Eli!" tolak Sang Raja.


"Emmmh, kalau begitu teh hijau dengan jahe, bagaimana?" tawar Eliana lagi.


"Aku sedang tidak ingin minum, Eli!" tolak Yang Mulia Raja lagi.


"Emmh, kalau begitu istirahatlah, Yang Mulia. Semoga rasa lelah Yang Mulia segera hilang," ujar Eliana yang kebingungan harus menawari apa lagi.


"Eliana ...." Suara Raja Gerald terdengar parau.


"I-iya, Yang Mulia," jawab gadis itu.


Sang Raja menggeser posisinya, hingga ia berbaring di dekat Eliana. Ia menarik tangan Eliana hingga tubuh gadis itu jatuh ke dekapannya, lalu Sang Raja berguling agar posisi Eliana berubah menjadi di bawahnya.


Raja Gerald menatap manik kecoklatan milik Eliana yang sedang terkejut.


"Ya-Yang Mulia, ada ingin apa?" tanya Eliana sambil mengeratkan tubuhnya.


"Aku ... menginginkanmu!"


*


Hai teman-teman, aku mau ngasih tau kalau sekarang aku jga nulis di aplikasi ungu yang bernama dream*/inn*v*l. Buat yang punya aplikasinya, tolong dukung aku di sana juga. ya.


Cari ceritaku di sana yang berjudul "Desember", lalu tap love ya. Di sana ceritanya lebih panjang per partnya, dan masih gratis.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2