Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Jason lagi.


__ADS_3

"Gue denger nih ya, si Selena yang artis itu ngundurin diri dari dunia entertain, tiba-tiba gitu" beberapa ciwi-ciwi di sekolah Guna Bhakti nampak asik bergosip ria, trending topic di sosial media dari semalam ramai memberitakan hengkangnya Selena Asyifa dari dunia keartisan.


"Sayang banget, padahal rating sinetronnya tinggi banget, udah di puncak karier gitu eh malah mundur"


"Bener nggak sih alasannya itu, tunangan ?"


"Sama siapa, Jason ? Kan udah dikonfirmasi kemaren"


"Ada yang nyebutin mau banting stir jadi pengusaha"


"Ada juga yang bilang mau fokus study"


"Yeee masa langsung tiba-tiba gitu aja, sinetron simpulan cinta aja pemerannya langsung diganti, padahal kan kalau cuma mau banting stir gitu gak mesti langsung jleb berhenti kan"


"Kalau fokus study, masa harus sampai menonaktifkan akun sosmednya gitu"


"Kayak ganjal tau nggak !"


"Apa jangan-jangan hamidun kayak yang ono"


"Hahaha, sa ae lo buntut panci, jangan bilang sekalinya nongol konfirmasi eh udah nikah sirih"


"Bener-bener, wah parah kalau bener iya"


"Yang ono bukan hamidun woy, kan udah dikonfirmasi mereka udah halal, halal ogeb ! Lagian uwu banget mereka tau, ya kalo udah nikah yah terserah mereka lah mau ngapain, nah Selena kan nggak ada kabar pacaran atau tunangan eh tiba-tiba stop gini, kabar hamidun juga gak ada bantahan sampai ini"


"Jangan ngadi-ngadi lo ya, ntar diserang fans garis keras lo baru mampus"


"Aahh sayang banget, padahal lagi bersinar"

__ADS_1


"Eh gara-gara Selena netizen julidin jadi terbagi nih tugasnya"


"Hahahaha"


Berbagai alasan kemunduran dirinya yang masih simpang siur ramai dibincangkan netizen online maupun offline, bukan tanpa alasan, jelas saja publik merasa begitu kehilangan mengingat karier seorang Selena Asyifa sebagai artis pendatang baru yang begitu sukses di dunia hiburan pertelevisian.


Tidak ada penjelasan detil mengenai istirahatnya Selena Asyifa, tiba-tiba memutuskan untuk mundur, bahkan sosial medianya pun ikut tidak aktif, membuat publik bertanya-tanya alasan dibalik semua itu, bahkan begitu banyak bermunculan persepsi lain dari netizen maha benar menanggapi kabar yang masih menjadi misteri itu.


"Lo denger Son, artis yang ngajak kenalan lo waktu itu tiba-tiba stop karier" Afik yang selalu peka dengan gosip disekolahan nampak antusias menggosipkan artis yang pernah ia sambut uluran tangannya itu.


"Heemm" Sudah diduga, jawaban tak mengena ini pasti akan keluar dari mulut Jason. Mana mau ia perduli.


"Iya, nyokap gue marah-marah tau sinetron yang perannya dia itu diganti, abis gue ama bokap jadi sasaran" Angga menimpali.


"Nah ntu die, emak gue juga, ngaruh banget ye kayaknya"


Jason tersenyum miring menanggapi gosip yang beredar, hasil dari perbuatannya, heh reaksinya lumayan juga.


Siapa yang menyangka, mundurnya Selena Asyifa berkaitan dengannya, hanya saja Selena Asyifa jelas memilih bungkam dari pada harus menyertakan dirinya, chip yang siap bekerja itu nampak rapi bersarang di otak sang artis. Selena tidak mau mengambil resiko.


Apakah ada rasa bersalah telah menghancurkan hidup seseorang, oh jelas tidak, itu tidak berlaku untuk seorang Jason Ares Adrian, ia hanya tau puas dan menang, selain dari dua hal itu mana mungkin mengharapkan keperduliannya.


Pun dengan hidup Lisa yang begitu sangat berat ia lalui, setiap hari ia mendapatkan serangan fisik dan mental, bullying dan bogem mentah menjadi makanan sehari-harinya di sel tahanan, namun yang lebih menyakitkan adalah terasing oleh keluarganya sendiri, itu hal yang sungguh sakit baginya.


Hidup yang hancur karena sebuah kata yang bernama egois, ia harus mengubur dalam-dalam mimpinya menjadi seorang designer, cita-citanya sebelum ia memilih tergila-gila dengan seorang Jason Ares Adrian.


Lagi dan lagi Jason memang tidak pernah main-main dalam melumpuhkan lawan.


Shirleen dan Misca hari ini rencananya akan berkunjung kerumah orang tuanya, ia ingin menginap disana, melepas rindu walau kadang rasa bersalah itu belum juga luruh dari pikirannya. Sesal itu begitu dalam membayangi hidupnya. Ia masih mencoba terus memperbaiki dan memantaskan diri untuk layak menjadi seseorang yang disayangi.

__ADS_1


"Assalamualaikum..." Shirleen sudah diambang pintu, membawa beberapa buah tangan kue buatannya.


"Waalaikumsalam... Non Ilen, Buk... ada Non Ilen" ucap Sekar, ia nampak bahagia majikannya itu berkunjung lagi.


Mama Nena yang sedang berkebun menghentikan aktivitasnya segera, ia juga sudah rindu putri dan cucunya itu.


Keduanya nampak berpelukan, melepas rindu yang bersarang didada, ah indah sekali pemandangan ini.


"Mana Tuan Muda, tidak ikut kesini ?" tanya Mama Nena yang melihat anaknya hanya datang berdua dengan sang cucu.


"Jason sekolah Ma, mungkin ia tidak akan kesini, ia juga harus bekerja kan" jawab Shirleen.


"Ah iya, Mama lupa calon mantu Mama masih sekolah di jam segini" Mama Nena sebenarnya langsung didera canggung, saat mengingat Jason masih sekolah, ia menatap lekat mata anaknya itu, apakah serius akan menikah dengan pemuda yang masih sekolah. Dengan Athar saja bisa kandas karena keegoisan Athar, lalu bagaimana dengan Jason, bagaimana setelah menikah Jason masih belum puas membujang, bukankah nasib anaknya akan dipertaruhkan.


Tidak, Shirleen mencintainya, kami juga sudah setuju, seharusnya aku tidak ragu seperti ini.


Tapi Tuan Muda Jason masih sekolah, apa dia benar-benar serius.


Kalau ia tidak serius, mana mungkin Shirleen sebahagia ini, karenanya juga lah Shirleen sekarang berada disini, yah untuk alasan apa aku meragukannya.


Mama Nena nampak berperang dengan batinnya, kegagalan rumah tangga anaknya menyisakan sedikit trauma dalam hidupnya, ia tidak akan pernah ikhlas jika sesuatu yang buruk terjadi pada putrinya lagi. Putrinya harus bahagia.


Bisakah Tuan Muda Jason membahagiakan putriku satu-satunya ini, Oh Tuhan buatkah mereka bahagia dalam menjalani rumah tangganya, putriku sudah pernah gagal. jangan lagi ya Tuhan.


Bersambung...


Like, koment, dan vote...


Happy reading !!!

__ADS_1


__ADS_2