Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Pulangnya Shirleen II


__ADS_3

Sungguh kesan pertama yang sangat membagongkan mengingat ini adalah kali pertamanya bertamu sebagai calon mantu keluarga Julian.


Jason sudah menahan untuk tidak mengacaukan momen haru tersebut, namun apa daya seumur hidupnya ia tidak pernah menunggu sambil berdiri menggendong seorang anak seperti itu.


Kakinya sudah kelewat pegal, namun ia tidak berani untuk masuk mendahului tuan rumah.


Ia masih tau cara bertamu yang baik dan benar.


Walaupun ia pernah bertamu dirumah Shirleen dengan membobol pintu bak maling.


Dan alhasil, mulutnya yang lemes itu secara refleks mengajukan protes.


"Ah iya, silahkan masuk Tuan Muda" Pak Haris nampak canggung, ia bahkan lupa dengan siapa yang membawa putrinya kesini.


Ia kini merutuki kebodohannya, karena rasa senang yang menggebu ia sampai melupakan tamu pentingnya itu.


Jason masuk kekediaman keluarga Julian, ia langsung duduk bersama Misca.


Misca yang masih heran dengan apa yang terjadi pun mengeratkan pelukannya pada sang Papa.


"Maaf Tuan Muda kalau saya lancang bertanya, apakah gadis kecil ini putri anda ?" Tanya Mama Nena karena ia sangat mengenali gadis kecil yang sedang menenggelamkan mukanya itu dipelukan Jason.


"Ia dia putriku" Jawab Jason singkat.


"Maaf Tuan Muda, bukannya menurut berita anda belum menikah" Tanya Mama Nena lagi.


"Mama, dia putriku, cucu Mama" Shirleen langsung menjawab pertanyaan Mamanya itu.


Mama Nena dan Papa Haris pun nampak bingung, apakah ini anak Shirleen dan Athar yang waktu itu Shirleen mengandung, namun kenapa Tuan Muda menyebut gadis kecil ini putrinya.


"Dia adalah anak kandung Shirleen dan Athar, tapi ia adalah putriku, karena aku adalah Papanya" Jawab Jason tegas.


"Princess salim dulu sama Oma, sama Opa" ucap Jason pada Misca.


Misca melonggarkan pelukannya, ia tersenyum karena mengenali Mama Nena.

__ADS_1


"Oma Nena..." Ucap Misca riang.


"Cucuku, ternyata gadis cantik ini cucuku" Mama Nena langsung memeluk dan mencium Misca.


"Pa, ini lho Pa gadis kecil yang pernah Mama cerita, Mama bermain dengannya ditaman, ia mengobati kerinduan mama dengan Ilen, ternyata dia memang cucu kita Pa" Ucap Mama Nena pada suaminya, karena ia memang sempat menceritakan bertemu dengan gadis kecil di taman yang seolah-olah saat bertemu dengannya dapat meredakan sedikit rindu pada anaknya.


Pak Haris tidak menjawab, ia hanya tersenyum senang.


Ia bahagia sekarang, anaknya telah kembali, itu saja baginya sudah cukup.


"Ilen, ada lagi yang ingin kau jelaskan sayang" Tanya Mama Nena namun matanya tertuju pada perut Shirleen yang mulai membuncit.


"Ini anakku dengan Athar, namun keluarga Jason taunya ini adalah anaknya" Ucap Shirleen lesu.


"Ilen, apa yang kau lakukan, mengapa kau mengkambing hitamkan tuan muda" Papa Haris mengusap wajahnya kasar.


"Aku yang memintanya" Ucap Jason tiba-tiba, Pak Haris dan Mama Nena pun spontan menoleh kearahnya.


Sementara Shirleen hanya bisa menghela nafasnya, ia juga bingung bagaimana menjelaskannya, ia ingin menjelaskan Athar telah menghinanya namun bibirnya kelu, ia hanya tidak mau yang buruk menjadi semakin buruk.


"Tuan Muda, bagaimana bisa anda..."


"Mencintai anak bapak, jangan dipikirkan, saya yang merasakannya"


Ucapan Papa Haris terpotong oleh Jason. membuat pasangan suami istri itu bingung harus berkata apa, bukannya dari rumor yang beredar Tuan Muda keluarga Adrian itu tidak menerima penolakan.


*Bagaimana ini, apakah tuan muda serius dengan ucapannya


Aku rasanya seperti mimpi saja anakku dicintai olehnya, bahkan mimpi saja aku tidak pantas.


Dia masih muda, aku takut Shirleen salah lagi memilih pasangan*.


Pasangan suami istri itu terdiam sejenak dengan pemikiran masing-masing. Secepat itukah anaknya menemukan pengganti.


"Apa kau juga mencintai tuan muda Ilen ?" Kini Mama Nena menanyakan pada putrinya.

__ADS_1


Jason yang mendengar pertanyaan Mama Nena pun was-was menunggu jawaban kekasihnya itu.


Dengan muka yang tertunduk Shirleen menjawab "Iya Ma, Jason sudah sangat baik menerima Ilen apa adanya, dan yang paling penting Jason juga menyayangi Misca" ucap Shirleen malu.


Orang tua Shirleen menghela nafasnya lega, mereka bisa berbuat apa jika anaknya juga mencintai, suatu kebanggaan bagi keluarga Julian anaknya dicintai tuan muda keluarga nomor satu di negara ini.


Lain halnya saat Shirleen ingin menikah dengan Athar, walaupun saling mencintai namun mereka tau keluarga Athar bukanlah orang baik-baik hingga mereka dengan jelas menentang hubungan keduanya waktu itu.


Jason yang mendengar jawaban dari kekasihnya itu pun tersenyum puas.


Sudah kukatakan, kau akan menikah denganku sampai tidak ada lagi alasan untuk kau menolaknya.


Jason tersenyum menang, dua sumpah pada hatinya sudah terlaksana.


Mengubah status Shirleen menjadi janda ✅


Menjadikan Shirleen pacarnya ✅


Menjadikan Shirleen istrinya, mungkin sebentar lagi, dan itu pasti.


Gak sia-sia gue jadi orang ganteng !


Jason menatap Shirleen penuh harap, ia akan melakukan sesuatu sebagai apresiasinya pada pengakuan kekasihnya itu,


Terima kasih telah mengakuinya !!! Itu sungguh pencapaian yang luar biasa Baby.


Bersambung...


*


*


*


***Hallo readers, jangan lupa dukung karya ini dengan like, koment, dan vote selalu yaaa...

__ADS_1


Happy reading*** !!!


__ADS_2