
Athar tercengang melihat berita viral yang pernah ia lihat tadi. Pewaris Adrian Group berhubungan dengan wanita yang sedang hamil, anehnya ia seperti mengenali wanita dan gadis kecil difoto itu.
Ia lalu kembali menjelajah sosial medianya, tapi berita itu sudah lenyap tak bersisa.
Ia mengingat-ingat, bukankah wanita yang bersama Jason Ares Adrian itu mirip seperti mantan istrinya.
Ah mana mungkin Shirleen, memangnya siapa seorang anak muda yang mau berpacaran dengan wanita dewasa.
Aku berpikiran seperti ini, sungguh menjatuhkan selera pewaris Adrian Group.
Tapi wanita itu sedang hamil, Shirleen juga sedang hamil kan saat ini.
Ah tidak mungkin dia, waktu dirumah sakit yang menemani Shirleen kan pria dewasa.
Athar sungguh tertipu dengan penampilan Jason dirumah sakit, ia sama sekali tidak bisa menyambungkan pria yang menemani mantan istrinya kerumah sakit waktu itu dan wanita yang sempat viral dengan pewaris Adrian Group saat ini adalah dua orang yang sama.
Baginya itu sungguh tidak mungkin.
Shirleen tidak akan selaris itu dapat daun muda.
Dilain tempat, Lisa yang juga sempat melihat berita viral tentang Jason pun nampak mengepalkan tangannya.
Gue disini menderita batin namun lo masih tidak merasa bersalah telah buat gue kayak gini.
Apa hebatnya wanita yang pernah jadi istri orang itu, sungguh selera yang sangat rendah dari seorang pewaris Adrian Group.
Gue bakal bikin malu lo, gue bakalan bilang semua kebusukan lo hari itu*.
Lisa tersenyum smirk, ia telah merencanakan sesuatu untuk membalas Jason dan untuk menjadikan Jason miliknya.
Nampaknya Lisa belum juga menyerah, setelah membuat keluarganya bangkrut, ia masih bisa berdiri dan berniat untuk melawan Jason lagi.
Sungguh dia pikir siapa seorang Jason Ares Adrian yang harus ia lawan itu.
...##########...
Hari ini sudah hari ketiga semenjak viralnya berita Jason dan Shirleen di kebun binatang.
Kini Lisa sedang berada dirumah keluarga Adrian, setelah mengikuti serangkaian tes persyaratan uji layak masuk ke kediaman Adrian, akhirnya Mama Mila menyetujui tamunya itu untuk bertandang.
Melihat siapa yang datang Mama Mila sudah tau apa yang membuat tamunya itu berkunjung.
Ia yang sedang menemani Misca bermain saat itu, memanggil salah satu maidnya untuk menggantikannya mengawasi Misca bermain. Sementara ia akan menemui tamunya.
__ADS_1
Misca memang dibawa pengasuhnya kerumah keluarga Adrian setelah pulang sekolah tadi.
"Ada apa Nona Lisa ?" Tanya Mama Mila.
"Tante, aku ingin mengadukan perbuatan Jason, ia telah melakukan pelecehan terhadapku" adu Lisa, bahkan ia kini sudah mendrama dengan menangis tersedu.
"Apa kau sudah melihat keseluruhan vidio viralmu" Tanya Mama Mila lagi.
"Aku dijebak tante, mana mungkin aku melakukannya secara sadar, Jason pasti telah memberiku semacam obat-obatan, ku mohon tolong percaya" Bujuk Lisa.
"Menurut kamu saya bisa percaya ?" Ujar Mama Mila.
"Anak saya memang nakal, namun dia tau batasan" ucapnya lagi.
"Sungguh tante, aku benar-benar tidak tau apa yang terjadi, aku dibawa oleh Jason ketempat itu, aku diberinya minum, dan aku sama sekali tidak tau apa yang terjadi setelahnya" Lisa berkata dengan tangis yang menjadi.
*Ah aku sungguh malas melihat air mata buaya.
Kenapa juga Jason harus berurusan dengan gadis ini, dramanya membuatku muak*.
Mama Mila membatin dalam hatinya, ia sungguh malas menghadapi akibat kelakuan gila anaknya.
"Baiklah, akan aku suruh Jason kesini, aku akan menanyakan langsung padanya" ucap Mama Mila.
Mama Mila pun segera menelpon Jason untuk memintanya pulang secepatnya, ada yang harus segera dituntaskan.
Tidak lama menunggu mobil Jason pun telah terparkir di halaman rumah utama keluarga Adrian.
Jason yang masih memakai seragam sekolah itu pun berdecih setelah melihat materi yang akan dituntaskannya.
cih, dia lagi... Jason.
Mama Mila yang melihat kehadiran anaknya itu pun segera masuk ke inti permasalahannya.
"Jason, apa benar kamu membawanya ke suatu tempat dan mencekoki ia semacam obat untuk membuatnya tidak sadar ?" ucap Mama Mila.
"Lalu kamu melecehkannya dengan membuatnya melakukan perbuatan asusila itu serta mevidiokannya hah"
"Benar begitu" tegas Mama Mila.
Lisa yang melihat Mama Mila nampak garang mengintrogasi Jason pun tersenyum puas.
Namun Jason hanya diam saja.
__ADS_1
Heh, lo sekarang terdiam kan didepan Nyokap lo, ternyata ini kelemahan lo. Lisa.
Wah tikus got ini belum puas bermain-main rupanya, baiklah gue harap lo akan menyukai hasil akhirnya. Jason.
"JAWAAABBB !!!" Bentak Mama Mila pada anaknya.
Namun diluar dugaan, Jason malah menunjukan muka yang minta dikasihani.
"Ma, mana mungkin Jason berani melakukan itu, Jason belum cukup umur Ma" Jason memang minta ditabok panci, bahkan Mama Mila yang sedang berakting marah pun nampak kesulitan menahan tawanya karena ulah akting bego anaknya.
Lisa yang mendengar jawaban Jason pun melototkan matanya, apa lagi ini batinnya.
"Selesaikan urusan kalian" ucap Mama Mila dan berlalu meninggalkan Lisa dan anaknya itu.
Jason kini memandang Lisa dengan tatapan membunuh, dan itu sukses membuat Lisa bergidik ngeri.
"Lo, siapa pun lo, gue nggak kenal lo, gue bisa nuntut lo dengan pencemaran nama baik, walaupun gue belum cukup umur untuk tuntut menuntut, tapi gue pastiin lo bakal kena" Ucap Jason dingin. Ia sudah merubah mimik wajah tololnya tadi kembali ke mode datar.
"Mari kita selesaikan di kantor polisi" Tantang Jason lagi.
"Lo yang kasih gue obat peransang bego" teriak Lisa.
"Lihat vidio viral lo berulang ulang dan pelajari baik-baik, siapa yang bakal percaya sama lo" ucap Jason.
"Lo sendiri yang ngancurin hidup lo dengan datang ketempat eksekusi gue, bukannya itu yang lo mau ngikutin gue dan lo berhasil gue bawa masuk"
"Bahkan bokap lo udah peringatin lo supaya ngenjauh dari gue, tapi lo nampaknya gak perduli, sudah gue bilang, gue suka main-main dengan tikus got kayak lo ini" Jason menyeringai.
"Pergilah, sebelum gue berubah pikiran" ucap Jason lagi, dan lalu pergi menemui Misca diruang bermain.
Lisa kini mematung, apa lagi yang bisa ia lakukan saat ini.
**Bersambung...
*
*
*
Hai readers, dukung karya ini dengan like, koment, dan vote yah...
Happy reading** !!!
__ADS_1