Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Papa... Jangan bikin adik bayi lagi yaaa.


__ADS_3

Jason POV


Namanya Jacob Aslan Adrian, nama itu kutemukan setelah aku berpikir sangat lama, nama itu muncul, aku teringat sebuah nama tokoh disalah satu film, yaaa Jacob si manusia srigala. Dia adalah petarung, aku berharap saat aku lengah nanti, saat aku egois nanti, atau saat dia mengetahui kebenarannya, ia bisa mengalah dan menerimaku.


Aku juga berharap ia bisa melindungi Ibu dan kakaknya, jika suatu saat terjadi sesuatu padaku, aku ini adalah manusia yang kejam begitu banyak musuh, dan begitu banyak dendam bahkan sumpah yang tercurah padaku. aku menyadari itu, dan saat aku tidak lagi sekuat sekarang, kuharap masalah yang aku bawa saat ini tidak berimbas padanya nanti.


Aku tau, sebelum ia lahir, dia telah mengisi hatiku, sekarang ia telah mengukir namanya untuk aku kasihi, kuharap aku tidak akan berpaling meski ibunya melahirkan keturunanku nanti.


Ia dan Misca telah bersarang dihatiku sama seperti Ibunya.


Dulu saat Shirleen begitu terpuruk mengetahui kehamilannya, awalnya aku hanya ingin sekedar menenangkannya saja, sehingga saat itu aku berkata "ada aku" tanpa berpikir panjang, saat itu aku hanya terfokus pada wanitaku tidak boleh menangis.


Aku berkata ada aku yang akan bertanggung jawab, aku adalah ayahnya, dia adalah anak kita, namun kenyataannya dengan langkah yang aku ambil secara tidak langsung sebuah tanggung jawab seorang ayah saat itu juga telah berpindah kepadaku. Seiring berjalannya waktu, aku perlahan sadar bahwa aku begitu mencintai mereka hingga aku sangat cemburu saat ayah kandungnya mulai mengakuinya.


Aku tidak rela, bagiku janin itu adalah anakku dan akan selamanya begitu.


Pesan dari Mama akan selalu aku ingat dan selalu menjadi sumber kekuatanku.


Menjadi ayah sambung itu lebih berat dari menjadi ayah kandung, kau akan menjadi ayah sambung untuk Misca dan anak yang dikandung Shirleen, apa kau sanggup untuk tidak pernah membedakan anak sambungmu dengan anak kandungmu kelak jika kau benar akan menikah dengan Shirleen.


Mama tidak mau hanya karena cinta kau melupakan resikonya, jika kau benar mencintai Shirleen dan berniat menikahinya, kau harus menerima Shirleen dan kedua anaknya sampai nanti, tidak akan ada bedanya jika kau punya anak lagi dari Shirleen atau apapun yang terjadi, baru mama akan merestui hubungan kamu ini.


Jacob adalah anakku, sampai kapanpun.

__ADS_1


Sementara Aslan, memiliki arti Singa, orang yang pemberani, aku ingin ia sepertiku, tidak kenal rasa takut. Sehingga berperang bukan masalah baginya nanti.


Adrian, kuberi ia nama keluargaku, dengan nama itu ia bukanlah orang lain bagiku, bukanlah anak angkat bagiku dan aku bukanlah ayah sambung baginya, akulah ayahnya, jika status bisa dirubah aku dengan senang hati menjadi ayah biologisnya, sayangnya kenyataan itu tidak bisa dipungkiri.


Nak... Aku adalah Papamu, aku pastikan kau akan hidup bahagia dan selalu tercukupi bersamaku, mari kita buat kenangan indah dan hubungan baik untuk ayah dan anak.


Jason POV end.


Jason masih betah memandangi tubuh mungil didalam box bayi dihadapannya, wajah itu adalah Shirleen versi laki-laki, matanya memanas walau Jacob bukan darah dagingnya tapi desiran itu ada, anak sungai mengumpul dipelupuk lalu tumpah jua, benarkah hari ini ia menjadi seorang Papa muda, siapa yang menyangka ia akan seterharu ini.


"Sayangnya Papa, akhirnya kita ketemu, maafin Papa yah saat kamu didalem papa gak bisa jenguk kamu, soalnya belum boleh" ucap Jason sambil nyengir, bayi itu tampak terlelap tenang di box bayi.


"Papa, adik bayinya lucu yaa, ayo Pa gendong Misca sebentar, Misca mau minta maaf dulu sama adik bayi" ujar Misca tiba-tiba, dari tadi ia terus berada didekat box itu menatap sang adik.


"Misca... Misca sebenarnya pernah benci sama adik bayi soalnya adik bayi udah buat Bunda sakit, tapi kata Bunda, dulu waktu Misca masih di perut Bunda juga gitu, Bunda juga sakit seperti ini, kata Bunda walau sakit Bunda senang bisa liat Misca pada akhirnya, Bunda bahagia bisa melahirkan Misca, kata Bunda Misca adalah anak Bunda sama seperti adik bayi, jadi Misca gak boleh benci"


"Misca harus minta maaf, kalau orang yang pernah salah kan harus minta maaf biar gak nambah dosa"


"Dan juga..." Ucapan Misca menggantung, sepertinya ia ragu mengatakannya.


"Dan juga apa, heemmm" tanya Jason.


"Dan juga... Misca janji akan nerima adik bayi buat jadi temen Misca walaupun dia sama seperti Papa dan gak sama seperti Misca, Misca gak akan minta Papa sama Bunda buat bikin adik bayi lagi, Misca takut Bunda sakit lagi, Papa... jangan bikin adik bayi lagi yaaa" ucap Misca yang sukses membuat Jason melotot. Bagaimana tidak apa jadinya jika tidak boleh bikin adik bayi lagi.

__ADS_1


"Ayo Papa gendong Misca, Misca belum minta maaf sama adik bayi" lanjutnya lagi.


"Aah iya sayang"


Jason mengangkat tubuh gadis kecilnya itu, memperlihatkan Misca dengan Jacob yang sedang tertidur pulas, Misca mulai menjalankan niatnya.


"Adik bayi, kakak minta maaf yaa, mulai hari ini kita teman, kalau kita pulang nanti kakak janji akan berbagi mainan sama adik bayi, kita akan jadi teman baik selamanya, janji..." Misca menunjukkan jari kelingkingnya menggantung dihadapan Baby Jacob meski tidak ada balasannya.


Sementara Jason rupanya ia sedikit berpikir tentang apa yang Misca katakan tadi, bagaimana bisa seperti itu, bahkan rencananya Jason junior akan segera ia liris begitu ia menikahi Ibu dari dua bocah ini.


Aaahh persetan dengan permintaanmu bocah, setelah ini Papa akan bikin teman yang banyak untuk kalian, lihat saja nanti.


Bersambung...


*


*


*


Jangan lupa like, koment, gift dan vote yaaa


Happy reading gaesss !!!

__ADS_1


__ADS_2