
Tidak ada cara lain, Jason harus melakukannya, walau berat ia juga bingung menentukan hukuman apa yang akan ia layangkan pada targetnya kali ini.
Shakira sudah berusaha seharian mencari dan terus menggali informasi terkait dengan siapa Roy bekerja sama, siapa pemilik perusahaan fiktif yang secara tidak langsung merampoknya, Namun kembali lagi, hubungan rantai kerja sama itu lagi-lagi terputus hanya sebatas Roy sebagai tersangka pelakunya. Penelusuran informasi terakhir selalu mentok di Roy. Hingga tidak ada kesimpulan yang bisa diambil, Jason harus bertindak.
"Darwin, kau siapkan semuanya" ucap Jason, jika benar Roy berhianat, entah hukuman apa yang harus ia beri.
Roy tengah berada di hotel saat ini, mengurus acara yang rencananya akan ia langsungkan akhir pekan ini, ia sudah menyewa suatu tempat di salah satu hotel milik tuan mudanya ini.
Ia tersenyum simpul, ini akan sangat manis pikirnya... Sebuah impian yang akan ia wujudkan sebentar lagi.
Drettt dretttt...
Ponselnya berbunyi, nampaklah foto tuan mudanya yang kadang membuatnya pening.
Kali ini entah untuk apa atasannya itu menghubunginya.
"Ya Tuan Muda..."
^^^"Aku sudah menemukan pelakunya, kau datanglah ke tempat biasa"^^^
"Baik Tuan Muda..."
Roy menghela nafasnya, kali ini siapa lagi yang akan jadi korban, disamping itu ia juga penasaran seperti apa rupa tikus yang ingin mencoba bermain-main kali ini.
__ADS_1
Ia melangkah menuju parkiran hotel, segera mobilnya melesat untuk menemui Tuan Mudanya di tempat biasa.
Hampir satu jam berlalu, kini ia sudah sampai di villa keluarga Adrian, ia melangkahkan kakinya menuju ruangan bawah tanah tempat ia dan tuan mudanya biasa mengeksekusi lawan.
Kebingungan melanda pikirannya saat ia melihat tidak ada satupun orang yang menjadi tawanan, ia hanya melihat Tuan Mudanya duduk santai di sebuah sofa.
"Tuan Muda... apa pelakunya sedang dalam perjalanan kemari" tanya Roy hati-hati.
"Yaaa, tinggal beberapa langkah lagi" ucap Jason dingin, bersamaan itu, dengan kemampuannya sebuah senjata api kini sudah siap menembus kepala Roy, Jason begitu sigap hingga Roy yang sudah terlatih saja masih belum cukup menyadarinya.
"Jelaskan..." ucap Jason.
Roy yang menegang dan tidak mengetahui apapun bingung dengan perintah tuan mudanya, dipikirnya ia harus menjelaskan apa ?, terlebih dengan posisinya yang sedang terancam saat ini.
"Tuan, Tuan Muda apa yang anda maksud, saya tidak mengetahui apapun, saya kesini berniat untuk membantu Tuan Muda menuntaskan tugas seperti biasa" jawab Roy parau, kesehatan jantungnya nampak memburuk saat ini.
"Benarkah..." Jason tersenyum kecut, "Kau yakin tidak ada yang perlu kau jelaskan ?"
"Ii iya Tuan Muda"
"Baiklah, mari kita mulai dari sini" Jason menendang tepat didada Roy. Hingga membuat roy terpental sejauh dua meter.
"Aku tanya sekali lagi, jelaskan..." Nafas Jason memburu, dilihatnya Roy masih bukanlah seorang musuh baginya, namun amarahnya tidak bisa ia kendalikan.
__ADS_1
"Maafkan saya Tuan, saya sungguh tidak mengerti" ucap Roy mengiba.
"Masih ingin lebih.?" tanya Jason, kini ia menembak tepat mengenai sebuah karton yang menjadi sandaran Roy saat ia mendarat terpelanting tadi.
Roy bergidik ngeri, ia ingin lari tapi kemana, dan lagi pula ia tak akan mampu melawan iblis berbentuk manusia dihadapannya ini.
"Heh diam lagi, jelaskan bodoh, atau kau benar-benar mau mati hah..." teriak Jason, ia semakin tak terkendali.
"Ampun Tuan Muda, saya benar-benar tidak mengetahui apa maksud tuan, jika maksud tuan muda menanyakan dalang masalah ini, mohon maaf saya juga tidak mengetahui, bukankah tadi tuan muda bilang tuan muda sudah mengetahui pelakunya" yah benar, minta maaf saja dulu walau ia merasa tidak bersalah, dalam hatinya ia sangat ingin melanjutkan kata-katanya dan bertanya kenapa tuan muda menyerang saya, apa salah saya ? Namun nyalinya belum mencukupi mengingat lawannya kali ini boleh dibilang bukan manusia.
"Lihat ini..." Jason melemparkan temuannya yang sudah berbentuk lembaran kertas, ia ingin Roy membacanya dengan teliti, dan pelajari dimana kesalahannya.
Roy tercengang, bagaimana ini bisa terjadi...?
Bersambung...
*
*
*
Like, koment, dan vote.
__ADS_1