Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Awal penderitaan Riana


__ADS_3

Riana merasakan panas dingin pada tubuhnya, sejak dua hari kemarin ia demam, ia sudah berobat kerumah sakit, namun katanya hanya demam biasa, mungkin juga karena faktor kehamilan.


Ia kini merasa lemas, mukanya pucat, ia sudah tidak mandi dari pagi kemarin, kini ia ingin membasuh wajahnya, namun alangkah terkejutnya saat ia melihat cermin, kini diwajahnya penuh dengan ruam kemerahan, disekitar matanya, keningnya, bahkan lehernya. Bahkan jerawat yang besar-besar sudah menyerang wajahnya.


Ia lalu menelpon suaminya untuk membawanya kerumah sakit, namun telponnya itu tidak diangkat.


Ia ingin pergi sendiri, namun rasanya ia tidak akan kuat untuk berjalan, sendi dan tulangnya terasa sakit seperti ditusuk-tusuk, bahkan ia tidak kuat untuk sekedar berdiri agak lama.


Ia kembali menghubungi suaminya, berkali kali ia menelpon suaminya itu, entah panggilan keberapa telponnya itu baru diangkat.


"Kamu dimana Mas ?"


^^^"Di kantor, kenapa ?^^^


"Mas, aku sakit banget ini, aku udah nggak kuat lagi buat jalan, muka aku juga merah-merah, aku pengen kerumah sakit, tolong anterin aku mas, aku mau periksa..."


^^^"Iya, nanti sebentar lagi yaah, aku izin dulu"^^^


Riana masih menunggu suaminya, ia semangkin takut kalau terjadi sesuatu dengan mukanya, ia bercermin lagi, kini hanya Riana siburuk rupa yang ia lihat. Tidak ada lagi sisi cantik yang dapat ia lihat dari segi mukanya yang seperti itu.


Tak lama Athar pun sampai dirumah, ia terkejut melihat istrinya yang terduduk di lantai kamar mandi, dengan muka yang penuh ruam merah serta rombongan jerawat.


"Kamu kenapa sayang, kok bisa kayak gini ?" Tanya Athar.


"Nggak tau Mas, bangun bangun udah kayak gini mukaku, kalau karena demam kan kemaren katanya cuma demam biasa, aku mau minta periksa Mas, kenapa dengan mukaku sampai kayak gini"

__ADS_1


"Ya udah, yuk" Athar ingin memapah istrinya itu, namun tampaknya Riana tidak kuat untuk berdiri.


"Aku nggak kuat mas, tulangku rasanya sakit semua" ucap Riana.


Athar pun lalu menggendong istrinya itu menuju mobil, dan membawanya kerumah sakit.


Kini Riana sedang diperiksa, pengambilan sampel darah, cek laboraturium, dan serangkaian proses lainnya ia lakukan untuk mengetahui penyebab sakitnya.


"Istri bapak menderita lupus" Dokter menjelaskan setelah Riana melalui proses pemeriksaan dan hasilnya kini telah keluar.


"Apa itu dok ?" Athar sebenarnya pernah mendengar sakit itu, namun ia meminta penjelasan detilnya.


"Sakit karena sistem imunnya melemah, sehingga itu membuatnya mudah terserang berbagai penyakit, termasuk kangker kulit dan persendian yang melemah yang kini tengah dihadapinya, kalau tidak segera ditangani resikonya istri bapak akan lumpuh" Jelas dokter.


"Pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi atau cedera. Namun, saat seseorang mengalami penyakit autoimun, seperti lupus, sistem imun justru menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh yang sehat" lanjut dokter lagi.


"Kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang tidak sehat, pola makan yang tidak dijaga, sering mengkonsumsi makanan cepat saji, dan makanan yang tidak sehat, bisa saja menjadi faktornya Pak, walaupun sebenarnya penyebab lupus ini belum diketahui secara pasti" jawab dokter.


"Apa bayi dikandungannya tidak apa-apa dok ?" Athar mulai cemas dengan perkembangan bayinya.


"Sejauh ini tidak, namun jika kondisi istri bapak mangkin melemah, takutnya akan berpengaruh bagi bayinya"


"Saya sarankan, bapak rutin memeriksakan keadaan istri bapak, minum obat yang teratur dan jaga pola makannya"


"Apakah istri saya bisa sembuh dok ?" Tanya Athar.

__ADS_1


"Maaf Pak, kalau seseorang sudah terkena lupus, maka tidak akan bisa disembuhkan, pengobatan yang dilakukan hanya untuk meredakan keluhannya saja" jelas dokter.


Athar terpaku mendengar penjelasan dokter, ia ingat istrinya itu tidak bisa memasak, malah membeli makanan cepat saji, atau kadang pesan di restaurant, kebiasaan istrinya itu malah membawa istrinya kedalam penyakit.


Ia kini menggenggam tangan istrinya, sembari menguatkan, dan seolah berkata semuanya akan baik-baik saja.


Tanpa mereka berdua tau, penyakit itu sebenarnya tidaklah datang dengan sendirinya, itu datang karena kesalahan Riana yang telah berani menyentuh milik Jason Ares Adrian.


Dirumah sakit, memang akan didiagnosa dengan nama Lupus sebagai hasilnya, namun saat mengidap lupus biasanya penderita masih bisa melakukan serangkaian perawatan dan pengobatan untuk meredakan keluhannya, atau setidaknya menjalani hidup normal walaupun lupus sulit disembuhkan bahkan tidak bisa sembuh. Dan lagi orang yang terkena lupus tidak akan langsung separah ini, melemahnya sistem kekebalan tubuh terjadinya secara bertahap.


Beda dari lupus yang disebabkan karena zat yang diberikan Roy, ini tidak bisa disembuhkan, tubuh Riana nantinya akan semakin melemah dan lumpuh total, walaupun sudah melakukan apapun untuk sembuh, Riana justru akan merasakan sakit semangkin harinya hingga ia sendiri yang tidak akan tahan lagi untuk hidup.


Sungguh Jason memang main bersih dalam menghancurkan lawannya.


Tidak ada jejak sama sekali, seolah-olah itu semua adalah faktor alam semata.


Bersambung...


*


*


*


***Hai readers, tinggalkan jejak kalian yah dengan like, koment, dan vote karya ini...

__ADS_1


Happy reading*** !!!


__ADS_2