Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Konferensi Pers


__ADS_3

"Anak itu semakin diluar batas"


Seorang pria berguman pelan sambil memandangi beberapa foto yang baru saja dipersembahkan oleh orang suruhannya.


"Apa yang harus kami lakukan selanjutnya tuan ?"


"Heemm, sementara ini tetap awasi anak setan itu !" ucapnya.


Ia masih memandang foto ditangannya, rasanya begitu cepat sekali.


Dua hari telah berlalu semenjak kejadian mengerikan yang menimpa Selena. Kini ia harus menarik nafasnya panjang, siap tidak siap ia harus melakukan ini walau dengan mempertaruhkan karirnya.


Didepan banyaknya wartawan dan awak media, ia harus melakukan konferensi pers untuk mengkonfirmasi unggahan di instagramnya, sebuah foto sedang viral-viralnya yang menyeret nama pengusaha muda Jason Ares Ardian.


Ia didampingi managernya, dan pihak manajemen mengkonfirmasi bahwa unggahannya hanya sebatas foto mengagumi saja, dapat dijelaskan bahwa ia tidak bermaksud untuk mengaitkan postingan yang diunggah Jason itu berhubungan dengan postingannya, waktu itu ia bertemu Jason di sebuah cafe, ia melihat dan mengambil foto Jason secara diam-diam, dan mengunggahnya sekitar beberapa hari setelahnya.


"Lalu kenapa anda tidak menyangkal saat banyaknya persepsi netizen yang menganggap anda dan Tuan Jason bertunangan ?" tanya salah satu wartawan.


"Sebelumnya maafkan saya, beberapa hari ini saya tidak melihat media sosial, saya mengetahui persepsi lain dari warganet, namun saya tidak menyangka akan menimbulkan anggapan sebesar ini"


"Apakah ada tanggapan dari pihak Tuan Jason Ares Adrian, terkait unggahan anda ?"


"Dapat saya katakan tidak ada, semuanya berjalan seperti biasa, saya berniat mengadakan konferensi pers ini murni karena saya merasa tidak nyaman dengan beredarnya isu kedekatan saya dan tuan Jason yang padahal sama sekali tidak benar adanya"


"Lalu, bagaimana perasaan anda saat digosipkan dengan pewaris keluarga Adrian"


"Sejujurnya saya begitu terpuji dengan sanjungan netizen, namun bukankah lebih baik saya jujur bahwa saya tidak ada hubungan apapun dengan Tuan Jason, saya tidak mau menggapai prestasi dengan kebohongan"


"Dari yang dikatakan anda, anda sempat tidak menanggapi isu yang sedang viralnya tentang anda, berarti anda sudah melakukan pembohongan publik walau pada akhirnya anda mengkonfirmasinya"


"Itu juga keteledoran saya, saya berpikir bahwa isu ini tidak akan beredar lebar dan menjadi trending, sehingga saya sempat mengabaikan, bukan sepenuhnya mengabaikan lho yaa, bedakan tolong"


"Saya juga punya kesibukan sendiri yaaa, bukan hanya mantengin media sosial saja"


Selena yang emosi dengan beberapa pertanyaan wartawan yang mulai menyudutkannya, nampak kini ditenangkan oleh managernya.

__ADS_1


"Satu pertanyaan lagi nona Selena, mengapa anda mengunggah postingan tersebut selang satu jam lebih dari postingan tuan Jason, sehingga menimbulkan persepsi lain publik, apakah sudah anda rencanakan dengan tujuan supaya karir anda bisa semakin naik kepermukaan ?"


"Saya terangkan sekali lagi, saya tidak mengetahui unggahan tuan Jason waktu itu, saya ingatkan lagi, saya sama seperti netizen lainnya yang mengagumi seorang Tuan Muda dari keluarga Adrian itu, tidak berniat untuk lebih"


"Bahkan mungkin diantara kalian disini juga ada yang sama seperti saya, mengagumi tuan muda Jason Ares Adrian"


Selena menghela nafasnya berat, mengapa para wartawan seakan terus mencari celah kesalahannya, padahal ia sudah sangat menderita saat ini, harus mengakui ini, dan ia tidak bisa memastikan karir seorang Selena Asyifa setelahnya.


"Hufftt, melelahkan sekali"


Dengan cepat konferensi pers itu beredar dan menjadi viral, banyak yang menyayangkan keteledoran artis cantik pendatang baru tersebut, namun ada juga yang mendukung Selena Asyifa karena telah berani mengkonfirmasi dan mengakui kesalahannya.


Pun ada juga publik yang menganggap Selena Asyifa memgabil keuntungan dari viralnya berita tersebut.


"Maklumlah artis baru, apa lagi coba yang bisa naikin ratingnya kalau bukan gegara sensasi"


"Artis baru artis lama, jijik gue sekarang taunya sensasi bukan prestasi"


"Alah sensasi, lagu lo konfirmasi ginian pake konferensi pers pula"


Begitulah kiranya berbagai komentar warganet terkait konferensi pers yang dilakukan Selena, Selena menghela nafasnya berat, kalau bukan ancaman Jason waktu itu, ia tidak akan dengan senang hati melakukan semua ini.


Flashback.


"Buka mulut lo" ucap Jason dingin.


Selena masih terus membungkam mulutnya, walau ia tau hal itu tidak akan mempengaruhi tindakan Jason selanjutnya karena tangan dan kakinya yang saat ini masih terikat.


Jason langsung mengapit rahang Selena dengan jari tangannya, sehingga membuat mulut Selena menganga.


Kini pil yang berisikan chip itu sudah masuk kedalam mulut Selena.


"Telan"


Jason tau Selena masih menyimpan pil itu dibawah lidahnya, Jason kembali memaksa pil itu untuk masuk kedalam tubuh Selena.

__ADS_1


Dan itu berhasil, Selena kini akan menjadi budaknya. Yang seluruh hidupnya diawasi dan dikendalikan oleh seorang Jason Ares Adrian.


"Bertingkah baiklah mulai sekarang, konfirmasi segala gosip yang beredar, jika lo gak konfirmasi katakan selamat tinggal buat hidup lo"


"Gue bebasin lo mau ngelakuin apapun, asal jangan pernah lo usik hidup gue, jauhin segala hal yang behubungan dengan gue, termasuk dengan siapa gue married nanti, selama lo gak ngusik gue, lo aman"


Jason pergi meninggalkan Selena yang masih terus menangis meratapi nasibnya, kini hidupnya sudah jauh dari kata normal.


"Urus dia" ucap Jason saat melewati salah satu pengawal yang berjaga di pintu keluar.


"Baik Tuan Muda"


Kemudian Selena dibebaskan dan diantarkan secara baik-baik sampai kerumah kontrakannya.


"Ingatlah nona, lakukan apa yang tuan muda Jason katakan, percaya atau tidak Tuan Muda tidak pernah main-main dalam berucap" ucap pengawal yang mengantarkannya kerumah.


"Pil yang tuan muda Jason berikan itu berisikan chip yang akan tersambung dengan otak nona, tuan muda Jason selalu mengawasi gerak gerik nona, jika sekali saja nona melakukan kesalahan, maka chip itu akan bekerja melumpuhkan tubuh nona dan bisa saja membunuh nona dalam sekejap"


"Saya sarankan jangan ganggu tuan muda lagi, menjauh dari segala yang berhubungan dengannya, demi kebaikan nona"


Selena hanya mengangguk, semua yang dilakukan Jason sungguh diluar nalar, ia begitu ngeri harus mengalami semua ini, lihatlah sekarang bahkan ia menjadi lebih pendiam.


Flashback off.


Bersambung...


*


*


*


***Hai readers, jangan lupa like, koment, dan vote yah


happy reading*** !!!

__ADS_1


__ADS_2