Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Asmara Pagi.


__ADS_3

Roy tidak menyangka, ini semua diluar dugaannya, ia baru saja akan bertindak saat Tuan Mudanya sudah kembali dari mengejar cinta calon istrinya, namun ternyata masalah itu datang lebih awal, membuat ia harus bekerja lebih ekstra.


Rudi pagi-pagi sudah berada di apartemenya, mengatakan sebab mengapa semua itu bisa terjadi, Roy mengangguk paham lalu ia melakukan sesuai yang telah mereka rencanakan sebelumnya.


Disinilah Rudi Kurniawan sekarang, di sebuah negara pusatnya mengubah wajah seseorang.


Yah Korea !!! Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah mengoperasi plastik wajahnya, ia akan membuang semua tentang Rudi Kurniawan. Semuanya, kecuali keluarga.


Keluarganya sudah menyetujui, uang bisa membungkam semuanya begitupun dengan anak istrinya, semua ini bisa mereka lakukan demi rupiah.


Identitasnya sudah diganti, ia bagaikan orang baru, hanya tinggal menunggu bagaimana bentuk wajah barunya saja.


Roy benar-benar mempersiapkan segalanya, termasuk melindungi privasi seorang Rudi Kurniawan.


Jason tidak bisa dihubungi karena kendala sinyal di daerah itu, jadi ia tidak mengetahui semua yang terjadi, saat ini ia sedang berusaha membujuk wanitanya setelah tadi subuh memang benar terjadi siraman kalbu yang bergema menggetarkan hati jiwa dan raganya.


"By, kau masak apa ?" tanyanya sambil mencomot ikan goreng yang sudah tersaji di meja makan, rasanya dimulai pagi ini ia menjadi manusia paling beruntung, tidak ada telpon dari Roy, tidak ada sekolah, hanya ada drama rumah tangga yang harus ia selesaikan saat ini.


Tidak ada jawaban dari Shirleen, ia masih marah karena Jason menyelinap masuk kekamarnya menggantikan Ipah, bahkan Jason sudah tidur disampingnya. Yah walaupun sebearnya ia tidak punya alasan untuk marah, bukankah perihal tidur bersama itu sudah biasa.

__ADS_1


Bi Idah yang melihat perdebatan dua anak manusia dihadapannya nampak tersenyum senang.


Yang satu ganteng, yang satu cantik, serasa lagi nonton sinetron aku ini.


"Yaelah By, kan udah dibilang cuma tidur bareng, gak bakal dibuntingin" ucap Jason, lagi-lagi ia tidak bisa menyaring kata-katanya.


Shirleen memanas, jason keterlaluan, dasar nggak ada akhlak, bagaimana bisa ia berkata demikian sedangkan Bi Ida nampak nyengir seperti salah tingkah.


Shirleen meninggalkan pekerjaannya ia sungguh malu dihadapkan dengan situasi seperti itu, sedangkan Jason nampak biasa saja, bocah itu benar-benar menanggalkan rasa malunya.


Ia memilih menunggui Jacob dikamar yang tengah tertidur, bayi baru lahir memang seperti itu, tidur makan tidur makan begitulah tanpa harus memikirkan masalah berat seperti orang dewasa.


Ia masih diam membisu, karena marah-marah pun percuma, Jason punya banyak kata untuk menangkis ucapannya.


"By, jangan marah lagi yaaa" ucap Jason lagi.


Diam, tidak ada jawaban.


"By, kalau diem kek gini aku gak tau harus ngapain, ngomong dong jangan cuekin aku"

__ADS_1


Shirleen hanya mendelikkan matanya, ia tidak habis pikir seseorang yang katanya selalu bersikap dingin ini mengapa jadi sangat tidak tau malu jika sedang bersamanya.


"Cup" Jason menggunakan jurusnya, ia tidak peduli amarah Shirleen, karena baginya semakin Shirleen marah semakin memambah kadar sukanya pada wanita itu.


Menahan tengkuk wanitanya, ******* habis bibir yang selalu menjadi candu baginya, ciuman itu semakin menuntut namun Shirleen masih mengunci pertahanannya, tapi tidak juga melakukan penolakan.


Jason masih betah memainkannya, ia sengaja begitu Shirleen kehabisan nafas ia tau apa yang akan ia lakukan.


"Eemmhhhpph" ciuman itu terlepas setelah Shirleen merasa butuh meraup oksigen. "Hah hah" Namun belum sempat marah karena kelakuan Jason, mulut yang sedang terbuka itu tidak dibiarkan nganggur, Jason kembali menyesapnya, lembut tapi menuntut, memainkan lidahnya saling bertukar saliva, membuat Shirleen sejenak melupakan bahwa ia saat ini sedang marah. Ia mulai memejamkan matanya, oh akui saja Shirleen terbuai.


Jason yang melihat itu tersenyum bangga dengan jurus terakhirnya, ia semakin memperdalam ciumannya.


Asmara pagi yang panas itu berhasil membangkitkan gairah mereka yang sudah sama-sama blingsatan, Jason hampir saja lepas kontrol karena Shirleen juga membiarkan semuanya terjadi.


Kalau sudah begini, bagaimanapun semakin membuat Jason ingin memiliki Shirleen seutuhnya. Ia sudah tidak tahan kala si perkasa di balik celana mulai meronta-ronta seperti mencari sarang.


Masih akan ia pikirkan, trend artis yang viral beberapa waktu ini memang ada benarnya, bak inspirasi yang bisa datang dari mana saja, bolehkah ia juga ikut trend nikah sirih ?


Bersambung...

__ADS_1


Like, koment, gift, dan vote.


__ADS_2