Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Berhenti.


__ADS_3

"Riska Riska, hei, dengerin Mas, ini demi Tiara, biarkan Mas nebus semua kesalahan Mas"


"Mau gimana lagi Mas, apa aku harus ngelupain segalanya sementara Mas dengan tega ngehianatin aku" Riska menatap tajam laki-laki yang masih berstatus suaminya itu. Ia tetap pada pendiriannya, bercerai.


"Riska, dengerin Mas, bisakah yang lalu biarlah berlalu, lagian Riana juga sudah nggak ada, Mas cuma punya kalian, Tiara dan kamu"


"Riana emang udah mati, tapi penghianatan kalian masih ngembekas"


"Mas minta maaf sayang, saat itu Mas khilaf" Rendi terus memohon, ia tidak bisa terima rumah tangganya harus berakhir.


"Aku jadi nggak yakin anak yang ditinggalin sama Athar itu beneran anak Riana sama Athar, jangan-jangan itu anak kamu ?" tuding Riska, ia muak dengan Mas Rendi yang terus saja memohon supaya ia mencabut gugatan cerainya, bagaimana bisa ia dengan mudah melupakan semua yang terjadi, kadang ia juga masih sering bermimpi buruk tentang penghianatan suaminya.


"Maksud kamu apa, kamu jangan memperburuk keadaan yaaa dengan nuduh aku gitu, kamu jangan ngaco yaa, aku sama Riana ngelakuin itu cuma sekali lagi pula aku yakin itu bukan anak aku" kilah Rendi.


Bagai sembilu, kenapa rasanya justru sakit mendengar Mas Rendi secara tidak langsung mengakuinya.


Lain lagi dengan seoarang laki-laki yang berada tak jauh dari pertengkaran mereka, Athar tampak terdiam mendengar sebuah pernyataan yang baru saja terungkap.


"Kak Riska..." ucapnya lirih.


Riska menoleh, ia sama sekali tidak menyadari kapan Athar datang. Tadinya adik bungsunya itu sudah pamit berangkat mencari kerja, selang satu jam kemudian Mas Rendi yang mengetahui keberadaannya di rumah Ibunya datang untuk kembali membujuknya, namun siapa sangka ternyata Athar kembali secepat itu.

__ADS_1


"Mas Rendi, Mas... dengan Riana ?" tanya Athar, jelas sekali seakan dadanya sesak mengatakan itu.


"Athar, kamu salah paham" ucap Rendi.


"Kak Riska ?" Athar menatap wajah si sulung penuh harapan, harapan bahwa semua yang ia dengar itu tidak benar.


Riska dilanda dilema, ia sudah berjanji pada Jason bahwa Athar jangan sampai mengetahui semua itu, tapi ini sudah diujung tanduk, Athar menuntut jawaban darinya.


Riska menetralkan wajahnya, ia berlalu pergi meninggalkan kedua laki-laki yang paling ia benci karena telah berhubungan dengan orang yang sama, begitu menjijikan pria tukang selingkuh baginya, terutama suaminya itu.


Menuju kamarnya membanting pintu dengan keras, menyisakan tanda tanya pada adik bungsunya.


"Kamu... Bugghhh" Rendi membalas, dua orang yang saling tatap dengan mata penuh kebencian itu saling beradu pukulan, tidak ada yang memisahkan, Riska tidak perduli, sedang Sri sangat takut dan juga tidak berani membantah karena Riska menyuruhnya untuk diam dan jangan berani memanggil orang lain untuk melerai mereka.


Alhasil wajah babak belur tidak bisa dihindari, Riska tetap tidak peduli baik dengan adik bungsunya maupun sang suami.


Sedang di tempat lain, Jason sedang membicarakan hal penting pada ketiga anak buahnya.


Ia sudah memutuskan untuk berhenti dari dunia hitamnya, tapi anehnya ia hanya berhenti bukan membubarkan karena seluruh tanggung jawab penuh malah ia serahkan pada Darwin, dalam keputusannya ia mengatakan kalau sesekali mereka tetap akan melakukan misi, hanya dirinya dengan terpaksa tidak akan lagi bisa ikut.


Tidak ada yang berubah, kerjaannya masih sama menghasilkan rupiah dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung, hasil dari pekerjaan anak buahnya akan terus mengalir di rekeningnya, dia hanya tinggal menikmati.

__ADS_1


Ia tidak ingin rugi, pekerjaan kotor namun dengan hasil yang begitu fantastis mana mungkin ia lepaskan begitu saja.


Ia sudah menepati janjinya, ia sudah meninggalkan dunia hitamnya, bukankah semuanya sudah ia serahkan pada Darwin.


Ia juga berpesan kalau ia tidak ingin terlibat, nanti jika terjadi masalah maka Darwinlah yang harus bertanggung jawab, Darwin mengangguk setuju itu bukan hal sulit baginya, karena selama ini ia sudah biasa memegang pekerjaan haram ini tentunya dulu dibawah kendali Jason Bosnya.


Jason hanya mengambil keuntungan sekitar 40% dalam sekali misi berhasil, selebihnya ia serahkan pada Darwin karena sekarang Darwinlah pengendali semuanya.


Untuk Shakira, saat ini Jason memutuskan ingin berhenti dari dunia rampok merampok, Shakira juga tidak keberatan, ia sudah sangat kaya raya oleh hasil kerja dari tiga tahun terakhir ini. Keputusan tuan mudanya untuk berhenti, sama sekali bukan masalah baginya. Apa lagi misi terakhir yang ia jalani bersama tuan mudanya waktu itu, dengan uang sebanyak itu bahkan ia bisa menanggung sampai tujuh keturunannya.


Dan Ben, ia akan tetap bekerja jika ada tikus yang ingin mencari gara-gara maka Ben akan dengan senang hati mengurusnya, Jason juga enggan menyiksa manusia, ia serahkan hukuman manusia tidak tau diri nantinya pada Ben, ia harus bersih sebersihnya sekarang demi Shirleen.


Apalagi yang tidak bisa dilakukan demi cinta, sekarang bahkan aku harus kehilangan beberapa sumber dolarku karena cinta.


Bersambung...


Hai readers, jangan lupa like, koment, kasih hadiah dan vote cerita ini yaaa...


Dukungan kalian sangat berarti bagi author yang suka halu ini, karena bisa bikin karya ini naik kepermukaan...


Happy reading !!!

__ADS_1


__ADS_2