Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Tetaplah disampingku By.


__ADS_3

Arhar masih saja berkeliling mencari lowongan pekerjaan, uangnya semakin hari semakin menipis karna kebutuhan yang tidak bisa dihindari.


Matanya menatap lurus kedepan, ia membulatkan matanya saat seperti mengenali seseorang yang baru saja lewat didepannya.


"Suminem ? Kok bisa dia pake mobil mewah gitu ?" walau bekas pembantunya itu sudah lama mengundurkan diri dan kini yang ia lihat seseorang dengan pakaian serba mewah serta dengan penampilan berbeda tidak seperti Suminem yang ia kenal, tapi ia masih bisa mengenali mantan pembantunya itu.


Dengan tanpa pikir panjang ia mulai mengikuti mobil yang menurutnya dikendarai Suminem itu.


Namun mungkin karena tenaga mesin yang tidak sebanding, ia jadi kehilangan jejak mobil mewah itu.


"Sial, apa tadi benar-benar Inem, kenapa terlihat berbeda, ah mungkin cuma mirip saja, mana mungkin Suminem punya mobil semewah itu" ucap Athar, ia tidak menyangka ternyata sudah sangat jauh ia mengikuti mobil mewah itu. Sayang sekali bensinnya harus terbuang sia-sia.


Sementara di sebuah rumah mewah Shakira masih menetralkan jantungnya, ia hampir ketahuan kalau saja ia tidak melakukan trik dalam berkendara supaya orang berhenti mengikutinya.


Ia berharap Athar tidak mengenalinya saat ia tidak sengaja lewat dihadapan pria itu tadi.


Setelah ini nanti ia harus selalu berhati-hati, ia tidak mau mengambil resiko.


Jason baru saja pulang kantor, ia yang akan memasuki kamarnya tiba-tiba langsung dicerca berbagai pertanyaan oleh istrinya.


"Siapa Shakira ?"


"Apa kerjaan Shakira sebenarnya ?"


"Apa kalian sangat dekat ?"


"Tadi dia bilang semua tentangnya begitu privasi, dia anggota mafia kan ?"


"Kau benar-benar sudah berhenti kan dari pekerjaan haram itu, kau sudah berjanji yaaa"


Jason dengan santainya memandangi sang istri, kini ia memilih akan menjawab pertanyaan istrinya itu satu persatu.


"Tapi jika kau tau yang sebenarnya jangan kecewa, jangan marah, kalau kau juga berjanji tidak akan marah dan kecewa, baru aku bisa menjelaskan semuanya" ucap Jason sebelum ia memulai bercerita tentang riwayat hidupnya.


"Iya, cepetan jelasin"


"Tetaplah disampingku, walau pada akhirnya kau akan tau betapa buruknya aku ini" ucap Jason sembari matanya tetap menatap istrinya penuh cinta. Ia menarik nafas dalam sebelum memulai.


"Memangnya apa yang Shakira katakan padamu, sebelumnya aku ingin tau" ucapnya sambil membawa tubuhnya untuk duduk di pinggiran ranjang.

__ADS_1


"Tidak banyak, dia bilang kamu sudah berhenti, dia bilang segala tentangnya dan rekan kerjanya sangat privasi"


"Apa dia mengakui sesuatu ?"


"Eemm tidak juga, aku cuma nanya apa dia ada teman cowok untuk diajak kenalan..."


"Untuk apa kau menanyakan itu, apa bagimu masih kurang aku yang ganteng ini" ucap Jason marah, ia langsung memotong ucapan Shirleen, apa-apaan menanyakan laki-laki lain.


"Iihh dengerin sampe selesai, aku nanya gitu kali aja ada yang bisa diajak kenalan untuk Weni, terus dia bilang ya itu" ucap Shirleen tidak bersemangat.


"Apa ?"


"Dia bilang hidup mereka yang bekerja denganmu penuh dengan rahasia, heemm jadi dia tidak bisa sembarangan mengenalkan rekannya pada orang lain, By... Apa dia seorang mafia sama sepertimu kemarin-kemarin ?"


Jason tampak berpikir , ia berpikir dari mana ia harus menceritakan semuanya.


Sebenarnya ia memang berniat jujur, supaya istrinya itu mengetahui baik buruknya ia, supaya tidak ada lagi yang harus ia rahasiakan.


"Begini saja, kau tanya maka aku akan jawab, tanya satu satu"


"Oke, aku mau tanya dimulai dari, Siapa Shakira ?"


"Shakira ? Dia anak buahku, dia bekerja untukku, sampai sekarang pun begitu" jawab Jason ringkasnya.


"Ya dia kupekerjakan untuk nemenin kamu dirumah, kalau kau mau dia besok bisa datang lagi" ucap Jason santai.


"Maksudku, apa kerjaan dia sebelumnya, apa dia mafia ?" ucap Shirleen sinis. Ia benci menanyakan itu, tapi ia sebenarnya juga penasaran akan kehidupan seperti apa yang dijalani Jason.


"Heemm" Jason tiba-tiba menggenggam erat jemari istrinya, ia masih ragu, tapi hatinya berkata harus mengatakan semuanya sebelum Shirleen mengetahui keburukannya dari orang lain. "Kau sudah janji yaaa, tetaplah disampingku"


Shirleen mengangguk, rasa penasarannya mengalahkan drama antara ia dan Jason.


"Shakira, dia anak buahku, bisa dibilang dia seorang mafia bisa juga tidak, dia tidak pernah terlibat dalam bisnis ilegal kami" Jason menghentikan ucapannya, ia masih menunggu reaksi istrinya.


"Lalu ?" Shirleen tampak menyimak.


"Dia hacker, kerjaannya meretas sistem di berbagai bank, lalu mengambil keuntungannya"


"Ooohh, cuma itu kerjaannya, kukira dia kriminalnya kriminal banget ?"ucap Shirleen ia nampak lega, baginya Shakira ternyata tidak seburuk yang ia pikirkan.

__ADS_1


Lain halnya dengan Jason, ia sedang menahan tawa karena istrinya itu belum mengerti sepenuhnya.


"Kenapa kau sepertinya nya lega sekali By ?" tanya Jason.


"Shakira cuma hacker kan, kalian biasanya mengambil keuntungan itu berupa apa, berapa banyak ?" tanya Shirleen santai.


"Terakhir sekitar empat milyar USD" Jawab Jason hati-hati.


"Haaahh" kaget Shirleen, seketika ia tak kuasa menahan bobot berat tubuhnya, ia oleng karena tulang kaki dan tangannya terasa lemas, entahlah apa yang baru saja ia dengar, semoga saja suaminya itu bercanda.


"By... Hei, By, jangan seperti ini" Jason merengkuh tubuh istrinya itu, ia mengambil minyak telon Jacob yang berada tak jauh darinya, memberikan pijatan lembut di kepala, dan menyuruh Shirleen untuk menghirup aroma dari minyak telon tersebut.


"Dia perampok ?" tanya Shirleen saat kondisinya sudah mulai membaik.


Jason mengangguk, sudahlah baginya lebih baik jujur saja.


"Kau juga By, bukankah dia anak buahmu, berarti kau adalah bos rampoknya"


Tidak ada pilihan lain, sayangnya lagi dan lagi Jason harus mengangguk teratur.


"Oh ya Tuhan, manusia seperti apa yang kujadikan suami ini ?" gerutu Shirleen pelan yang sayangnya masih bisa didengar Jason.


"Tapi sekarang kalian sudah berhenti kan ?"


Jason mengangguk lagi, bibirnya terasa kelu untuk sekedar berucap iya.


"Jangan kembali ke dunia itu lagi, aku mohon jika kau ingin bersamaku, aku tidak akan sanggup menerima mu yang seperti itu By" ucap Shirleen lirih.


"Yaaa, aku sudah berjanji kan padamu waktu itu, aku tidak akan ingkar janji By, kau bisa memegang janjiku"


Shirleen memeluk suaminya itu, lebih baik mencintai mantan penjahat bukan, dari pada mencintai seseorang yang baru saja belajar menjadi penjahat.


"Tetaplah disampingku By, walau kau sudah tau pernah seburuk apa aku ini"


Bersambung...


Hai readers, jangan lupa like, koment, kasih hadiah dan vote cerita ini yaaa...


Dukungan kalian sangat berarti bagi author yang suka halu ini, karena bisa bikin karya ini naik kepermukaan...

__ADS_1


Happy reading !!!


Sssttttt, dan satu lagi, izinkan author halu ini promo novel baru, klik di profil author aja atau bisa langsung search di pencarian, judulnya Dia yang Berasal dari Langit. Ditunggu kedatangannya ya readers, jangan lupa juga bawa dukungan !!!


__ADS_2