Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong
Dunia Hitam.


__ADS_3

Roy sudah sampai di kediamannya setelah menunggu seharian hingga hari mulai gelap, namun tidak juga terjadi sesuatu padanya ia memutuskan untuk pulang, dengan harapan semoga saja Tuan Mudanya tidak kembali ke tempat eksekusi dan menemukan dirinya sudah tidak menunggu kedatangannya.


Ditangannya masih tersimpan rapi semua berkas penyebab ia dipukuli, setelah kepergian Tuan Mudanya tadi ia yang bingung harus melakukan apa mencoba untuk menganalisa segala penyebab masalah dalam perusahaan Tuannya.


Lama ia berkutat untuk mempelajari segala bukti yang menyeret namanya, benar saja dengan ketelitian dan fokus akhirnya ia mulai menemukan titik terang. Namun ia harus memastikan sesuatu terlebih dahulu.


Roy menghempaskan tubuhnya di ranjang king size miliknya, rasa lelah semakin menyerang tubuhnya yang penuh luka.


Perlahan ia mulai terpejam, ia hanya berharap semoga kegelisahan dan segala masalah yang ia hadapi tidak mengikutinya hingga ke alam bawah sadarnya, ia hanya ingin tidur dengan tenang.


Jason masih belum bisa memejamkan matanya, pikirannya hanya tertuju pada Shirleen, dimana Shirleen, bagaimana keadaannya, kemana ia akan pergi, apa Shirleen baik-baik saja, atau sama sepertinya saat ini sedang menderita menanggung rindu, adakah Shirleen juga membayangkan dirinya ?


Misca, Jacob, bagaimana mereka bisa menghadapi ini semua, ia begitu yakin Shirleen tidak akan pergi kerumah orang tuanya, mengingat betapa kerasnya hati Shirleen, lalu kemana Shirleen.


Ia masih betah memandangi wajah Shirleen yang tersimpan rapi di galeri foto diponselnya, Misca, Jacob ia tidak habis pikir mengapa ini harus terjadi padanya.

__ADS_1


Disisi lain ia juga memikirkan "Dunia Hitam", dunia yang telah berhasil menangguhkannya, membuat ia tak terkalahkan, menjadikan ia sosok yang kejam, itulah pelatihan paling berkesan selama hidupnya.


Jason yang memang suka hal yang menantang membuat ia tidak sengaja menjerumuskan hidupnya kedalam dunia hitam, saat itu umurnya masih lima belas tahun sewaktu ia bertemu dengan Tuan Fred, Tuan Fred sejujurnya mengenal keluarga Adrian dengan baik, ia melihat potensi dalam diri Jason, awalnya ia tidak berniat untuk menjerumuskan Jason, ia hanya ingin melatih Jason menjadi pribadi yang tangguh.


Melihat Jason yang mempunyai kecerdasan diatas rata-rata membuat ia tidak bisa jika tidak melatih anak itu, lagi pun tidak ada salahnya karena Jason digadang yang akan menjadi pewaris keluarga Adrian nantinya. Bukankah seorang pewaris harus multitalenta, tidak ada salahnya kan belajar bela diri dan sedikit pembekalan menggunakan senjata api.


Ia mengajari Jason berbagai ilmu bela diri dan cara menggunakan senjata, kecepatan tangan dalam bertindak jika diserang, latihan menembak dan latihan fisik yang tidak tanggung-tanggung, sehingga menjadikan Jason seorang yang ahli dan tak terkalahkan.


Lalu Jason memaksa untuk ikut dalam menjalankan sebuah misi, tidak disangka Jason berhasil menangani misi pertamanya dengan baik.


Jason bahkan belajar membedah organ tubuh manusia dengan pengawasan dokter ahli, dengan kekuasaannya ia bisa melakukan apa saja termasuk pelatihan secara pribadi untuk menjadikannya seorang dokter bedah dalam waktu singkat. Dengan kejeniusannya ia bisa menjangkau semua hal yang diluar nalar.


Ia masih ingat, transaksi pertama dalam jual beli organ tubuh manusia saat itu, ia sempat terkejut karena umur Jason yang baru menginjak enam belas tahun, sulit dipercaya, Jason adalah mafia termuda dalam kelompoknya.


Ia tidak menolak, ia tetap menuruti kemauan Jason, hingga lama kelamaan ia dan Jason menjadi rekan bisnis yang sesungguhnya.

__ADS_1


Kebutuhan pasar yang meningkat membuat ia melupakan tujuan awalnya melatih Jason, ia lupa Jason adalah anak dibawah umur yang tidak seharusnya terlibat dalam dunia hitam penuh dosa seperti itu.


Hingga Jason menjadi lebih kaya dari papanya sendiri, hasil dari pekerjaan kotor yang ia lakoni.


"Hah" Jason mendesah berat, kini benarkah ia jarus meninggalkan dunia yang telah mengisi sebagian hidupnya, saat ia pertama kali mengenal tuan Fred, ia begitu tertarik menjelajah dunia penuh dosa itu.


Ia yang mengalami jenuh luar biasa dengan pembelajaran bisnis sedari umur delapan tahun seolah menemukan jati dirinya didalam sana, ia menyukai hal yang berbau tantangan.


Kini benarkah ia harus meninggalkan semua itu ?


Dan jika ia benar meninggalkan, apakah Shirleen pasti akan kembali padanya ?


Mata dan pemikirannya terus saja membahas hal yang begitu menyakiti hatinya, hingga ia tidak bisa mengistirahatkan tubuhnya barang sebentar.


Bersambung...

__ADS_1


Like, koment, gift, dan vote.


__ADS_2