
Resepsi pernikahan Aruna dan Kautsar pun digelar di sebuah gedung di bilangan Jakarta Pusat.
Sepasang pengantin terlihat serasi dengan pakaian yang mereka kenakan. Aruna mengenakan gaun bergaya Eropa yang disiapkan khusus oleh Matilda. Warna putih dengan ornamen keemasan membuat Aruna tampil elegan. Perhiasan dan tiara yang Aruna kenakan terbuat dari logam mulia terbaik dan dipesan khusus oleh Orion pada pengrajin perhiasan ternama.
Kautsar yang berdiri di samping Aruna tampak selalu menebar senyum tanpa henti. Out fit yang Kautsar kenakan berupa setelan jas berwarna hitam dengan dalaman berwarna putih. Dengan aksen warna emas di bagian saku membuatnya terlihat gagah dan berwibawa.
Dekorasi ruangan berwarna putih dan biru langit, terasa fresh dan ringan. Ditambah rancangan bunga segar dan lampu kristal di beberapa sudut ruangan membuat ruangan pesta terlihat mewah.
Banyak tamu yang hadir pada acara besar itu. Arka sengaja mengundang keluarga besar dan rekan sekantor begitu pula dengan Ahmad yang turut mengundang rekan-rekan guru. Sebagian dari rekan guru Ahmad juga merupakan guru Aruna. Beberapa diantaranya bahkan masih mengenali Aruna.
Genk Comot pun turut ambil bagian menjadi panitia acara dalam pesta besar itu. Sedangkan Reyhan nampak datang bersama Sally dan itu membuat Kautsar tersenyum.
Sebelumnya para undangan disajikan tayangan berupa video rekaman saat proses ijab kabul Kautsar dan Aruna. Para tamu yang hadir nampak bertepuk tangan saat kata sah menggema di dalam tayangan itu.
Sally yang berdiri di samping Reyhan nampak mengepalkan tangannya karena sadar jika Aruna lebih dulu masuk ke dalam hati dan kehidupan Kautsar. Namun nampaknya Sally tak kenal kata menyerah.
Saat ia dan Reyhan mendapat kesempatan naik ke atas panggung pelaminan, Sally pun mulai berulah.
Awalnya Reyhan memberi ucapan selamat lebih dulu kepada Kautsar dan Aruna.
" Selamat ya Bro...," kata Reyhan.
" Makasih, buruan nyusul ya...," sahut Kautsar setengah berbisik.
" Ck, ga usah ngarep Tsar. Kayanya Sally ga mau sama Gue. Cintanya udah diborong abis sama Lo, jadi ga ada peluang buat Gue...," keluh Reyhan.
" Jangan pesimis dong. Kalo jodoh mah ga akan kemana. Iya kan Sayang...," kata Kautsar sambil memeluk pinggang Aruna erat.
" Iya...," sahut Aruna sambil tersenyum.
__ADS_1
Kemudian Sally mendekati Kautsar dan Aruna. Setelah menyalami Aruna, Sally membalikkan tubuhnya menghadap Kautsar lalu mencoba merengkuh Kautsar dan mencium bibirnya.
Tindakan nekad Sally membuat semua yang ada di ruangan itu terkejut. Namun Aruna terlihat tenang. Ia hanya menatap aksi Sally yang mencoba mencium suaminya itu tanpa menunjukkan ekspresi marah. Sedangkan Kautsar terlihat berusaha menghindar dengan menjauhkan wajahnya dan mendorong tubuh Sally.
Di saat Sally fokus dengan niatnya hendak mencium Kautsar, tiba-tiba Aruna menginjak ujung gaun Sally yang menjuntai di bagian belakang tubuhnya. Akibatnya gerakan Sally tertahan di tempat. Saat Sally memaksakan diri bergerak mengejar Kautsar, saat itu lah terdengar suara sobekan kain yang sangat keras. Semua mata menahan nafas saat mengetahui gaun Sally lah yang sobek.
Sally sendiri belum menyadari semuanya hingga suara lantang seorang anak kecil membuatnya menoleh.
" Liat Ma. Baju Tante yang mau nyium Om pengantin itu sobek !. Apa Tante itu ga malu ya keliatan baju dalamnya...!" kata seorang anak kecil dengan lantang.
Sally pun menoleh kearah anak kecil itu lalu menoleh kearah gaunnya. Sally nampak terkejut sekaligus malu bukan kepalang. Apalagi di saat yang sama ia juga mendapat tatapan tak bersahabat dari para tamu yang membuat nyalinya ciut.
Reyhan yang berdiri di sampingnya pun terlihat menjauh lalu bergegas turun dari pelaminan meninggalkan Sally dengan gaun yang sobek di bagian belakang itu seorang diri !.
Sedangkan orangtua kedua mempelai nampak terpaku di tempat masing-masing karena tak tahu harus berbuat apa. Mereka hanya saling menatap bingung.
MC yang memandu acara pun sempat terpana dengan kejadian langka itu. Setelah berdehem untuk menetralisir keterkejutannya, sang MC pun melanjutkan ucapannya.
Mendengar ucapan sang MC suasana pun menjadi gaduh. Dua orang anggota WO maju ke depan untuk membawa Sally ( yang menunduk malu ) turun dari pelaminan.
Setelahnya kasak kusuk pun terdengar hingga membuat telinga Sally panas. Sementara Reyhan nampak cuek seolah ia tak mengenal Sally dan hanya kebetulan berada di pelaminan bersama Sally tadi.
" Kayanya cewek itu cinta banget sama Kautsar dan ga bisa move on dari mempelai pria...," kata salah seorang wanita.
" Kayanya sih gitu. Tapi apa dia ga mikir gimana perasaan pengantin wanitanya saat dia berniat mencium suaminya...," sahut wanita berhijab sambil menggelengkan kepalanya.
" Kayanya dia sengaja mau mengacaukan pesta ini...," kata seorang karyawan WO.
" Betul. Tapi sayangnya niat jahatnya malah jadi senjata makan tuan...," sahut karyawan WO lainnya sambil tertawa diikuti tawa teman-temannya.
__ADS_1
" Sayang banget ya, cantik penampilannya tapi minus akhlaknya...," kata tamu lainnya.
Berbagai kalimat pedas lainnya masih terdengar dan ditujukan kepada Sally hingga membuat gadis itu pergi meninggalkan gedung sambil membawa malu.
" Kayanya Gue harus berpikir ulang buat menjalin hubungan sama si Sally...," gumam Reyhan sambil menatap kepergian Sally.
" Betul Han. Selama ini Lo terlalu dibutakan oleh pesona kecantikan Sally. Tapi hari ini akhirnya Allah nunjukin semuanya hingga bikin Lo sadar kalo Sally ga layak untuk Lo...," kata Ibrahim, salah seorang rekan kerja Reyhan dan Kautsar.
" Iya Him. Gue emang bod*h. Bahkan semenit yang lalu Gue masih berusaha mengejar cinta Sally. Tapi sekarang Gue sadar kalo Sally bukan cewek yang baik. Kalo dia cewek baik-baik, ga mungkin kan dia merusak pesta orang lain. Apalagi pake berusaha mencium pengantin pria segala. Dari situ aja bikin Gue sadar kalo Sally bakal sulit nerima cinta lain termasuk Gue. Ish, Gue jadi ilfeel ngeliatnya...," kata Reyhan sambil bergidik.
Ibrahim pun tertawa mendengar ucapan Reyhan.
Di pelaminan terlihat Kautsar yang menatap cemas kearah Aruna. Ia khawatir Aruna 'ngambek' dan menjauhinya nanti.
" Sayang, dengerin Aku ya. Aku ga ada hubungan apa-apa kok sama Sally. Aku juga ga tau kalo dia bakal ngelakuin itu tadi...," kata Kautsar sambil menggenggam jemari Aruna erat.
" Iya gapapa...," sahut Aruna sambil melengos.
" Sayang...," panggil Kautsar lirih.
" Ssttt... udah ya Kautsar. Aku ga mau bahas itu sekarang. Kamu liat kan banyak tamu yang ngantri dan pengen salaman sama Kita. Jadi please, jangan pasang wajah kaya gitu. Jelek tau ga...," kata Aruna setengah berbisik.
Ucapan Aruna membuat Kautsar tertawa lalu memeluk sang istri dan mencium bibirnya dengan cepat. Sesaat kemudian Kautsar pun kembali memasang wajah ramah saat menyambut ucapan selamat para tamu.
" Bagus Mbak Aruna. Pelakor g*la kaya gitu emang ga mempan ditegor pake kalimat...," kata salah satu tamu.
" Betul. Tindakan Mbak Aruna udah tepat. Membuat dia malu sekaligus ngusir dia itu emang top banget...," kata tamu lainnya sambil tertawa.
" Makasih Bu. Saya hanya ngikutin kata hati aja...," sahut Aruna merendah sambil menahan tawa.
__ADS_1
Di sisi lain ruangan terlihat Genk Comot sedang tertawa terpingkal-pingkal sambil mengingat apa yang terjadi pada Sally tadi.
\=\=\=\=\=