Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Kisah di hari naas itu


__ADS_3

POV. Reyna


Flashback On three days ago ...


Seusai mengantar Reynand untuk aku titipkan ke rumah bibi Lastri, aku melaju dengan sepeda motorku menuju restoran kak Abi. Sing itu jalanan agak lengang, karena belum masuk jam makan siang. Aku berharap bisa segera sampai untuk memberi surprise kepada kak Abi. Perhatiannya tadi pagi membuatku ingin membalas untuk memberikan pe


Tiba-tiba saja ban motorku agak oleng. Aku merasa ada yang aneh saat mengendarainya. Aku berhenti kemudian turun untuk mengecek kejanggalan yang aku rasakan. Rupanya ban motorku bocor. Ada paku yang menancap di bawah sana.


Aku mengedarkan pandangan mencari tempat tambal ban. Namun, aku tidak melihat apapun. Saat ini aku berada di jalanan yang sepi dan jauh dari perkampungan.


Tiba-tiba ada mobil berhenti di belakangku. Terlihat ada beberapa laki-laki berotot dan muka sangar turun dari mobil.


Siapa mereka? jangan-jangan mereka orang jahat. Apa yang harus aku lakukan ya Allah. Jika mereka perampok maka yang mereka inginkan adalah motorku. Mendingan aku lari saja.


Aku menangkap gelagat yang tidak baik dari tatapan mereka. Secepat kilat aku berlari untuk menyelamatkan diri. Aku menoleh ke belakang untuk memastikan keberadaan laki-laki tadi. Rupanya mereka tidak menyentuh motorku dan justru aku lah yang menjadi target mereka. Aku semakin menambah kecepatan agar mereka semakin tertinggal.


Dalam panik aku bertanya-tanya, mengapa mereka ingin menangkapku. Apa mungkin ada yang sengaja ingin mencelakaiku dengan menyuruh mereka menangkapku. Sepertinya ini ada kaitanya dengan kebakaran di resto dan juga orang misterius yang kemarin mengintai resto dan rumahku.


"Tolon...g! tolon...g!" seruku mencoba mencari bantuan.


Aku berteriak meminta tolong, berharap ada yang akan mendengar teriakanku. Di depan kurang lebih jarak 150 meter, ada sebuah pabrik. Semoga saja ada penjaganya yang ke luar dan menolongku.


Namun, rupanya pabrik itu kosong tidak ada satu orang pun yang terlihat di sana yang bisa dimintai tolong. Sangking gugupnya aku tidak melihat jika jalannya berlubang. Aku terjatuh karena tersandung karenanya.


"Akh ... tidak!" pekikku saat kakiku terasa sangat sakit dan aku tak sanggup untuk kembali bangkit.


Aku menoleh ke belakang, dan tepat di saat itu kedua pria di belakangku sudah semakin dekat. Aku tak bisa berbuat apa-apa saat mereka kini tepat berada di hadapanku


"Hahahaha ...! seharusnya kau tidak perlu berlari , Nona. Kau cukup diam dan menyerahkan diri. Dari pada seperti sekarang ... sudah capek-capek berlari, akhirnya jatuh juga. Sekarang kau tak bisa berbuat apa-apa selain menyerahkan diri pada kami!" ujar salah satu dari penculik itu.


"Tunggu ...! apa mau kalian dengan menangkapku?" tanyaku.


"Kamu tidak perlu tahu! ayo cepat berdiri, dan menurutlah pada kami, karena perjalanan kita masih sangat panjang!" ujar salah satu dari mereka.


Dua orang dari mereka memegangi lenganku dan memaksaku untuk berdiri. Aku merasakan sakit yang luar biasa di kakiku. Sepertinya aku terkilir dan semakin terasa sakit saat mereka memaksaku untuk berjalan menuju mobil mereka yang sudah datang.


"Aw! pelan-pelan kakiku sakit!" omel ku pada seseorang di sampingku yang terus menarikku mengikutinya.


"Cepatlah, keburu ada yang lewat!" ujarnya lagi dengan ketus.


Aku tidak bisa berbuat apapun lagi selain pasrah, mengikuti mereka masuk ke dalam mobilnya. Ada tiga orang dari mereka di dalam mobil, dan yang satunya lagi mengendarai motorku. Rupanya mereka tidak ingin meninggalkan jejakku di sini sehingga barang buktipun di bawa.


Tiba-tiba saja mereka mengikat tanganku dan memplester mulutku. Kini aku benar-benar tidak bisa melakukan perlawanan apapun kepada mereka. Aku hanya bisa diam dan pasrah. Tiba-tiba saja salah satu dari mereka membekap hidungku dengan kain di tangannya. Lambat laun kesadaranku hilang, dan aku semakin masuk ke dalam alam bawah sadarku.

__ADS_1


****


POV. Author.


"Hallo, Bos. Kami sudah berhasil menangkapnya. Sekarang apa lagi yang harus kami lakukan kepadanya?" tanya salah satu dari komplotan penculik.


"Bagus, jangan sampai meninggalkan jejak! hilangkan barang bukti, bawa dia menjauh dari kota ini, dan bunuh dia segera. Lalu, buang jasadnya ke dalam jurang!" ujar seorang laki-laki dari balik sambungan telepon.


"Baik, Bos. Laksanakan!" ujar dari salah satu komplotan penculik, kemudian sambungan telepon dimatikan.


"Bagaimana?" tanya salah satu dari penculik yang menjadi sopir.


"Cari lokasi yang dekat dengan hutan dan jurang, kita bunuh dia di sana dan buang jasadnya ke dalam jurang!" ujar penculik yang tadi berbicara di telepon.


"Oke kita cari lokasi yang tepat untuk membuang jasadnya, supaya tidak terlacak keberadaannya oleh polisi."


Mobil terus melaju hingga perjalanan memakan waktu kurang lebih dua jam.


"Bro, di depan ada hutan, bagaimana kalau kita eksekusi wanita ini di sana?" tanya salah seorang penculik.


"Oke, cepat masuk ke dalam hutan!" ujar penculik yang satunya.


Mobil itu masuk ke dalam hutan melalui jalan yang biasa dilewati oleh pengelola untuk mengangkut kayu.


"Baiklah, ayo bawa dia ke luar. Pal, badan lo kan paling besar, bopong wanita ini!" ujar salah satu penculik pada penculik yang berbadan paling kekar dan besar.


Penculik itu membopong Reyna menuju tebing. Tapi belum sampai di ujung tebing ada sekelompok penebang kayu yang sedang beristirahat makan siang.


"Berhenti! di sana ada penebang kayu. Kita cari jalan lain untuk membuangnya!" ujar penculik yang memimpin mencari jalan dengan lirih.


"Bro, apa kita hanya akan membuangnya? wanita ini cukup cantik, dan aromanya sangat wangi, sepertinya menggiurkan untuk dinikmati sebelum kita membuangnya. Keindahan tubuhnya akan sia-sia ketika menjadi bangkai begitu saja!" ujar penculik yang bertubuh besar.


"Dasar otak mesum! bagaimana jika dia sadar sebelum kita membuangnya dan para penebang kayu menemukan kita. Bisa jadi kita yang akan di gorok oleh mereka!" ujar penculik yang memimpin jalan. "Jangan banyak bicara atau kehadiran kita diketahui oleh mereka. Cepat jalan!" tambahnya.


Mereka kembali menusuri jalan setapak menuju jurang di sisi yang lain. Hingga mereka menemukan jurang yang curam namun agak jauh dari sungai.


"Pal, berhenti di sini!" ucap sang pemimpin jalan. Ekor matanya menyapu keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada orang yang melihat.


"Gimana, Bro!" tanya yang bertubuh gempal.


"Cepat, lempar ke bawah sekarang!" ujar sang pemimpin jalan.


"Yakin, Bro. Tidak ingin menikmatinya dulu?" tanya penculik bertubuh gempal memastikan sekali lagi.

__ADS_1


"Banyak bac*t lo, Pal!" sang pemimpin memegangi kaki Reyna kemudian menariknya. Dengan sigap penculik berbadan gempal memegangi tubuh korbannya. Tubuh Reyna di ayun dua kali, kemudian dilempar ke dalam jurang.


Tubuh Reyna terhuyung dan bergulung-gulung di tanah terperosok ke bawah. Kepalanya membentur batu, hingga darah mengucur cukup deras dari kepalanya.


Flashback Off.


"Bagaimana keadaannya dok?" tanya seorang laki-laki kepada seorang dokter yang menangani pasien korban penculikan.


"Ada kabar baik dan kabar buruknya. Kabar baiknya janin di dalam rahimnya selamat. Diperkirakan usia janin baru berumur enam minggu. Beruntung sekali wanita ini segera di bawa ke mari. Jika terlalu lama di dalam hutan bisa jadi cidera yang terjadi di kepalanya semakin parah karena kehilangan banyak darah dan nyawanya tidak akan tertolong lagi. Sebab, luka di kepalanya cukup serius, saat ini dia mengalami koma. Kita tunggu perkembangannya tiga hari ke depan. Jika menunjukkan kemajuan, kemungkinan dia akan sadar," tutur dokter yang menangani korban penculikan.


"Alhamdulillah. Baik, terima kasih, Dokter!" ujar laki-laki yang membawa korban menuju rumah sakit.


___________________Ney-nna_________________


...Bismillahirrahmanirrahim,...


Assalamu'alaikum, Wr.Wb.


Terima kasih saya ucapkan kepada reader's yang kemarin ikut memeriahkan tahun baru bersama Neyna di Grup Chat. Dan terima kasih banyak saya ucapkan bagi yang telah berpartisipasi untuk memberikan ulasan tentang novel DDCP karya author.


Sesuai janji Neyna akan memberikan Gift kepada tiga orang pemenang yang berhasil menduduki peringkat 3 teratas.


Berikut Pemenang Gift peringkat 3 teratas :



Selamat buat para pemenangnya 🎉🎉🎉


Berikut pemenang yang memberi ulasan terbaik :





Selamat 💕💕💕


Buat para pemenang PC Neyna ya untuk dikirim giftnya.


Salam sayang dari Neyna buat reader's DDCP di manapun berada semoga sehat selalu 😘


Wassalamu'alaikum, Wr. Wb.

__ADS_1


__ADS_2