Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Kesepakatan yang rumit


__ADS_3

Malam ini, seharusnya Raka senang, tatkala mengingat kejadian indah saat berada di pantai dengan Fely. Namun, seusai berbicara dengan kakek, kegembiraannya itu tiba-tiba sirna.


Raka hampir tidak bisa memejamkan mata saat mengingat kata-kata kakeknya barusan. Kakeknya memaksanya untuk tetap menerima perjodohan dirinya dengan Maura.


Padahal Raka sudah mengatakan jika dia mempunyai pilihan sendiri dan mengatakan jika ingin menikahi Fely.


Flashback On ...


"Apa kamu ingin mempermalukan Kakekmu di depan mereka, Raka! Kakek yang memintanya untuk menjodohkan putri mereka denganmu, mana mungkin aku menjilat ludahku sendiri!" ujar kakek yang merasa gengsi dan kekeuh dengan keputusannya.


"Tapi, Kek. Aku sudah mempunyai gadis pilihanku sendiri, bukankah Kakek waktu itu mengatakan jika aku diperbolehkan untuk mencari pendamping hidupku sendiri, asalkan memenuhi kriteria yang Kakek tentukan bukan? dan aku sudah memastikan dia dari keluarga berada, Kek. Dia juga berpendidikan tinggi, dan yang paling penting aku mencintainya, Kek! aku akan menikahinya," tutur Raka membantah untuk menolak perjodohan itu.


Kakek nampak terdiam memikirkan hal itu. Dia tidak menyangka jika Raka sudah menemukan pilihannya sendiri, sehingga saat mengetahui kabar kembalinya orang tua Maura, kakek berniat untuk menjodohkan mereka.


"Kalau begitu pertemukan Kakek dengan gadis pilihanmu itu!" tutur kakek yang tidak serta merta menerima gadis pilihan Raka. Dia harus menyelidikinya terlebih dahulu jika gadis itu benar-benar memenuhi kriteria.


"Bisakah Kakek mencaritahu tentangnya secara diam-diam saja? kakek bisa meminta orang suruhan Kakek untuk menyelidikinya tanpa diketahui olehnya," tutur Raka yang tahu dengan jelas sepak terjang kakeknya yang punya banyak tangan kanan. Terlebih, dia tidak ingin kakek menyakiti Fely jika kakek tidak bisa menerimanya.


"Kenapa harus begitu?" tanya kakek yang heran dengan keinginan Raka yang aneh.


"Itu karena aku tidak memperlihatkan jati diriku yang sesungguhnya, Kek. Aku ingin dia mencintaiku secara tulus bukan karena aku cucu seorang Wirya Subrata dan seorang direktur dari perusahaan Wirata Grup. Tapi aku memperkenalkan diri sebagai sopir yang sedang direkomendasikan naik jabatan menjadi asisten direktur karena lolos mengikuti tes," tutur Raka mengutarakan yang sebenarnya.


"Hah ... mana mungkin di zaman saat ini ada wanita yang mau menerima seorang sopir, jika dirinya adalah anak orang berada, Raka. Apa keluarganya tahu dan sudah menyetujui hubungan kalian? aku tidak yakin jika mereka merelakan anak gadisnya yang dari keluarga berada hendak dinikahi oleh laki-laki dari kalangan rendahan. Lantas apa yang dia cari darimu jika kamu hanya seorang sopir? bisa jadi tanpa kamu ketahui, sebenarnya dia sudah tahu kalau kamu itu ahli waris dari Wirata Group, makanya dia mau menikah denganmu!" ujar kakek yang tidak yakin dengan hal itu.


"Tidak ..., tidak mungkin, Kek. Aku yakin dia tidak tahu menahu tentang jati diriku yang sebenarnya, aku yakin dia menerimaku karena aku sungguh-sungguh kepadanya dan aku gigih untuk mengubah nasibku dari sopir menjadi seorang asisten, aku yakin dia menerimaku karena kepribadian ku dan bukan seperti yang kakek tuduhkan. Meskipun aku bukan direktur atau pun CEO perusahaan besar, tapi dia tetap menerimaku!" tutur Raka membela diri.


"Baiklah kalau begitu, Kekak akan menyuruh orang untuk menyelidikinya tanpa dia tahu jika sedang dimata-matai. Tapi, ada syaratnya ... kamu harus tetap menemui Maura dan berpura-pura jika kamu belum memiliki pilihan sendiri, kemudian buatlah Maura agar dia tidak menyukaimu, dengan begitu pertunangan kalian akan batal, tanpa Kakek yang harus membatalkannya!" tutur kakek mengungkapkan idenya agar dia tidak malu di hadapan orang tua Maura.


"Tapi, kek itu sangat rumit! bagaimana kalau Maura tetap menyetujui perjodohan ini?" tanya Raka yang merasa sulit dengan untuk menjalankan misinya pada Maura.


"Berusahalah, itu adalah tugasmu!" tutur kakek.


Flashback Off.

__ADS_1


Jam di dinding menunjukkan pukul 22.30. Raka mengecek handphonenya tidak ada pesan masuk. Dibukanya WhatsApp dan memencet nama Fely. Sedang online. Raka terperanjat mengetahui Fely masih online di saat larut malam begini.


Sedang apa dia jam segini belum tidur? gumam Raka di dalam hati.


Raka ingin menelepon tapi takutnya Fely sedang ada urusan sehingga masih terjaga. Dan ketika dia menelepon takutnya malah mengganggu. Akhirnya Raka memutuskan untuk mengirim pesan saja terlebih dahulu.


^^^✉️ me^^^


^^^Sedang apa, Fe? kenapa belum tidur?^^^


Fely is typing...


"Kok lama banget ya ngetik jawabannya?" ujar Raka yang tidak sabar menunggu jawaban Fely yang lebih dari lima menit, tapi belum jg di balas.


✉️ Fely


Habis baca novel online, nih. Up'nya malem-malem banget, jadi bikin baper nunggu kelanjutannya. Kamu sendiri lagi apa? kenapa belum tidur juga?


^^^✉️ me^^^


✉️ Fely


Wkwkwk gombal! kak Reyna gak marah kok, kak Reyna bisa memahami kalau kita hanya korban kesalahpahaman. Tapi, kak Reyna mau kamu segera datang kepada Kakakku dan mendaftarkan pernikahan kita di KUA, jika kamu memang sungguh-sungguh sama aku.


Judulnya Istri Siri Presdir Tampan. 🙈


^^^✉️ me^^^


^^^Tentu Fe, aku pasti akan datang untuk melegalkan mu segera 😍^^^


^^^wah judulnya kenapa bisa pas begitu, tapi sayangnya aku bukan presdir^^^


✉️ Fely.

__ADS_1


aduh aku ini istri ilegal ya?🙈


Kamu memang belum jadi presdir, tapi the next presdir! aamiin.


^^^✉️ me.^^^


^^^😂😂💞💞^^^


^^^Aamiin, bobo gih udah hampir tengah malam.^^^


✉️ Fely.


Oke, good nite 💕💕


^^^✉️ me.^^^


^^^nite too 💘💘^^^


Seusai berkirim pesan mereka pun tidur dengan nyenyak. Ada rasa lega bagi Raka karena orang yang dicintainya juga mencintainya. Itu saja cukup membuatnya bahagia. Karena mencintai adalah tidak merusaknya, menahan diri untuk tidak menyentuhnya ketika belum halal baginya, dan cinta adalah menjaga hati dengan kesetiaannya.


*****


Tiga hari kemudian ...


"Mas Raka, tuan besar menjadwalkan anda untuk bertemu dengan nona Maura. Dan, semua sudah diatur oleh asisten tuan besar. Mereka sudah melakukan reservasi di sebuah restoran Jepang yang berada di pusat perbelanjaan yang sama dengan lokasi diadakannya acara launching produk baru perusahaan Wirata Group. Seusai acara pemotongan pita, anda dijadwalkan makan siang dengan nona Maura di lantai tiga," ujar Bagus asisten Raka.


"Apa? kenapa kakek tidak bilang dulu kepadaku?!" tutur Raka kesal, rencananya hari ini dia ingin pergi bersama mamanya untuk membeli cincin untuk melamar Fely.


"Maaf Mas, saya rasa tuan besar tidak ingin dibantah kali ini, saya tidak bisa membatalkan pertemuan yang dibuat langsung oleh tuan besar," ujar Bagus.


"Ya sudah, Pak. Saya akan datang!" tutur Raka pasrah.


Kakeknya memang selalu memerintah sesuka hati, dan Raka tidak bisa membantah keputusan kakeknya yang terkesan kejam dan semena-mena.

__ADS_1


Raka kemudian segera berangkat menuju pusat perbelanjaan tempat di selenggarakannya acara launching produk baru.


...____________Ney-nna____________...


__ADS_2