Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Only You


__ADS_3

πŸ“ž Raka is calling ...


"Halo assalamu'alaikum," ucap Fely saat mengangkat telepon dari Raka.


"Wa'alaikumussalam, Fe. Sedang apa?" tanya Raka.


Ceklek!


Terdengar suara pintu di buka.


Klek!


"Tadi habis liat TV sama Kak Reyna. Sekarang udah di kamar. Ada apa, Ka?" jawab Fely seraya menutup pintu kamarnya kembali.


"Fe, terima kasih sudah memilih aku buat menjadi pendamping kamu," ujar Raka.


"Iya sama-sama, makasih juga karena kamu datang disaat yang tepat," ujar Fely menanggapi.


"Datang di saat yang tepat? maksudnya? jadi apakah aku orang yang kamu tunggu-tunggu selama dua tahun ini?" tanya Raka yang penasaran tentang alasan Fely belum menikah kembali setelah suami pertamanya meninggal.


"Ishh percaya diri banget deh! cintaku udah tergerus oleh waktu, saat kamu membuatku kecewa dan lebih memilih yang lain," tutur Fely mengungkapkan kekesalannya.


"Jadi dulu kamu cinta sama aku, Fe? terus sekarang enggak gitu? masa sih? mungkin kamu bisa bohong di depanku, tapi kamu nggak akan bisa bohongi perasaanmu, Fe." goda Raka agar suasana tidak memanas.


"Ishh ... au ahh!" jawab Fely malu-malu menutupi perasaannya yang sesungguhnya.


"Estoge ngambek nih!" tanya Raka.


"Enggak, kenapa juga musti ngambek?!" Fely merajuk.


"Ah yang bener itu ngomongnya gitu?" cecar Raka.


"Gitu gimana? biasa aja kali ...."


"Iya deh iya, yang cinta sama kamu itu aku, yang selama ini nungguin kamu itu aku, yang nggak bisa move on dari kamu juga aku!" tutur Raka mengalah.


"Hhhhaha ... ishh, lebay deh!" ujar Fely sekenanya.


"Beneran lah, udah berkata jujur nih masih juga nggak percaya sih! Oh ya, mama suruh nanyain ke kamu, kamu pengen mahar apa dari aku?" tanya Raka.


"Emm ..., terserah kamu yang kasih aja, deh. Apa pun yang kamu berikan akan aku terima dengan hati yang lapang. Buat aku yang terpenting bukan seberapa banyak yang bisa kamu kasih ke aku, tapi yang paling penting buat aku adalah kesungguhan kamu dalam membina rumah tangga, tanggungjawab kamu, dan satu lagi ... jangan buat aku kecewa untuk yang kedua kalinya! Karena aku nggak akan menolerir jika kamu mengulangi hal yang sama," tutur Fely dengan tegas mengungkapkan keinginannya.


"Asal kamu tahu, Fe. Rasa sayangku ke kamu nggak pernah berubah meski terpisah oleh jarak dan waktu, meski kamu menjadi milik orang lain, dari dulu hingga sekarang di hatiku hanya ada kamu. Only you ... Felycia Salsabila!" ucap Raka dengan mantap.


"Hhhhaha ... gombal!" ejek Fely meskipun sebenarnya hatinya tengah berbunga-bunga.

__ADS_1


"Eh, kamu nih nggak percayaan gitu sama aku! beneran nih aku tanya kamu mau request apa buat maharnya? coba sebutin! selama aku bisa, insyaAllah akan aku usahakan buat menuhin yang kamu mau," tutur Raka.


"Uang satu M deh kalau gitu," celetuk Fely asal.


"Uang satu M?" Raka mengulangi perkataan Fely.


"Enggaklah bercanda doang! dibilangin terserah kamu aja, cukup berikan semampunya aja Raka, aku nggak pernah muluk-muluk soal mahar aku terima apapun yang dikasih, yang terpenting buat aku kamu tepatin janji kamu buat halalin aku tepat waktu sesuai yang kamu janjikan ke kakak aku!" tutur Fely menjelaskan.


"Oke insyaAllah aku akan berjuang buat tepatin janji aku semaksimal mungkin. Oh ya, tunggu bentar, Fe!" ucap Raka kemudian suasana menjadi hening. "Kamu dengerin baik-baik, ya!"


Tidak lama terputar sebuah lagu dari seberang telepon.


🎢🎢


Nothing's gonna change my love for you


You ought to know by now how much I love you


One thing you can be sure of


I'll never ask for more than your love


Nothing's gonna change my love for you


You ought to know by now how much I love you


But nothing's gonna change my love for you.


Mendengar lagu Nothing's Gonna Change My Love For You dari George Benson yang terputar dari seberang telepon membuat Fely merasa haru. Lirik lagunya yang berarti sangat dalam dan romantis seolah mewakili perasaan yang saat ini sedang ingin diungkapkan oleh Raka jika rasa cintanya terhadap Fely tidak akan pernah berubah, dan meski kisah cinta mereka tidak mudah, namun kekuatan cinta akan menunjukkan jalannya. Takdir telah mempertemukan mereka kembali.


"Fe, kamu kamu masih di situ, kan?" tanya Raka saat tidak ada tanggapan dari Fely.


"Hmm," hanya itu yang bisa Fely katakan saat tenggorokannya seolah tercekat. Merasa haru saat mengingat akan perjalanan cinta mereka.


"Kenapa diam aja? kamu nggak suka ya sama lagunya?" tanya Raka dengan cemas.


"Bukan gitu! lagunya sweet banget, bikin baper aja! hiks ... hiks ...," ujar Fely dengan sendu sembari menyusut hidungnya yang kembang kempis karena menangis.


"Oh aku pikir kamu nggak suka sama lagunya. Maaf ya aku nggak bermaksud bikin kamu sedih gitu? udah dong jangan nangis," ujar Raka merasa bersalah.


"Nggak kok, justru aku seneng banget dengernya! itu salah satu lagu yang aku suka juga. Tapi barusan kaya mengena banget waktu ngedengernya," tutur Fely dengan sendu, sebab lagunya sangat sesuai dengan kisah mereka.


"Ya udah, jangan nangis lagi dong, nanti hilang cantiknya!" ujar Raka menggoda Fely.


"Apa sih, gombal! udah malem Raka, aku mau tidur dulu, ya?" ujar Fely hendak mengakhiri percakapan.

__ADS_1


"Oke, have a nice dream, Fe!" ujar Raka.


"Iya. Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam."


Sambungan terputus.


Fely berguling-guling di atas tempat tidur merasa senang setelah mendapat telepon dari Raka. Dia tersenyum sembari memeluk guling, tidak menyangka jika Raka berhasil membuatnya semakin jatuh hati padanya.


****


Kediaman Wirya Subrata.


"Tuan, maaf mengganggu. Salah seorang mata-mata suruhan anda meminta bertemu.


"Hmm, suruh dia masuk!" ujar kakek.


"Baik, Tuan." Yahya segera ke luar untuk memanggil seorang mata-mata suruhan kakek.


"Permisi, Tuan!" sapa mata-mata yang diutus oleh kakek.


"Hmm, ada kabar apa tentang cucuku?" tanya kakek.


"Mas Raka kembali melamar gadis itu, Tuan. Mereka akan menikah dalam waktu dekat," tutur seorang mata-mata.


Brakk.


Kakek seketika menggebrak meja yang ada di hadapannya.


"Raka ... rupanya kali ini kamu benar-benar keras kepala dan tidak mau mendengar kata-kataku! terpaksa aku harus mengambil tindakan itu demi menggagalkan pernikahannya, kamu tidak boleh menikah dengan gadis itu, Raka!" gumam kakek sembari menahan amarahnya.


"Yahya!" panggil kakek kepada asistennya.


"Ya, Tuan?" Yahya segera mendekat ke hadapan tuannya.


"Besok pagi segera lakukan rencana yang aku katakan kemarin, ambil semuanya, biar dia tahu bahwa dia tidak mempunyai apa-apa tanpa aku, dan ketika gadis itu tahu jika Raka tidak mempunyai apa-apa lagi, dia pasti akan meninggalkan Raka!" ucap kakek optimis bahwa rencananya nanti pasti akan berhasil.


"Baik, Tuan. Perintah Anda akan saya laksanakan sebaik-baiknya," tutur Yahya patuh.


"Bagus, sekarang ke luarlah!" titah kakek.


"Baik, Tuan," jawab asistennya.


..._________Ney-nna_________...

__ADS_1


__ADS_2