Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Bertemu kembali


__ADS_3

Dua tahun kemudian ...


Fely tengah menyelesaikan tesisnya dan berhasil mendapatkan nilai yang bagus. Dia hanya perlu menunggu untuk wisuda pascasarjananya saja.


Sepeninggal Nabil, usaha kedai kopi milik Nabil yang berjumlah lima outlet itu dikelola oleh adiknya. Begitu juga dengan rumah Nabil ditempati oleh adik dari Nabil atas permintaan Fely. Sedangkan Fely lebih memilih kembali tinggal bersama Abiyu dan Reyna.


Satu tahun setelah kepergian Nabil, ibunya Nabil sempat melamar Fely untuk menikah dengan adiknya Nabil yang hanya terpaut dua tahun dari Nabil dan tiga tahun di atas Fely. Ibunya Nabil menginginkan Fely kembali menjadi menantunya. Adik Nabil pun setuju dengan keinginan ibunya untuk menikahi iparnya tersebut. Namun, Fely menolak secara halus kepada ibu mertuanya itu.


Fely mengatakan jika dia belum siap untuk kembali berumah tangga dan ingin fokus terlebih dahulu untuk menyelesaikan kuliahnya. Sebab, dia merasa belum siap untuk kembali menyematkan sebuah nama lagi di hatinya dalam waktu yang singkat.


Sebenarnya Fely juga merasa trauma untuk kembali menikah. Ada perasaan takut dan kecewa lagi untuk yang kesekian kalinya. Yang pertama saat dia mengetahui jika pernikahan sirinya dengan Raka ternyata tidak sah, di saat dia sudah terlanjur sayang kepada pria itu dan kembali kecewa saat Raka akhirnya lebih memilih untuk menikah dengan wanita lain ketimbang dengan dirinya.


Kedua kalinya dia harus kembali menelan kesedihan saat usia pernikahannya dengan Nabil yang baru berjalan lima hari berumah tangga, telah terpisahkan oleh takdir. Allah telah mengambil suaminya itu untuk selama-lamanya. Pernikahannya yang cukup singkat itu, dengan sekejap telah mengubah statusnya menjadi seorang janda.


Fely sempat merasa takdir seolah mempermainkannya. Kedua kalinya merasakan jatuh cinta pada akhirnya berujung pahit. Hal itu lah yang membuatnya terus menolak pada laki-laki yang datang untuk melamarnya. Dan, memutuskan fokus untuk menyelesaikan kuliahnya.


Malam itu Fely telah menyiapkan segala keperluan untuk menghadiri acara akad nikah Mika besok pagi. Mulai dari baju hijab, tas, dan sepatu yang akan dikenakan besok karena acara akad akan dilaksanakan pagi hari pukul 08.00. Dia harus sudah tiba sebelum acara dimulai untuk mendampingi Mika menuju masjid yang dijadikan tempat akad nikah sahabatnya itu.


Usai menyiapkan keperluannya itu Fely mengambil wudhu, kemudian bergegas tidur.


Fely mulai terlelap dalam tidurnya hingga tiba-tiba dia bermimpi berada di sebuah tempat yang indah seperti taman yang luas dan duduk di salah satu bangku taman itu. Tak berapa lama ada seorang wanita yang mendatanginya dan duduk di sebelahnya. Wanita itu mengulurkan secarik kertas ke hadapan Fely.


"Ambillah dan bacalah, ini untukmu!" ujar wanita itu sembari tersenyum. Kemudian wanita itu pergi begitu saja.


Fely terbangun ketika jam di dinding menunjukkan pukul 03.00 pagi. Dia ingat dengan apa yang barusan dimimpikannya, namun dia tidak ingat siapa yang berada dalam mimpinya itu.


****


"Fe, gimana penampilanku?" tanya Mika yang sedang berdiri di depan kaca, mematut gaun pengantinnya seusai di rias oleh MUA.


"Kamu cantik banget, Mik," ujar Fely sembari tersenyum pada sahabatnya itu.


Kala itu Fely tengah menemani Mika di ruangan transit sebelum akad nikah dilaksanakan.


"Aku gugup banget, Fe. Apa kamu dulu juga segugup ini?" tanya Mika sembari melemaskan jari-jari tangannya.


Fely seketika teringat kembali akan pernikahannya dengan Nabil. Dan, hal itu membuatnya kembali bersedih.

__ADS_1


"Ekhm ... Mik, aku tinggal ke depan sebentar ya? haus pengen cari minum dulu," ujar Fely tanpa menjawab pertanyaan Mika barusan.


"Oke, Fe," jawab Mika seraya memperhatikan Fely yang berlalu pergi dari tempat transit pengantin.


"Astaghfirullah, apa aku membuat Fely sedih ya, raut mukanya terlihat sedih begitu," gumam Mika sendiri seusai Fely pergi.


Tak berapa lama seorang pembawa acara mengumumkan bahwa acara akad akan segera di mulai. Fely segera kembali ke ruang transit untuk mendampingi Mika.


Seusai mempelai laki-laki mengucap qobul, Mika diminta untuk memasuki bagian utama masjid tempat dilaksanakannya akad nikah. Fely dan seorang perempuan dari kerabat Mika mendampinginya menuju ke tempat acara untuk mempertemukan kedua mempelai.


Saat kedua mempelai sudah di satukan dan menjalani prosesi acara lanjutan, Fely mundur dan ikut duduk di antara barisan tamu perempuan yang hadir dalam acara akad nikah tersebut.


Kemudian, di seberang acara inti ada barisan laki-laki dari kerabat dan tamu inti yang datang. Kebetulan saat itu tidak dipasang tabir antara tamu perempuan dan laki-laki, sehingga semua tamu yang menyaksikan acara akad berada di ruangan yang sama tanpa sekat. Hanya tempat duduknya saja yang dipisahkan.


Tanpa sengaja Fely menangkap sosok laki-laki yang duduk tepat di seberangnya. Laki-laki itu duduk di sebelah ayah pengantin pria.


Dan, pada saat yang sama laki-laki itu juga tengah melihat ke arah Fely.


Deg.


Raka! pekik Fely di dalam hati.


Sekian lama tidak pernah bertemu, ternyata sekalinya bertemu seolah menggali kembali kenangan di masa lalu. Ada sebuah ganjalan di dalam hati yang membuat perasaannya tidak baik-baik saja saat bertemu kembali meski sudah dua tahun berlalu.


Sesi acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang di laksanakan di halaman samping masjid secara outdoor. Tamu undangan dipersilakan untuk menikmati hidangan secara prasmanan. Bersamaan dengan itu bagi tamu yang ingin berfoto dengan pengantin dipersilakan untuk naik ke pelaminan secara bergantian.


Sepanjang acara Raka sesekali memperhatikan keberadaan Fely.


Perasaan dari tadi Fely sendirian, di mana suaminya? gumam Raka di dalam hati.


Tiba-tiba ada pesan masuk dari Reyna yang mengabarkan jika ibunya Nabil datang dari Surabaya dan ingin bertemu, akhirnya Fely memutuskan untuk pulang sebelum acara selesai.


Fely kemudian bergegas masuk ke dalam antrian tamu yang ingin berfoto dengan mempelai atau sekedar memberi ucapan selamat. Sebab tidak memungkinkan untuk menerobos antrian begitu saja.


Saat sedang mengantri untuk berpamitan pulang kepada Mika dan suaminya, tiba-tiba seseorang yang dikenalnya menyapa dari arah belakang. Raka berdiri tepat di belakangnya.


"Apa kabar, Fe?" tanya Raka.

__ADS_1


Fely seketika menoleh ke arah Raka dan sedikit merasa terkejut dengan keberadaan Raka yang berada cukup dekat.


"Baik," jawab Fely singkat kemudian beralih menghadap kembali ke depan.


"Sendirian saja, Fe? suamimu tidak ikut?" tanya Raka memastikan.


Fely sedikit terkejut mendengar pertanyaan dari Raka. Fely tidak menduga kalau Raka mengetahui jika dia sudah menikah. Namun, ternyata Raka tidak tahu jika suaminya sudah meninggal.


"Em, iya aku datang sendiri," jawab Fely pada akhirnya, tanpa berbohong atau pun memberitahukan yang sesungguhnya.


Fely pun sesungguhnya sejak tadi juga sempat memperhatikan Raka yang ternyata datang sendirian. Dalam hati Fely bertanya-tanya di mana anak dan istrinya.


Tak terasa ternyata sudah tiba giliran Fely untuk naik ke pelaminan. Fely segera berpamitan dan menyampaikan maafnya karena tidak bisa menemani hingga acara selesai.


Mika memakluminya, namun Mika memaksa Fely untuk berfoto terlebih dahulu sebelum pulang. Tepat di saat itu ayah mempelai pria yang ternyata asisten Raka di kantor meminta Raka untuk berfoto juga.


Suami Mika yang tahu jika keduanya sama-sama tidak memiliki pasangan meminta mereka untuk berfoto di waktu yang sama. Fely yang tidak enak hati untuk menolak akhirnya diam saja. Fely berdiri di samping Mika dan Raka berdiri di samping suami Mika.


"1,2,3 ....," ujar seorang fotografer seraya membidik kameranya pada mereka.


Cekrekk!


Seusai foto Fely langsung berpamitan kepada Mika dan suaminya yang juga alumni di kampus yang sama.


"Mas, yang barusan itu juga single lhoh, Mas. Janda ... belum ada seminggu menikah ditinggal mati suaminya!" tutur suami Mika sembari berbisik di telinga Raka.


Raka seketika membulatkan mata mendengar hal itu seolah tak percaya.


Fely janda! pekik Raka di dalam hati.


Raka memang sudah mengetahui jika Fely sudah menikah, sebab tepat di saat acara akad berlangsung tanpa sepengetahuan Fely, Raka hadir di sana.


Seusai acara Raka mencari tahu lebih detail tentang Fely kepada Mika dan suaminya.


...________Ney-nna________...


Assalamu'alaikum, reader's tercinta DDCP. Neyna boleh nggak sih untuk detik-detik mendekati tamat minta gift dan votenya?

__ADS_1


Buat yang berkenan, Neyna ucapkan terima kasih semoga kebaikan kalian mendapatkan balasan pahala yang banyak dari Allah, dimudahkan rezekinya dan dimudahkan urusannya.


Terimakasih, 🙏💕💕😘


__ADS_2