Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Terbongkar


__ADS_3

Flashback On...


Fely mengambil tempat duduk yang tidak terlalu jauh dari mereka agar bisa mendengar percakapan dua sejoli itu. Fely segera membuka handphonenya dan mengirim pesan kepada suaminya.


✉️ Fely


Mas, aku lagi ada di cafe di dekat rumah yang kamu intai barusan, ada gadis yang ke luar dari rumah itu bersama dengan seorang laki-laki. Sepertinya gadis ini yang kamu ceritakan bernama Yasmine kemarin. Mas ke sini ya, aku kirim lokasinya.


Setelah mengirim pesan kepada Raka, Fely segera mengaktifkan perekam suara dari handphonenya.


Raka yang saat itu baru selesai mengisi bensin di SPBU mengurungkan niatnya untuk melanjutkan perjalanan pulangnya dan memilih menyusul istrinya ke lokasi tempat di mana Yasmine berada.


✉️ Raka


Oke, Sayang. Aku ke sana sekarang.


Setelah beberapa saat merekam pembicaraan mereka, Fely mengirimkan rekaman itu kepada Raka, sembari menguping pembicaraan mereka.


Karena lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah Yasmine, dengan cepat Raka sudah sampai di cafe yang menjadi lokasi pertemuan mereka. Raka masuk dengan perlahan-lahan. Beruntungnya Yasmine duduk membelakangi pintu masuk sehingga tidak mengetahui kedatangan Raka.


Raka kemudian duduk tepat di belakang tempat duduk Yasmine. Sesaat Raka sempat mendengarkan percakapan mereka. Hingga akhirnya Raka menggebrak meja yang berada di hadapan Yasmine dan pacarnya


Flashback Off.

__ADS_1


"Tapi mama kamu nggak nyuruh kamu menikah sama dia kan setelah dia bercerai dengan istrinya?" tanya laki-laki yang bersama Yasmine.


Braakk!


Raka berdiri kemudian berbalik menggebrak meja mereka. Yasmine seketika membulatkan mata saking terkejut dengan sosok yang sedang dibicarakan tiba-tiba muncul di hadapannya.


"M-mas Raka!" pekik Yasmine.


"Kenapa? kamu terkejut lihat aku tiba-tiba ada di sini?" tanya Raka seraya menyunggingkan salah satu sudut bibirnya ke atas seolah sedang menangkap basah pencuri.


"Se-sejak kapan kamu ada di sini, Mas?" Yasmine terlihat pucat dan gelagapan.


"Cepat katakan siapa yang menyuruhmu untuk menjebakku?" seru Raka.


Fely segera berjalan mendekat kemudian berdiri di samping Raka. Fely memutar rekaman suara pembicaraan antara Yasmine dengan pacarnya.


Yasmine terkesiap dengan hal itu. Dia sudah tidak dapat mengelak lagi dengan bukti yang ditunjukkan oleh Fely.


"Ternyata kamu tidak terlalu pandai menipu, jadi jangan mengulangi lagi kebodohan yang sama, cepat katakan siapa yang menyuruhmu!" gertak Raka.


"Aku cuma di suruh sama mama aku, Mas. Tapi, mama aku juga nggak sepenuhnya bersalah. Mama diancam sama kakek mu Mas. Karena mama sudah memperkerjakan kamu, sebagai gantinya aku harus melakukan sesuatu untuk membuat rumah tangga kalian hancur."


"Kakek mu akan menghancurkan perusahaan papaku jika kita tidak menuruti keinginan kakek mu, Mas. Yang jelas aku mohon maaf sebesar besarnya sama kamu, Mas. Aku dan mama nggak ada pilihan lain," tutur Yasmine sembari sesenggukan menangis dan merasa bersalah.

__ADS_1


Mendengar hal itu Raka sangat kesal dengan tingkah kakeknya yang tak henti-hentinya bersikap sesukanya. Padahal kemarin-kemarin Raka sudah mencoba untuk memaafkan kakek dan berusaha untuk mulai memperhatikan kakeknya.


Raka mengepalkan tangannya erat-erat untuk menahan emosinya yang begitu besar. Kali ini kakeknya sudah sangat keterlaluan dan bertindak nekad.


Fely dengan segera menggamit lengan suaminya dan mengusapnya perlahan, ketika melihat kilatan amarah yang begitu besar pada netra suaminya yang sudah memerah dengan tatapan yang tajam. Sudah dipastikan jika suaminya tengah menahan amarah yang begitu besar terhadap kakeknya.


"Mas, tenangkan pikiran mu, ayo kita cari masjid terlebih dahulu untuk salat! sebentar lagi adzan maghrib, kita salat dulu, usai salat aku temani jika kamu ingin menemui kakek mu," tutur Fely dengan lembut. Api harus didinginkan dengan air. Dia tidak ingin suaminya terbakar api amarahnya hingga melakukan hal fatal yang akan berujung penyesalan.


Perlahan Raka menghembuskan napas beratnya. Kemudian mengusap wajahnya dengan tangan kanannya. Setelah itu dia mengangguk kecil pada istrinya.


"Iya, ayo!" ucapnya, kemudian langsung pergi tanpa melihat lagi ke arah Yasmine dan pacarnya yang sejak tadi tengah menunggu reaksi dari Raka dengan harap-harap cemas


Usai melaksanakan salat di masjid Raka dan Fely kemudian pergi menuju ke kediaman Wirya Subrata. Usai memarkirkan mobilnya Fely langsung berlari ke arah suaminya untuk mensejajarkan langkahnya.


"Sabar, Mas. Jangan gegabah!" ucap Fely lirih kepada sang suami.


Melihat kedatangan Raka, Yahya segera menyambutnya.


"Mas Raka, ada yang bisa saya bantu, Mas? maaf tuan besar sedang istirahat," ujar asisten kakek.


"Oh iya, kamu kan sudah seperti kaki dari kakek ku, sekarang katakan ... mengapa kakek ingin aku dan istriku bercerai hingga meminta anak bu Ratih untuk menjebak ku?" ujar Raka dengan penuh penekanan di setiap kata-katanya.


...________Ney-nna________...

__ADS_1


__ADS_2