Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku

Dijodohkan Dengan Cinta Pertamaku
Season2. Kisah Maura


__ADS_3

Maura shock, karena apa yang coba dia tutup-tutupi tercium juga oleh Raka. Maura terpaku, tidak mampu mengatakan sepatah kata pun saat melihat surat kabar yang tercetak dua bulan lalu, yang tersebar di negara tempat tinggalnya di Singapura. Dia tidak mampu menyangkal atau pun membenarkan. Sejenak dia hanya menunduk dan dari sudut matanya mengalir deras air mata yang sempat tertahan.


Tubuh Maura merosot terduduk di lantai dengan isak tangisnya. Terlihat sekali bahwa dia menyimpan kesedihan yang teramat dalam. Kekecewaan nampak terlihat jelas di wajahnya.


"Maaf ...! aku tahu aku salah telah membohongi kalian. Tapi demi Tuhan, aku tidak melakukan ini untuk diriku sendiri. Aku tidak bermaksud untuk menguras uang kekayaan dari kakekmu, Raka. Sungguh, aku hanya ingin mnyelamatkan perusahaan papaku yang terkena imbas dari kebiadaban laki-laki ini!" ucap Maura sembari menunjuk pada gambar laki-laki yang berada di headline news surat kabar yang beredar di Singapura dua bulan lalu.


"Jangan mengada-ada Maura. Kamu ingin menutupi satu kebohongan mu dengan kebohongan yang lainnya, hah?" tanya Raka dengan tersenyum mengejek meragukan setiap perkataan dari mulut Maura.


Maura mendongak melihat ke arah Raka yang berdiri tegak tak jauh darinya. Dengan deraian air mata dia menggelengkan kepala, dan menatap nanar pada netra tajam Raka yang hendak menghakiminya.


"Apa yang tertulis dalam surat kabar ini, aku berani bersumpah atas nyawaku sendiri, bahwa ini tidak benar. Aku bukan pelakor, tapi aku adalah korban! aku diperkosa oleh laki-laki biadab ini, Raka!" tutur Maura tercekat suaranya serak sulit untuk melanjutkan kata-katanya, saat kembali mengingat peristiwa naas yang menimpa dirinya.


Raka terdiam, dari sorot mata Maura mengatakan tidak ada kebohongan saat dia mengatakannya. Maura terlihat seolah-olah menyimpan kepedihan terpendam yang akhirnya meledak saat ini.


"Aku akan memberimu kesempatan untuk menjelaskan jika kamu bersungguh-sungguh kali ini Maura, tolong katakan yang sesungguhnya!" ujar Raka yang merasa ada sesuatu yang terjadi pada Maura.


"Aku berjanji akan mengatakan semuanya padamu sejujur-jujurnya, Raka. Tapi, bisakah kita berbicara di tempat lain? jika menurutmu setelah mendengar pengakuanku kamu ingin tetap melaporkan hal ini pada kakekmu dan membatalkan perjodohan aku pasrah. Aku tahu kamu orang yang berbeda karakter dengan kakekmu, aku memohon belas kasih darimu, Raka. Dengarkan penjelasan ku lebih dulu!" ujar Maura dengan mengiba.

__ADS_1


"Baiklah, keputusanku tergantung dari bobot ceritamu, setidaknya kita bisa mencari alasan lain agar kakek tidak melakukan kekejaman pada keluargamu, meskipun perjodohan ini batal!" ujar Raka menjeda kata-katanya untuk berpikir sejenak. "Aku akan meminta ijin untuk pergi ke luar agar kamu bisa menceritakan hal itu tanpa takut didengar oleh kakekku!" ujar Raka yang akhirnya menuruti keinginan Maura.


"Terima kasih, Raka!" ujar Maura tulus sembari mengusap air matanya.


Raka beranjak pergi ke ruang tengah untuk meminta ijin pada kakeknya dan orang tua Maura untuk membawa Maura jalan-jalan ke luar. Saat melihat Maura cukup menyedihkan seperti itu, seandainya dilihat oleh kakeknya pasti akan menimbulkan pertanyaan. Dan bisa jadi kakeknya akan membatalkan perjodohan saat itu juga jika tahu keadaan Maura yang sebenarnya.


Tapi, naluri kemanusian yang dimiliki oleh Raka cukup tinggi. Dia tidak mungkin membiarkan Maura dan keluarganya terkena imbas kekejaman kakeknya. Terlebih jika sampai kakeknya tahu dia dibohongi dengan keadaan Maura saat ini. Padahal Maura dan keluarganya sebenarnya sedang mendapat musibah dan perlu ditolong.


Mereka kemudian mendatangi sebuah cafe, dan di sana Maura menceritakan semua yang dialaminya kepada Raka.


Flashback On.


Beberapa bulan yang lalu Maura memutuskan untuk membantu mengurus pekerjaan papanya di kantor. Perusahaan milik papanya memenangkan sebuah tender yang diselenggarakan oleh perusahaan besar milik pengusaha muda yang sangat tersohor di Singapura.


Kerjasama terjalin baik hingga CEO dari perusahaan tersebut yang bernama Elvan melihat Maura menggantikan papanya di berbagai acara rapat maupun pertemuan. Elvan mempunyai gelagat yang tidak biasa pada Maura.


Beberapa kali dia berusaha mendekati Maura. Terang saja Maura menolaknya. Bukan hanya karena laki-laki itu bukan tipenya, tapi karena dia sudah mempunyai istri dan seorang anak. Tapi bagi seorang pebisnis sukses yang mempunyai perusahaan besar dan juga memiliki perusahaan cabang di berbagai negara, tentunya tidak heran jika mempunyai beberapa orang istri di dalam hidupnya.

__ADS_1


Sialnya dia menyukai Maura sejak pertama kali melihatnya. Lambat laun dia mulai mengejar cinta Maura dengan berbagai cara hingga melamarnya untuk menjadikan istri ketiganya. Jelas Maura menolaknya. Elvan sakit hati karena mendapat penolakan dari Maura berulang kali, dia tidak menyerah hingga suatu kesempatan pada sebuah acara Maura dijebak olehnya.


Maura bangun dari tidurnya dan menyadari sedang berada di sebuah kamar hotel dengan tubuh polosnya yang tertutup oleh selembar kain putih yang menyelimuti dirinya seorang diri. Maura merasakan ada rasa tidak nyaman dibagian intinya. Maura menangis sejadi-jadinya pada saat itu juga. Dia telah kehilangan harta yang paling berharga baginya sebagai seorang perempuan yaitu kesuciannya. Maura tidak menceritakan hal itu pada papanya. Sebab, Maura takut jika hal itu bisa mempengaruhi kesehatan papanya hingga terkena serangan jantung tiba-tiba, karena papanya memang sedang dalam keadaan kurang baik dengan jantungnya. Maura hanya menceritakan hal itu pada mamanya.


Hati seorang ibu mana yang tidak hancur dengan kondisi anaknya seperti itu. Namun, beliau merangkul Maura agar tetap tegar menghadapi masalahnya.


Maura menyelediki hal itu diam-diam dengan mengutus asistennya. Namun dia tidak bisa menuduh siapa pun sebagai tersangka pemerkosanya. Sebab, Maura tidak menemukan siapa pun di sana. Bahkan bukti rekaman dari kamera CCTV pada hotel itu pun sudah dihilangkan di jam-jam tertentu.


Maura tidak kuat menghadapi hal itu dan takut jika keluarganya tahu siapa yang telah tega melakukan itu padanya. Setelah merusak masa depan Maura bahkan Elvan memutus kerjasama dan mempengaruhi beberapa pihak investor lain untuk mencabut dana investasi ke perusahaan papa Maura.


Meskipun akhirnya Maura bisa menduga Elvan adalah dibalik itu semua, tapi Maura tidak memiliki bukti apa pun tentang kejadian malam itu. Akhirnya Maura tidak bisa menunutut pertanggungjawaban Elvan. Maura pun sejatinya enggan, tidak ingin terjebak dalam pernikahan dengan laki-laki yang sudah beristri dua tersebut.


Maura bertekad untuk menjaga kehamilannya sendiri dan melahirkannya tanpa adanya sosok ayah biologisnya. Maura dan keluarganya dalam keadaan yang sangat tidak baik saat itu, dan memutuskan untuk sementara pulang ke Indonesia. Tanpa di duga, mereka bertemu tiba-tiba dengan kakek Raka, yang dengan spontanitas merencanakan perjodohan antara Maura dengan Raka. Mereka pun langsung menyetujuinya.


Flashback Off.


"Sekarang terserah padamu Raka! jika kamu tidak percaya kamu bisa menyelidikinya sendiri lebih lanjut lagi. Dan surat kabar ini hanyalah akal-akalan Elvan untuk menjatuhkan nama baik keluargaku di kalangan kolega kami, dan tentunya agar aku datang padanya dan mau menyerahkan diri untuk menjadi istri ketiganya!" tutur Maura dengan suara tercekat dengan pedih yang tertahan.

__ADS_1


..._________Ney-nna_________...


__ADS_2