
Bella diam membantu Adi untuk bangun dan menggenggam tangannya "kamu masih mau berjuang kan buat aku, aku janji akan selalu ngabarin kamu aku pergi kemana pun itu. Kita berjuang sama sama buat dapetin hati papih "
Adi langsung memeluk Bella" Aku akan terus berjuang buat kamu apapun itu rintangannya Bell, aku nggak akan pernah menyerah dan aku sebisa mungkin akan meluluhkan hati Ayah kamu, meski dengan cara apapun bahkan jika ayahmu meminta hartaku aku akan memberikannya, aku janji akan selalu berjuang untuk kamu aku tidak akan pernah menyerah " bisik Adi
Bella malah menangis mendengar semua itu, hatinya begitu tenang saat mas Adi berkata akan berjuang untuknya, meskipun apapun itu rintangannya dan dirinya juga akan berjuang untuk membujuk ayahnya agar mau menerima mas Adi.
"Sekarang kamu masuk mobil ya aku yakin papih kamu pasti akan membawa kamu ke rumah kamu yang dulu. Aku nggak akan pernah biarin untuk kamu pergi jauh lagi anak buahku ada di mana-mana dan mereka bisa memantau ke manapun kamu pergi jadi tenang saja, meskipun kau pergi ke ujung dunia aku pasti akan menyusul sayang "
"Bella cepat masuk " teriak papihnya.
Dengan tak rela mereka melepaskan pelukan itu, dengan lunglai Bella masuk kedalam mobil, dan semua orang yang menghalangi jalannya tadi langsung menyingkir.
__ADS_1
"Bell yang sabar ya" ucap Rizki sambil mengusap rambut Bella.
Bella hanya bisa menganggukan kepalanya saja, rasanya lemas sekali hanya untuk berbicara saja.
***
Benar saja mereka pulang kerumah lama, Bella tanpa menghiraukan papihnya langsung saja naik kelantai atas, masuk kedalam kamarnya diikuti oleh Rizki.
Bella mengelilingi kamarnya tak ada yang berubah semuanya sama, "Bell kamu gak apa apa kan " tanya Rizki
Rizki mengambil foto Bella dan juga Alvaro yang pasti terpajang disana lalu duduk bersebelahan dengan Bella.
__ADS_1
"Mungkin ini adalah ketakutan terbesar Ayah kamu, kamu tahu sendiri kan gimana mantan suami kamu itu dulu ayah kamu tuh nggak mau sampai kamu terjebak lagi dan mendapatkan perlakuan yang sama, ayah kamu tuh cuman takut aja Bell kamu harus bisa kuat dan hadapi semua ini gimana caranya kalian berdua bisa luluhin hati Ayah kamu mungkin ini ujian buat kalian"
Bella tak menjawab, Bella malah membaringkan badannya dan diam menatap langit langit kamarnya yang berwarna biru, memang dulu sengaja dirinya mencatnya agar beda saja dari yang lain.
Rizki yang sedang melamun juga dikagetkan dengan suara dering ponselnya dengan cepat Rizki membuka pesannya. Ada seseorang yang meminta tolong padannya.
"Bell aku keluar dulu ya, kamu siap siap ya akan ada kejutan buat kamu "
"Maksudnya Ki "
"Udah pokoknya siap-siap yang cantik ya akan ada sebuah kejutan pokoknya kamu bakal suka deh dan kamu juga bakal ceria lagi kayak semula, oke aku mau persiapin semuanya dan juga buat papi kamu nggak tahu udah-udah kamu cepat mandi luluran maskeran pokoknya dandan yang cantik, jangan bikin aku malu aku akan bantu apapun itu semampuku "
__ADS_1
"Hah Ki apaan sih "
Tapi Rizki terlanjur pergi dan Bella yang tak bisa mengejar Rizki akhirnya hanya diam saja.