Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 156 Aku tahu siapa itu


__ADS_3

"Kalian semua istirahat dulu ya nanti besok kita langsung pulang sekarang kita menginap dulu saja di hotel kita harus memulihkan dulu tenaga kita masing-masing"


"Baik tuan " ucap mereka serentak


Adi berjalan kearah kamar dirinya dan juga istrinya lalu menutup pintunya dengan perlahan, Adi bergabung bersama sang istri mengusapnya dengan sayang


"Aku berjanji tidak akan membawamu dalam situasi ini lagi, seharusnya aku menolak saat kau ikut. Seharusnya aku tidak membiarkanmu ikut untung saja kita semua selamat sayang, aku tidak tahu kalau kita tidak selamat apa yang akan terjadi bagaimana dengan anak-anak kita nanti"


Adi menciumi wajah istrinya dengan bertubi tubi, lalu tiba tiba Adi mendengar ada suara dibalik pintunya ada apa ini, dengan cepat Adi memangku sang istri dan masuk kedalam ruangan sebelah


Berbarengan dengan Adi masuk ada orang yang masuk juga, mereka langsung menembaki tempat tidur Adi, yang tadi sudah Adi buat seperti ada orangnya dengan menumpuk bantal.


Bella yang tadi tertidur langsung terbangun dan akan berteriak dan Adi membekap mulut sang istri yang akan berteriak itu, untung saja pas waktunya.


"Shut sayang, ada penjahat kau diam disini "


Adi mendudukkan istrinya dan melihat keadaan, mereka menyingkap selimutnya dan mengumpat.


"Sialan tak ada orangnya "


Adi langsung membidik mereka dan menembaki mereka semua dengan membabi buta, ada 5 orang, dan setelah mereka semua sekarat Adi langsung menghampiri kelima orang itu.


Mengambil sebuah pin dari baju salah satu dari laki laki itu dan tersenyum lebar " kau tak akan bisa membunuhku, ternyata kau ingin bermain main dengan ku "

__ADS_1


Dor Adi menembak orang yang memegang kakinya pas di kepalanya " mas mereka siapa "


"Tenang sayang mereka bukan siapa siapa, kau boleh tidur lagi sayang kita pindah sekarang "


Bella yang tak mau bertanya tanya lagi hanya bisa menganggukan kepalanya dan ikut bersama suaminya yang sudah menarik tangannya keluar dari kamar itu.


"Tuan ada apa " ucap Zack yang panik


"Tidak ada apa-apa saja kenapa kau bangun Zack. Sudah aku bilang kan kau harus istirahat sudah biarkan saja mayat-mayat mereka tertidur di kamar itu mungkin mereka ingin beristirahat di tempat yang nyaman"


Adi membuka pintu yang ada didepannya dan menutupnya kembali, sedangkan Zack sendiri dia melihat orang yang dimaksud tuanya.


Ternyata mereka semua sudah menjadi mayat. Baiklah nanti kita urus besok pagi lebih baik sekarang beristirahat saja, Zack menutup pintu itu dan menguncinya jangan sampai ada orang yang tahu kalau di dalam sini ada mayat bisa-bisa mereka akan melaporkan kepada polisi dan semuanya akan ribet.


***


"Tidak akan sayang mereka tidak akan pernah kembali lagi kau bisa tidur dengan nyenyak, ayo aku akan menidurkan mu. Kau pasti sangat lelah sekali maafkan aku ya, mereka sudah mengganggu tidurmu yang nyenyak itu semuanya akan baik-baik saja sayang"


Adi menuntun sang istri dan membaringkannya dengan sangat perlahan, menyelimutinya dan mengeloninya. " tidur sayang, aku akan disampingmu "


"Iya mas kau juga tidur ya "


"Iya sayang aku akan tidur sekarang "

__ADS_1


***


Bella dan juga rombongan sudah sampai dirumah dengan cepat bella segera melangkah pergi ke kamar anak anaknya sedangkan Adi sendiri dia malah pergi ke ruangannya.


"Sayang anak anak ku " teriak Bella


Sera yang sedang memangku Cempaka langsung menyimpannya lagi dan menundukan kepalanya " maafkan saya nyonya, saya hanya ingin membantu Rizki saja dari semalam anak anak menangis. Apakah kita bisa bicara nyonya "


"Baiklah kau ingin bicara apa "


Bella melangkah kearah anak sulungnya dan memangkunya, menciumi pipinya yang gembul dia sudah wangi sekali sedangkan Rizki dia masih sibuk memakaikan pakaian pada Aksa.


"Aku ingin minta maaf Nyonya aku sungguh minta maaf karena akan membuatmu kecewa karena akan menghianatimu, sungguh aku minta maaf aku tidak akan melakukan itu lagi tolong maafkan aku dan aku ingin membantu Nyonya untuk mengurus anak-anak tolong jangan diamkan aku seperti ini nyonya aku tidak bisa jika terus didiamkan seperti ini, aku tidak akan pernah melakukan itu lagi aku janji padamu Nyonya aku bersumpah"


Bella masih diam mengusap ngusap tangan Andaru dan menciuminya " apa yang aku akan dapatkan jika kau berkhianat lagi padaku, aku tidak mungkin bisa menerimamu lagi dengan cepat kau sudah menghianatiku, kau sudah membuatku kecewa Sera, aku dari awal sudah percaya padamu aku memberikan sebuah kepercayaan yang begitu besar padamu, tapi kau dengan cepat menghianatiku karena kau adalah temannya Serena hanya kalian berteman kau bisa melepaskannya dengan gegabah dan membuat aku kecewa sampai nanti"


"Jika sampai aku melakukan itu lagi jika aku sampai mengecewakanmu lagi kau boleh membunuhku. Kau boleh membunuh seluruh keluargaku. Kau boleh melakukan itu aku bersumpah tidak akan pernah menghianatimu lagi, aku tidak akan pernah terkecoh oleh apapun lagi aku hanya merasa kasihan melihat Serena dikurung seperti itu, teman masa laluku yang dulu sangat dekat denganku. Sungguh aku tidak tahu awal cerita hubungan kalian berdua. Aku tidak tahu yang sebenarnya aku minta maaf"


"Aku akan memberikan satu kesempatan lagi padamu, tapi jika kau kembali mengecewakanku lagi maka anak-anak panti yang sekarang akan aku bunuh aku tidak akan melihat siapa dirimu dan aku tidak akan melihat siapa suamiku dan aku tidak akan pernah melihat siapa mertuaku, kau ingat aku bukanlah Bella yang dulu lagi mungkin dulu aku tidak akan berani membunuh orang lain, tapi sekarang aku berani ini semua untuk keluargaku. Aku tidak mau ada penghianat lagi di rumah ini aku akan memberikanmu sebuah tugas jika sampai ada seorang pengkhianat di rumah ini maka satu anak di panti asuhanmu akan mati bagaimana kau bisa menjaga keamanan di rumah ini dengan baik Sera "


"Baik nyonya aku akan melakukannya aku akan menjaga rumah ini, dan aku menjamin tidak akan ada pengkhianat dan jika sampai ada dan aku tak bisa menanganinya kau bisa melakukan apa yang tadi kau katakan "


"Baiklah deal "

__ADS_1


Bella dan juga Sera bersalaman, mereka sudah membuat sebuah perjanjian dan Bella tak akan menyia nyiakan semuanya, sebenarnya dirinya tak akan membunuh anak panti bila ada pengkhianat dirinya hanya menakut nakuti Sera saja, tak mungkin kan dirinya sekeji itu pada anak kecil dirinya juga punya anak, dan dirinya tak mau karma nanti datang pada anak anak tersayangnya ini.


Biarkan Sera belajar kembali, belajar untuk tidak langsung percaya dengan orang yang dia kenal.


__ADS_2