Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 71 Sudah tahu tadi awal


__ADS_3

"Cari keberadaan ayahnya Bella "


"Nama ayahnya siapa tuan besar "


"Rey "


Sekarang tuan Anggabaya sedang ada di ruangan bawah tanah dan hanya dirinya saja yang tahu tentang ruangan ini, dirinya memang sengaja menyembunyikan semuanya dari Adi dan sekarang sudah ada yang tahu orang kepercayaannya bernama Johan.


Dia sudah lama bekerja dengannya" kau setelah mendapatkan alamat rumah dari Rey langsung bawa Bella pergi malam ini juga Bella harus pergi dari samping Adi, ingat malah ini kau harus membawa anak dan ayah itu pergi jauh dari Adi jangan sampai Adi mengetahui keberadaan mereka "


"Baik tuan saya akan melaksanakan semua perintah dari tuan, saya akan mencarinya sekarang juga "


"Baik waktunya tak banyak segera lakukan "


Johan menganggukan kepalanya dan pergi dari hadapan tuannya setelah berpamitan tentunya. Tuan Anggabaya membuka berangkas yang ada paling pojok memasukan beberapa gepok uang untuk Bella dan sang cucu nanti.


Dirinya tak mau membuat hidup Bella sengsara, dirinya tidak mau Bella malah jadi hidup luntang lantung setelah keluar dari rumahnya.


"Apa lagi yang belum aku masukan, em aku harus pergi ke kamar "


Ayah Anggabaya membawa tas kecil itu dan saat akan naik kelantai atas malah bertabrakan dengan Adi, Adi mengambil tas itu dan memberikannya pada sang ayah.


"Ini ayah, kenapa ayah sepertinya buru buru "


"Ayah sedang mengurus pesta ini agar berjalan dengan lancar, ayah masuk kamar dulu "


"Baik ayah "


Adi sama sekali tak curiga dengan ayahnya, karena ayahnya pun tak mencurigakan bagi Adi, Adi malah menemui Zack.


"Bagaimana semuanya sudah selesai "

__ADS_1


"Sudah tuan, apa yang tuan inginkan sudah aku siapkan, semuanya bahkan tempat romantis yang tuan mau sudah aku siapkan "


"Baiklah orang suruhan Ziva sudah sehat kembali kan kita akan menyiksanya lagi sekarang "


"Sudah tuan "


"Baguslah, kau bekerja dengan baik aku akan memberikan mu bonus "


"Terimakasih tuan "


Adi hanya menepuk bahu Zack saja lalu pergi meninggalkan Zack.


**


Ayah Anggabaya mengambil beberapa berkas dan memasukannya juga kedalam tas itu, "Apakah ini akan cukup untuk Bella dan cucuku, apalagi yang harus aku berikan pada anak dan cucuku itu "


Ayah Anggabaya lalu menulis sebuah surat untuk Bella, ini adalah surat yang akan membuka segalanya, mungkin Bella akan sakit hati saat membaca ini, tapi ini akan lebih baik untuk Bella.


Agar Bella tak menemui orang itu lagi, agar Bella memutuskan hubungan saja dengan orang itu. Orang itu bukanlah orang baik, orang itu adalah orang yang telah membuat Bella terjebak dengan Adi.


Lalu kembali tuan Anggabaya memasukan sesuatu yang berharga untuk dirinya, untuk istrinya juga, Bella yang pantas mengunakan ini. Dirinya begitu menyayangi Bella meskipun baru bertemu beberapa bulan.


Bella anak yang baik, mudah bergaul, dirinya yakin Bella akan sukses nanti dikemudian hari, Bella anak yang pintar.


Ayah Anggabaya mengambil pakaian favorit sang istri dan segera pergi ke kamar pribadi sang istri yang sekarang ditempati oleh Bella.


Setelah mengetuk pintu dan mendengar Bella yang mempersilahkan masuk ayah Anggabaya segera masuk dan melihat Bella yang sedang makan buah buahan.


"Ayah mau "


"Tidak nak kau habiskan ya "

__ADS_1


Ayah Anggabaya duduk berhadapan dengan Bella dan memberikan pakainnya " ini adalah pakaian kesukaan istriku, gaun ini begitu cantik dan kau juga pasti akan cantik saat memakai gaun ini, pakai ya nak "


Bella mengambil gaun itu dan mengusap gaunnya " bagus sekali ayah gaunya, apakah tak masalah aku memakainya"


"Tentu tak masalah nak, ayah yang meminta bukan dirimu yang meminta "


Bella tersenyum senang mendekati ayah Anggabaya dan memeluknya dari samping " aku begitu bahagia ayah, aku senang ada disampingmu, aku pasti tak akan pernah pelupakan kebaikan mu ayah "


"Ayah pun begitu, ayah seperti mempunyai anak perempuan, apalagi saat mengetahui kalau kau adalah istrinya Adi ayah senang, tapi waktunya sekarang tak tepat. Buatlah Adi menyesal karena dahulu telah memperlakukan mu dengan tak baik "


Bella melaskan pelukannya dan menatap ayah Anggabaya " ayah tahu "


"Tentu ayah tahu, apa yang tak ayah tahu, ada mata mata disana ayah menyimpan seseorang disana, apapun yang Adi lakukan ayah tahu, ya memang sebenarnya ayah sudah tahu Adi menikah dengan mu tapi ayah ingin mendengar dari Adi sendiri dan dirimu, ayah tadi pura pura kecewa pada Adi agar dia sadar apa yang dia lakukan tak baik, dia sungguh tak menghargai ayah "


"Ternyata selama ini ayah tahu, kalau begitu aku tak usah pura pura menjadi istrinya kak Zack "


"Tentu seharusnya tak usah nak, ayah akan mengurus yang lain dahulu ya, kau segeralah bersiap Sera akan membantumu nak, dia pintar berdandan dan dia yang akan mendadani mu nak. Ayah sedang menunggu Johan yang mencari papihmu, sebentar lagi papih mu akan ketemu dan kalian berdua akan bertemu. Ingat jangan berbicara apa apa pada ayah mu kalau aku yang membantumu, biar aku nanti yang menjelaskannya nak. Suatu saat aku akan menemuimu "


"Sekali lagi terimakasih ayah, sungguh aku tak tahu harus membalasnya dengan apa, aku tak punya apa apa untuk membalas kebaikan ayah "


"Tak usah kau pikirkan yang terpenting adalah kau selalu ingat dengan ayah, dan jaga anak mu baik baik juga ya. Ayah tahu kau masih belum siap untuk jadi ibu, tapi ayah yakin kau akan bisa mengurus anak yang sedang kau kandung, jika ayah tak membantumu dan kau memberikan anak ini pada Ziva, masa depannya akan hancur ini sudah keputusan ayah untuk membantumu untuk melepaskan dirimu dan anak mu, Ziva bukanlah perempuan baik-baik nak "


Kembali Bella hanya bisa memeluk ayah Anggabaya yang begitu baik dan perhatian padanya, sungguh dirinya sangat bersyukur sekali. Keputusannya pun sudah mutlak dan tak akan bisa diubah lagi.


***


"Adi lihatlah apakah bagus pakaian ini digunakan olehku"


Adi hanya menatap sekilas dan menganggukan kepalanya" ini pakaian mu, aku sudah membeli yang sangat cocok dengan warna pakaian ku, kau tahu aku kesulitan mencarinya karena kau juga susah untuk ku ajak pergi belanja pakaian"


Adi masih saja diam, dan memikirkan bagaimana hubungannya dengan Bella, dirinya harus membuat Bella menjadi satu satunya dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyingkirkan Ziva, dirinya sudah muak dengan istrinya.

__ADS_1


Tapi tak mudah menyingkirkan Ziva karena dirinya sudah membuat surat perjanjian dengan kedua orang tuanya Ziva dan juga ibunya sendiri.


Dirinya tak bisa menceraikan Ziva kalau Ziva tidak selingkuh atau mencelakai dirinya.


__ADS_2