
Bella masih saja setia menunggu Adi kembali, sudah melihat jam sudah mondar mandir tapi Adi tak ada, dia tak pulang pulang " kenapa lama padahal pengen tinggal hap tapi malah gak ada "
Bella segera membuka pintu kamarnya dan berjalan kearah luar kamar, dia berkeliling dan menengok kearah kaca tapi sepi hanya ada beberapa orang yang berjaga, apakah harus seperti itu.
Saat Bella akan naik kelantai atas malah mendengar suara mobil datang, dengan cepat Bella berlari dan membuka pintu " Masss "
Bella berlari kearah Adi dan memeluknya lalu melepaskan pelukannya saat merasakan ada yang berjalan di jaket suaminya.
"Ihh kok banyak semut sih, dan rambut kamu kenapa berantakan "
"Gak apa sayang, gak kenapa napa sayang, ayo masuk, ini aku sudah bawa buah mangga muda yang kamu mau"
Adi segera mengandeng tangan istrinya untuk masuk kedalam rumah, sedang kan Zack dibelakang terus saja menahan senyumnya, sungguh pengalaman pertama dirinya dan juga tuannya mengambil mangga dan akhirnya malah dikejar kejar.
Zack langsung mengingat kembali saat tuannya berlari dengan terbirit birit.
flashback on
Saat tadi Zack lari kearah mobil dan meninggalkan tuannya, Adi langsung loncat dari pohon itu tanpa melihat kiri kanan. Tapi saat dia berlari malah dia dikejar oleh orang gila sepertinya karena membawa membawa kayu dan mengejar Adi, bahkan orang gila itu sampai memukul Adi beberapa kali.
"Ini apa apaan kenapa kau tiba-tiba memukulku ya aku mengaku aku sudah mencuri tapi jangan seperti ini, jangan kau pukuli aku, "
"Kau kau kenapa tinggalkan aku. Kau ke mana ke mana kenapa tinggalkan aku, aku menunggumu "ucap orang gila itu sambil memukulin Adi.
Adi segera merebut kayu itu dan melemparnya lalu orang gila itu meloncat dan menjambak rambut Adi beberapa kali. Zack yang masih ada di dalam mobil di hanya tertawa terpingkal-pingkal melihat tuannya dikejar oleh orang gila dan dijambak-jambak seperti itu. Tapi dia langsung sadar kalau dirinya terus seperti ini dan tidak menolong bosnya bisa-bisa gajinya dipotong.
Dengan cepat Zack jalankan mobilnya dan menyuruh bosnya untuk masuk. Adi sampai mendorong orang gila itu dan langsung loncat masuk ke dalam mobil lalu menutup pintunya.
"Kau ini Zack kenapa kau meninggalkanku kenapa kau tidak tunggu aku, kenapa kau langsung masuk ke dalam mobil aku kira yang memergoki kita adalah orang yang punya rumah ternyata orang stress lihat rambutku berantakan badanku juga sakit karena dipukuli oleh dia"
"Aku kaget Tuan makanya aku langsung lari maaf tuan. Ya sudahlah yang terpenting kita sudah mendapatkan mangga mudanya lihat aku sudah membawanya tuh ada di belakang dan kita sekarang bisa pulang tuan, nona Bella pasti akan senang sekali "
"Ya tapi penampilanku begitu berantakan dan kacau, kau lihat aku seperti orang gila "
"Tak apa Tuan yang penting istri senang"
__ADS_1
Adi hanya mendengus dan merapikan pakaiannya, Zack langsung menjalankan mobilnya untuk segera pulang sebisa mungkin dia menahan tawanya, sungguh membayangkan Tuan yang dikejar-kejar sambil dipukuli begitu sesuatu yang baru pernah dirinya lihat.
Apalagi dijambak seperti itu, bos mafia kalah oleh orang gila ada ada saja memang, orang tergalak dan tergarang tapi hanya karena untuk memenuhi apa kemauan nona Bella menjadi lemah dan mau mau saja.
flashback of
"Apakah kau baik-baik saja Zack aku tadi menyuruhmu untuk mengambil garam"
"Ehh iya tuan sebentar"
Zack segera mengambil garam,gula pasir pisau dan baskoms tak lupa diberi air sekalian saja pasti buahnya harus dicuci dulu kan, nggak mungkin kalau langsung makan, kan masih ada getahnya dan kotor. Semuanya siap Zack langsung menyimpannya di meja makan dan Adi dengan cepat mengupas buah itu tak lupa dicucinya dulu buah itu lalu memotongnya kecil-kecil dan memberikannya pada Bella.
Dengan senang Bella mengambilnya dan mencocolkannya ke garam itu, Adi melihat ekspresi Bella tapi seperti sangat menggiurkan membuat Adi dan juga Zack melongo melihat ibu hamil yang dengan lahap memakan buah itu sambil dicocokan ke garam.
"Sayang jangan terlalu banyak garamnya"
"Tapi ini enak coba kau makan ini enak sekali mas "
"Jangan banyak banyak sayang makannya tak baik kau memakannya dengan garam lebih baik gula " Adi segera menggantinya dan Bella hanya iya iya saja dan kembali makan buah manga mudanya.
Adi dan Zach saling pandang dan mengambil satu potong buah mangga itu dan mencocolkannya ke garam cukup enak, Zack lalu meminta gila pada Bella dan dia melanjutkan kembali dengan mencocolkannya ke gula. ternyata enak ya manga hasil nyolong rasannya sangat berbeda.
Pagi-pagi Bella sudah merasakan mual dia yang baru saja bangun tidur langsung berlari ke arah kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya. Adi yang mendengar dengan cepat bangun dan berlari ke kamar mandi meskipun masih sedikit pusing tapi sekuat tenaga dia menghampiri istrinya yang sedang muntah-muntah dan memijat tengkuknya.
"Kau baik-baik saja kan sayang"
Bella hanya menganggukan kepalanya dengan lemah Adi langsung memangkunya dan mendudukkannya di tempat tidur "sebentar aku akan mengambilkan teh hangat untukmu ya kau tunggu di sini jangan kemana-mana"
Lagi-lagi Bella hanya mengangguk saja dan dia kembali membaringkan tubuhnya dan mengusap ngusap perutnya.
Adi tak lama kemudian datang dengan teh hangat itu dan membantu Bella untuk kembali duduk Bella dengan cepat meminumnya dan hangat perutnya, sudah agak enakan.
"Kita ke dokter sekarang ya sayang kita periksa kita cek semuanya"
"Besok saja aku ingin beristirahat aku ingin tiduran aku lemas dan tak ingin ke mana-mana"
__ADS_1
"Hanya sebentar ya sayang, kita pergi sebentar saja"
"Hemm baiklah "
"Ya sudah aku akan bersiap-siap dulu kamu tunggu di sini ya"
"Hemm "
Adi dengan kilat segera membereskan mandinya dan juga memakai pakainnya, lalu membantu Bella untuk berganti pakaian, dan satu lagi Bella dipakaikan rambut palsu dan wajahnya juga didandani.
"Kenapa aku harus memakai rambut palsu seperti ini "
"Shut ini demi keselamatan mu "
"Harus kah "
"Ya sayang harus "
Bella kembali pasrah dia segera bangkit sambil dibantu Adi lalu turun kebawah "kalian mau kemana"
"Kita mau ke dokter Ziva, apakah kau ingin ikut"
"Tentu Adi aku ingin ikut aku ingin melihat anakku bagaimana perkembangannya di perut perempuan itu, aku tidak mungkin kan diam terus-menerus di rumah seperti ini"
"Dia punya nama Ziva, dia Bella bukan perempuan itu. Segera bersiap aku dan Bella sarapan dulu"
"baiklah Bella namannya Bella "
Ziva segera masuk ke dalam kamar dengan hati yang begitu senang lalu menghubungi Zea "Zea sekarang aku Adi dan juga perempuan itu akan pergi ke rumah sakit kau laksanakan rencananya sekarang ingat perempuan itu harus mati"
"Ya tentu aku akan melaksanakan semua apa yang kau mau, tapi kau juga harus memancing Adi untuk pergi dari hadapan perempuan itu agar kita leluasa untuk membunuh perempuan itu, tidak mungkin kita membunuhnya di hadapan Adi bisa-bisa kita yang kalah"
"Itu hal gampang aku bisa mengaturnya kau hanya perlu memerintahkan orang-orang itu untuk secepatnya membunuh perempuan itu, aku sudah muak dengannya kau tahu Adi bahkan tadi malam tidak tidur denganku "
"Baiklah itu semua akan aman suamimu akan kembali lagi"
__ADS_1
"Sip aku suka itu"
Ziva segera menganti pakaiannya sambil bersenandung, dia begitu senang dan bahagia sekali hari ini dirinya akan menjadi istri satu satunya.