
Mereka sudah ada di bandara untuk mengantarkan Andaru dan juga Bianca. Andaru memeluk satu persatu keluarnya dan terakhir pada Cempaka yang diam saja.
Andaru langsung saja memeluk Cempaka dengan erat"Terimakasih untuk hari-hari yang telah kamu berikan, aku bahagia bisa mengenalmu mencintaimu dan sekarang aku harus melupakan itu semua. Aku pergi bukan karena kamu datang kerumah, menjadi adikku bukan, aku hanya ingin melupakan semua tentang kita, semua tentang perasaan aku sama kamu"
"Tolong kamu disini sama Aksa baik-baik jangan tinggalin mamah sama ayah apapun yang terjadi. Aku akan pulang setelah aku bisa melupakan perasaan ini sama kamu dan bisa menganggap kamu sebagai adikku sendiri, tidak ada perasaan lebih sedikitpun"
Cempaka mengusap air matanya yang mengalir "Semoga kamu betah disana bersama Bianca, aku akan baik-baik saja disini bersama Aksa, mamah dan juga ayah. Aku bahagia menjadi bagian keluarga kalian "
Cempaka melepaskan pelukannya, menatap wajah Andaru cukup lama. ingin menatap wajah itu untuk dirinya simpan didalam memorinya, kalau dialah laki-laki pertama yang membuatnya jatuh cinta.
Tapi mereka tak akan bisa bersatu sampai kapanpun karena hubungan darah. Cempaka menarik nafasnya dan tersenyum pada Andaru, lalu berjalan kearah mamahnya.
Andaru tersenyum masam melihat tingkah Cempaka, Andaru dan juga Bianca segera pergi mereka berdua melambaikan tangan, dibalas oleh keluarganya.
Bella disini sudah menangis sesegukan, masih tak siap untuk ditinggalkan tapi mau bagaimana lagi. Ini demi kebaikan anak-anaknya juga kan.
__ADS_1
...----------------...
Andaru menatap keluar jendela, mengigat setiap apa yang dilakukan oleh dirinya dan juga Cempaka. Tak menyangka kalau meraka adalah saudara kembar.
Dirinya selalu berdoa dan bertekad bulat untuk melupakan perasaannya pada Cempaka. Melupakan semuanya, semoga saja perjuangannya tak sia-sia.
Semoga saja dirinya bisa melupakan Cempaka dan tak menyimpan rasa cinta yang berlebihan. Dirinya harus bisa. Karena semua ini demi kebaikan keluarga besarnya.
"Andaru kamu baik-baik saja "
"Iya aku akan terus mendukungmu Andaru, aku yakin kamu bisa "
Bianca mengenggam tangan Bianca, mereka saling diam tak banyak bicara lagi.
...----------------...
__ADS_1
Cempaka diam dikamar Andaru menatap semua barang Andaru "Aku tahu kamu sulit untuk melupakanku, tapi aku juga akan belajar untuk melupakanmu. Semoga kita berdua di sini bisa berjuang untuk melupakan satu sama lain dan bisa seperti saudara-saudara yang lain "
Cempaka membaringkan badannya dan memeluk guling Andaru "Aku akan sangat merindukan mu Andaru. Aku akan melupakan semuanya dan nanti saat kita bertemu kita akan seperti saudara lainnya aku percaya itu "
Cempaka mencoba untuk tersenyum, melupakan memang sulit tapi itu adalah jalan satu-satunya untuk mendapatkan keluarga yang utuh kembali. Mungkin jika tahu dari awal kalau mereka berdua adalah saudara kembar mungkin hal ini tidak akan terjadi.
Tapi kita tidak pernah tahu kan jalan Tuhan itu akan seperti apa, maka kita sebagai manusia hanya bisa mengikutinya dan sekarang dirinya harus bisa melupakan segalanya dan menjalani hidup, tidak boleh ada kata cinta atau sayang yang berlebihan pada saudara sendiri cukup sayang antara adik dan kakak saja.
Aku Cempaka akan melupakan segalanya, semuanya tentang kisahku dan juga Andaru mungkin Andaru tidak tahu kalau sebenarnya aku juga mencintainya, tapi aku tidak mau makin membuatnya berat dan bertahan untuk memperjuangkanku.
Karena itu tidak benar memperjuangkan seseorang yang salah malah akan lelah, apalagi memperjuangkan adiknya sendiri hanya untuk sebuah cinta.
Ku akhiri cerita ini sampai disini, semua sudah selesai, kasus itu selesai. Maka ceritaku pun akan selesai dan sekarang tinggal menatap kembali hidupku.
...Tamat...
__ADS_1
Terimakasih untuk semuanya yang selalu baca dan dukung terus. Makasih untuk semuanya.