
"Bella sayang "
Untung saja Adi dengan cepat menangkap tubuh istrinya namun dengan cepat juga ayahnya Bella memangku anaknya.
"Tolong tuan biarkan saya yang membawa Bella tuan saya janji tak akan kasar "
Ayah Bella hanya diam tak berbicara "Tuan boleh satu mobil dengan saya. Tuan bisa memantau gerak-gerik saya, saya tidak akan membawa kabur Bella lagi, saya tidak akan pernah memutuskan apapun tanpa persetujuan dari anda"
Ayah Bella akhirnya yang tidak mau bertengkar dengan Adi dengan melihat keadaan Bella yang seperti ini akhirnya luluh. Adi langsung memangku tubuh Bella dan membawanya ke dalam mobil diikuti oleh ayahnya Bella juga dan Zach segera menyetir mobilnya untuk pergi ke rumah sakit.
Alvaro yang masih ada di sana hanya bisa diam dengan kecewa ternyata Bella sudah jatuh cinta pada laki-laki itu, pada laki-laki yang telah menculiknya dan membuatnya harus terikat dengan laki-laki itu, apakah kisah cintanya harus seperti ini apakah kisah hidupnya harus seperti ini.
Sudah ayahnya tidak bicara menikah dengan temannya, sekarang pacarnya sendiri Bella malah mencintai laki-laki lain, ya memang dirinya salah waktu itu telah memutuskan Bella dengan sepihak tanpa mendengar penjelasan Bella atau tanpa mendengar ucapan dari Bella.
Sekarang dirinya sangat-sangat menyesal kalau saja dirinya tidak memutuskan Bella mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi, Bella akan tetap mencintainya dalam keadaan apapun dan dirinya juga akan menerima Bella dalam keadaan apapun itu.
"Al lo yang sabar kita pulang aja ya" ucap Rizki
Alvaro menggelengkan kepalanya "nggak kita nggak pulang kita ikutin aja mereka ke rumah sakit, gue khawatir dengan keadaan Bella gue nggak mau Bella kenapa-napa kita ikutin aja mereka"
"Lo nggak apa-apa kan Al"
"Nggak apa-apa kok Ki udah gue baik-baik aja, udah yuk kita ke rumah sakit mau gimanapun keadaannya kita harus pergi ke rumah sakit kita harus tahu keadaan Bella, buat apa kita jauh-jauh susul Bella kalau pada akhirnya kita secepatnya pulang tanpa tahu keadaan Bella seterusnya"
Rizki menganggukan kepalanya menepuk bahu Alvaro lalu mereka segera masuk ke dalam mobil mengikuti rombongan mobil yang cukup banyak itu, selama perjalanan Alvaro hanya diam pandangannya pun kosong.
__ADS_1
Sesekali Rizki dan juga Arzan mencoba untuk berbicara pada Alvaro, tapi tak ada satupun pertanyaan yang dijawab oleh Alvaro dia hanya diam.
***
"Sayang bertahan kamu pasti bisa bertahan kamu harus baik-baik saja" Adi mencium kening Bella berapa kali.
"Jangan terus cium anak saya kalian ini bukan muhrim kalian ini bukan suami istri lagi dan pernikahan kamu dan juga anak saya itu tidak sah, karena saya tidak menjadi wali dan saya juga tidak ada di sana untuk melihat anak saya menikah"
Adi menatap Ayah Bella sambil memeluk erat tubuh Bella yang ada dalam pangkuannya "Iya saya tahu saya salah, saya mengaku salah saya akan berjuang untuk mendapatkan Bella lagi dan saya juga akan berjuang untuk bisa mendapatkan restu dari anda, maaf tentang apa yang telah saya lakukan selama ini pada anak anda"
"Kau buktikan saja apakah kau bisa meluluhkan hati saya, karena saya tidak akan pernah memberikan anak saya dengan mudah padamu saya belum percaya sepenuhnya dengan dirimu kau sudah pernah menghancurkan masa depan anakku dan aku tidak akan pernah kembali terkecoh dengan dirimu."
Adi memejamkan kedua bola matanya dia mencoba untuk bisa sabar menghadapi ayahnya Bella, jangan sampai dirinya emosi dan melakukan hal yang tidak tidak pada ayahnya Bella tenang semuanya bisa dibicarakan, jangan dengan otot tapi dengan otak oke kita bicarakan dengan kepala dingin.
Ayah Bella hanya diam dan memegang tangan putrinya dengan erat, dirinya juga khawatir dengan keadaan anaknya yang tiba-tiba pingsan jangan sampai terjadi apa-apa pada anaknya jangan sampai itu terjadi.
Zack melihat tuannya seperti itu hanya bisa tersenyum miring, ini untuk pertama kalinya dirinya melihat tuannya bisa sepeduli ini pada seorang perempuan, bisa merendahkan hati di depan seseorang bahkan dia beberapa kali meminta maaf pada ayahnya nona Bella.
Dirinya tak pernah mendengar Tuan Adi meminta maaf pada orang lain, tapi ini suatu hal yang baru dan suatu kemajuan untuk tuannya agar bisa berubah menjadi lebih baik lagi.
Mungkin dulu Tuannya sangat berbahaya dan sifatnya juga dingin, bahkan tidak bisa didekati tapi setelah bertemu dengan Nona Bella sepertinya hati yang membeku itu sudah cair dan diisi oleh Nona Bella sendiri.
Perempuan yang sudah memikat tuannya dari awal dari sejak pertemuan mereka yang di pesawat, saat Nona Bella menempelkan plester di tangan Tuan Adi, semuanya dirinya masih ingat.
Mungkin memang tuannya sekarang masih garang dan juga berbahaya tapi sepertinya kalau tentang nona Bella tuannya tidak akan pernah bisa kasar ataupun jahat, karena dirinya sudah lihat betapa tuanya mencintai Nona Bella dengan begitu besar.
__ADS_1
"Bertahan sayang, aku yakin kau bisa bertahan, aku mencintaimu sayang, kau bertahan sayang bertahan jangan tinggalkan aku, aku berjanji padamu aku akan baik aku tak akan nakal nakal lagi, aku gak akan kecewain kamu, bahkan aku gak akan khianatin kamu sayang aku janji itu " bisik Adi
Adi membenarkan tubuh Bella yang merosot memang sekarang Bella berat, kandungan istrinya kenapa begitu besar dirinya baru menghitung baru 6 bulan tapi perutnya sudah seperti 9 bulan apa anaknya kembar rasanya Bella 3 kali lipat lebih berat dari sebelumnya tapi tak apa itu tak masalah.
***
"Al hallo Al "
Alvaro menatap Rizki " kenapa Ki"
"Baik-baik aja kan dari tadi kita coba untuk bertanya sama lo tapi lo diem aja, lo nggak apa-apa kan baik-baik aja kan jangan buat kita khawatir lah."
"Ya gue baik baik aja kok, tenang aja gue gak apa apa gue baik baik aja"
"Syukur deh lo jangan ngelamun kayak gini kita jadi khawatir "ucapan Arzan
"Akhh udahlah nggak usah khawatirin gue, gue cuman lagi pikirin nasib gue kok gini banget ya hidup gue melarat banget nasib gue tuh jelek"
Tak ada yang bicara mereka juga binggung harus menjawab apa takut salah jawab juga kan.
**
Maaf baru update lagi, yang tanya kenapa Adi aja yang disalahkan itu emang baru Adi doang yang ketemu sama ayah Bella. Tapi nanti akan ada di bab bab berikutnya ayah Bella datang ke istrinya.
Makasih yang udah baca dan komen juga ☺️
__ADS_1