
"Kau suka rumahnya "
Bella tak menjawab melihat sekitar yang semuanya hutan, Bella membuka pintu dan didalam sudah ada barang barang lengkap, ada beberapa pintu apakah itu kamar, apakah semua itu kamar atau ruangan kosong saja.
"Bagaimana kau suka atau tidak "
Bella membalikan badannya dan menatap suaminya, "Aku suka rumahnya dekat hutan dan aku bisa memetik buah, aku lihat disana ada bohon buah, ada buah apa saja sayang" tanya Bella dengan senang.
"Ada pohon apel, strawberry, kelengkeng, mangga dan banyak lagi sayang kau ingin melihatnya "
"Nanti saja aku ingin melihat lebih dalam lagi rumah ini "
Bella berjalan kearah belakang dan membuka pintu ada halaman yang begitu luas dan juga ada kolam renang ditengah hutan seperti ini ada kolam renang sangat menakjubkan.
Ada tanaman bunga juga, ada gazebo untuk bersantai juga sepertinya dirinya akan betah disini, seandainya saja ibunya tadi mau ikut mungkin mereka sudah bersama sama.
"Kenapa sayang, kenapa senyum mu tiba tiba hilang "
"Aku tiba tiba mengingat mamih ku, kenapa dia tak mau ikut dengan ku, kenapa padahal aku ingin bersamanya "
Adi memeluk istrinya dari sambung " mungkin dia ingin menemani Serena sudah ada aku kan, kau ingin melihat kamar utama ayo aku akan mengantarmu "
Adi tanpa aba aba memangku istrinya sampai sampai Bella menjerit dan berpegangan dengan erat pada suaminya.
"Mas kau membuatku kaget saja "
"Kau harus mandi sayang, ayo akan aku mandikan "
"Tidak aku mandi sendiri saja "
"Tidak bisa sayang, mulai sekarang aku yang akan memandikan mu "
Adi membuka pintu yang ditengah dan Bella melihat kamarnya sangat bagus ada kelambunya juga suka sekali dirinya melihat itu.
Dan benar saja suaminya membawa dirinya ke kamar mandi dan membuka seluruh pakainya Bella " kau awas ya kalau aneh aneh "
"Kenapa memang sayang, aku aneh aneh seperti apa, aku tak akan melakukan apa apa "
"Kalau aku dimandikan olehmu pasti ujung ujungnya akan berakhir di ranjang "
"Tak apa sayang paku kan suami mu "
__ADS_1
Adi membasuh tubuh sang istri lalu memberikan sabun diseluruh tubuh sang istri dan benar saja kan dugaan Bella, suaminya itu malah memegang sana sini, tangannya tak mau diam.
"Akhh apakan ku bilang kau akan aneh aneh "jerit Bella sampai memekakan telinga Adi.
Adi malah membuka seluruh pakainya dan ikut mandi bersama istrinya dan tak lupa dirinya juga melakukan sunah rosul bersama istri kesayangannya itu, meski sempat marah marah tapi Bella menikmatinya jugakan.
***
"Mana Adi dan Bella , kenapa rumah begitu berantakan apakah ada yang menyerang, apakah Bella baik baik saja" tuan Anggabaya yang baru saja datang kaget melihat rumah sang anak yang berantakan seperti ini.
Tuan Anggabaya menyusuri setiap ruangan mencari menantunya dirinya kemari ingin melihat keadaanya.
"Tuan Nyonya Bella dan juga tuan Adi tinggal di rumah hutan untuk sementara, karena tuan Adi dan juga Nyonya Bella ingin para musuh tidak tahu mereka tinggal di sana tuan, untuk sementara waktu sampai Nyonya Bella melahirkan"
Tuan Anggabaya menatap Sera dan memicingkan matanya "Bukannya itu akan lebih bahaya lagi. Mereka cuma tinggal berdua kenapa rumah berantakan seperti ini"
"Kemarin musuh Tuan Adi menyerang makanya Tuan Adi membawa nyonya Bella ke sana, Tuan Adi juga sudah menyiapkan beberapa pasukan untuk menjaga jalanan di sekitar hutan dan juga beberapa orang di depan gerbang hutan agar tidak ada orang sembarangan masuk ke sana"
Tuan Anggabaya diam, menatap kerusakan rumah anaknya yang parah siapa orang yang telah menyerang sampai sampai berantakan seperti ini.
"Kau mintalah pada Adi untuk tinggal di sana Bella tidak akan bisa melakukan semuanya sendirian, di sana juga harus ada pelayan kenapa kau tidak ikut ke sana"
"Sebentar lagi saya akan ke sana tuan, tuan Adi hanya meminta saya saja untuk menemani Nona Bella. Tuan Adi tidak mau ada pelayan lain yang lain untuk ikut ke sana, takutnya mereka akan berkhianat dan memberitahu musuhan Tuan Adi kalau beliau dan juga Nyonya Bella ada di sana, karena baru saja kemarin tuan Adi menemukan seorang penyusup"
"Baik tuan " .
Tuan Anggabaya berjalan kembali melihat kedalam kamar sang anak, lalu kebelakang rumah ketaman dan semuanya dicek, semuanya berantakan dan yang pasti rumah ini akan direnovasi habis habisan, anaknya harus mengeluarkan uang yang banyak.
Tapi itu bukan masalah besar, anaknya bisa membangun rumah yang banyak.
***
"Kau ingin apa lagi sayang "
"Aku tak ingin apa apa, aku ingin mengunakan pakaian ku saja "
"Sudah sayang seperti ini saja kau terlihat sangat seksi dengan perut buncit dan juga punyamu duan duanya begitu besar, aku ingin selalu saja menyusu diisi " sambil meremasnya.
"Kau mas "
"Apa sayang, ini adalah bulan madu kita, maka kita harus menikmati semuanya, aku ingin kau begini aku suka "
__ADS_1
"Yang ada aku akan masuk angin " jawab Bella dengan jutek .
Adi malah tertawa mengambil selimut dan menyelimuti setengah badan sang istri, lalu kepalanya diposisikan untuk menyedot sesuatu yang dirinya suka.
Setelah pas, dimasukannya ****** berwarna pink itu ke mulutnya dan di sedotnya dengan perlahan dengan tangan yang tak bisa diam.
"Mas jangan terlalu kuat sakit " Bella meringis, suaminya ini kenapa menyedotnya dengan sangat kuat rasanya sakit sekali dan linu.
"Habisnya gemas sayang "
Adi kembali menyedotnya dan tangannya sekarang beralih pada perut sang istri mengusapnya dengan sanga perlahan dan memainkan tangannya diperut sang istri.
Saat tangan Adi akan menuju tempat yang lembab dan hangat dikagetkan dengan ketukan pintu. Adi segera bangkit dan memakai pakaiannya siapa lagi yang menganggu nya.
"Tunggu aku sayang, jangan kemana mana dan jangan ubah posisi mu "
Adi dengan terbirit birit berlari keluar untuk melihat siap yang datang kerumahnya ini, sedangkan Bella dengan cepat juga memakai pakainya dan keluar dari kamar dirinya harus lari dari suaminya itu.
Tubuhnya butuh energi tak mungkin terus seperti itu, Bella berlari kearah belakang rumah dan duduk di gazebo sambil melihat pemandangan yang begitu hijau dengan angin sepoi Sepoi yang mengenai wajahnya.
**
"Kau Sera Zack menganggu saja "
"Maaf tuan ,"
Mereka berdua segera masuk dan Adi duduk menatap kedua bawahannya.
"Zack kau urus semuanya di sana, perusahaan tentang perdagangan gelapku, aku minta semuanya kau yang urus, aku harus fokus dulu ke kehamilan Bella dan jangan sampai ada musuh yang mengetahui kalau aku sekarang di sini. Kau anggap saja seolah-olah aku memang ada di sana dan jangan terlalu sering kau bolak-balik ke sini ya jangan membuat mereka curiga aku tidak mau terjadi apa-apa lagi pada Bella apalagi dia ikut perang seperti kemarin, tak ada satu pun orang yang membawanya ke ruang bawah tanah bagaimana kalau dia celaka, bagaimana kalau ada apa-apa dengan kandungannya"
Sera menundukan kepalanya " maafkan saya tuan, sungguh saya minta maaf "
"Untuk kali ini mungkin aku maafkan mu Sera, untuk lain kali aku tidak akan memaafkanmu Sera yang lebih utama kau selamatkan adalah istriku Bella"
"Iya tuan " Sera makin menundukan kepalanya.
"Baiklah kalian sudah aku beri tugas masing-masing maka laksanakan tugas kalian berdua, kau memang aku khusus kan untuk di sini Sera untuk memasak untuk Bella aku tidak mau ada yang memberinya racun lagi dan kau Zack di sana awasi semua karyawan jangan sampai ada penyusup lagi dan awasi juga pembangunan rumah ku itu, untuk karyawan lain mereka boleh libur terlebih dahulu dan tinggal di hotel aku yang akan membayar semuanya, aku akan atur semuanya aku tidak akan sering-sering datang ke sana tapi setelah Bella melahirkan aku akan pindah lagi ke rumah ku itu, aku ingin rumah yang sama bentuk yang sama cat yang sama dan kamarku yang sama tidak ada ubah sedikitpun"
"Baik Tuan akan aku laksanakan semuanya akan aku buat rumah itu seperti semula lagi dan untuk tugas-tugas mu yang lain akan aku kerjakan juga semuanya, kalau begitu saya permisi dulu saya ke sini hanya ingin mengantarkan Sera dan menerima tugas darimu"
"Ya silahkan "
__ADS_1
Zack melangkah keluar dan meninggalkan rumah hutan ini, disini begitu suaminya tapi sangat membuat Adi nyaman apalagi berduaan dengan sang istri.