
Bella sudah didandani oleh Sera, Sera yang selalu membantunya, dirinya tadi sampai harus keluar kamar terlebih dahulu karena ingin makan, untung saja tadi Sera membawakannya makanan sebelum dirinya turun kebawah.
"Sera kenapa aku didandani juga, aku sepertinya tak usah didandani, karena ini adalah hari spesialnya kak Ziva "
"Tuan besar Anggabaya yang meminta nona, sudahlah nona kan sama sama menantunya, nona begitu cantik dengan memakai pakaian ini, cantik sekali "
"Apakah rambutku dikepang seperti ini cantik, aku seperti anak kecil Sera "
"Tapi ini begitu cocok dengan mu nona, agar memperlihatkan bahu mu yang cantik "
"Hemm seperti itu ya Sera "
Tok tok tok pintu terbuka dan datanglah Zack sambil tersenyum " maaf nona ayo kita keluar dan turun kebawah disana tamu tamu sudah menunggu "
"Banyak sekali tidak tamunya "
"Banyak nona ayo "
Bella menggapai tangan Zack dan mereka berjalan keluar dan sudah Adi dan Ziva disana, Adi memelototi Zack karena telah berani memegang istrinya. Namun Bella malah memegang erat tangan Zack agar tak terlepas darinya.
Pertama Ziva dan juga Adi turun dahulu, Bella dan juga Zack masih diam di lantai dua " kak, menurut kakak aku baik "
"Tentu nona sangat baik memangnya kenapa nona "
"Tidak aku hanya ingin bertanya saja, ayo kak kita turun jangan lepaskan tanganku, aku takut jatuh karena melihat banyak orang dibawah "
"Baik nona saya akan terus memegang tangan nona meskipun tuan nanti marah "
Bella hanya tersenyum samar dan mereka berjalan, semua mata melihat kearah mereka, Bella jadi malu dilihat seperti ini.
Zack makin memegang erat tangan Bella dan mereke segera menghampiri tuan Anggabaya yang sudah ada di depan panggung.
"Selamat malam semuanya, terimakasih untuk kalian yang sudah datang ke pesta perayaan menyambut cucu cucu ku, disini ada dua menantuku yang mengandung Ziva dan juga Bella "
__ADS_1
Para tamu bertepuk tangan lalu tuang Anggabaya kembali berbicara " aku minta doa pada kalian agar menantu menantuku bisa melahirkan dengan lancar dan cucuku menjadi anak yang baik dan patuh pada orang tua "
"Baiklah kita mulai acaranya, silahkan kalian nikmati pesta ini "
Lagu pop sudah dimainkan, dipanggung yang satu lagi sudah ada artis yang benyanyi tuan Anggabaya segera membawa Bella kemeja paling depan, lalu menarik kursi dan membantu Bella duduk.
"Kau baik baik saja nak "
"Tentu ayah aku baik baik saja, apakah semua ini adalah kolega mu "
"Iya semuanya adalah kolega ku sayang, maukah kau berdansa dengan ayah untuk yang terakhir kalinya sayang"
Ayah Anggabaya menarik tangan Bella dengan perlahan dan Bella menerimanya, mereka bersama ditengah tengah, dilanjutkan dengan Adi dan juga Ziva, lalu di ikuti dengan yang lainnya.
Musik yang begitu romantis membuat mereka hanyut dalam gerakan dansa masing masing " kau tahu ayah pasti akan sangat merindukan mu, ayah sebenarnya tak mau melepaskan mu, tapi ayah tak mau mengurung mu seperti Adi, ayah akan bantu membebaskan mu, ayah akan selalu menengok mu nak, tapi ayah tak akan setiap bulan atau setiap tahun, ayah takut Adi akan mengikuti ayah. Kau berhak bahagia bersama papih mu dan juga anak mu. Jangan sekali kali kau memberikan anak mu pada siapapun termasuk pada Adi dan juga Ziva ingat itu, satu lagi jangan temui ibu mu dan juga kakak mu, aku sudah menulis surat untuk mu, aku menulis sesuatu yang akan sangat mengejutkan untukmu tapi kau akan tahu nanti "
Bella memeluk ayah Anggabaya " terimakasih ayah kau sudah membantuku untuk bebas, memang aku sedikit ragu tapi aku sudah yakin aku harus pergi dari mas Adi, aku tidak mau berurusan dengan mereka lagi, aku ingin hidup bebas aku ingin bisa hidup dengan papihku, aku sungguh sangat bahagia bisa bertemu dengan ayah, kalau saja aku tak bertemu dengan ayah mungkin aku tak akan bisa lepas dari mas Adi "
Tuan Anggabaya mencium kening Bella lama sebelum mereka berubah pasangan dan sekarang Bella berpasangan dengan Adi.
"Bagaimana kabarmu sayang, maafkan aku yang sudah lama tak menghabiskan waktu denganmu aku janji setelah ini aku akan menghabiskan waktu bersama mu "
"Tak apa kau punya istri mas, kau punya kak Ziva habiskan lah waktu bersama kak Ziva. Sayangi dia seperti dulu lagi di sini aku hanyalah seorang pengganti tolong hargai istrimu kau dari awal bersamanya, aku hanyalah pendatang baru yang tiba-tiba saja bisa ada dalam rumah tangga kalian "
"Kata siapa, kau bukalah seorang pengganti kau adalah istriku dan sampai kapan pun akan menjadi istriku "
Bella tersenyum kecut dan mencoba untuk bisa tegar dan tak terkecoh dengan setiap bujuk rayu Adi, dirinya jangan sampai tergoda dan membatalkan niatnya untuk kabur, ayah Anggabaya sudah membatunya sudah baik membantu melepaskannya.
"Bella aku ingin kau tetap disampingku, kita rawat anak kita sama sama yah "
Hati Bella tiba tiba saja goyah mendengar ucapan Adi, hatinya menjadi terbagi dua antara pergi dan tetap bersama Adi " kau tahu aku sudah merencanakan sesuatu agar bisa terus bersama mu "
"Rencana apa " Bella mendongakkan kepalanya dan menatap Adi.
__ADS_1
Bukannya menjawab Adi malah mencium bibir Bella, " kau, bagaimana kalau ada orang yang lihat "
"Tak apa kau adalah istriku, lalu apa salahnya bila aku mencium bibirmu, kita sering melakukannya "
"Hargai istri "
"Aku nanti akan pergi, tunggu aku pulang ya, dandan yang cantik setelah itu kita liburan "
Berganti kembali pasangan, Bella sekarang berdansa dengan Zack " hai kak, kau jaga dirimu baik-baik ya "
"Tentu nona kau juga harus jaga dirimu baik baik, kau makin cantik saja nona, orang hamil memang selalu cantik tapi kau tidak mengandung juga cantik, aku ingin meminta maaf atas kesalahan ku nona"
"Kesalah apa kak "
"Aku telah memasukan sesuatu pada minuman mu saat itu maafkan aku "
"Kapan aku tak ingat "
"Saat di kapal itu nona sungguh aku minta maaf, aku telah membuatku harus memberikan sesuatu yang kau jaga"
Bella langsung ingat sekarang, ternyata dia yang telah melakukan itu, telah membuat badannya begitu panas "nona kau marah "
"Tentu tapi percuma, percuma aku marah pun "
"Maaf nona "
"Hemm aku pasti akan mengingatmu "
"Mengingat ku memangnya nona mau kemana " Zack sudah curiga
"Tak ke mana mana setelah aku melahirkan aku akan pergi kan dari samping mas Adi, maka lebih baik aku berpamitan sekarang padamu, kau yakin aku akan lepas dari mas Adi atau nyawaku yang akan hilang setelah aku melahirkan. Jadi sebelum itu terjadi aku sudah pamitan padamu kak Zack semoga kak Zack baik baik saja "
Sesi dansa berakhir Bella menatap sekitar dan matanya bertatapan dengan seseorang yang dirinya kenal, dan orang yang selalu dirinya sakitu.
__ADS_1