
"Terima kasih Tuan karena sudah menyelamatkan Bella dan membuat Bella bisa kembali pada saya, mungkin saya sangat marah dengan tindakan anak tuan yang membeli anak saya seperti itu dan menyiksanya saya ini seorang ayah mungkin jika anda di posisi saya juga akan semarah ini pada anak anda, karena telah memperlakukan anak saya dengan tidak baik. Saya tahu ini adalah ulah istri saya dan anaknya Serena tapi kenapa harus diperlakukan seperti itu anak saya tuan "
Ayah Adi diam dia mengerti dengan perasaan ayahnya Bella, sekarang yang berbicara adalah Ayah Adi dan juga ayahnya Bella mereka berbicara empat mata sedangkan Bella sendiri dia di kamarnya.
"Iya kalau saya ada di posisi kamu juga saya akan marah pada Adi, maka dari itu saya minta maaf atas semua hal yang Adi telah lakukan mungkin jika anda mau anda bisa mengajarnya atau melaporkannya ke kantor polisi saya tidak masalah tapi apakah anda ingin lari lagi dari Adi dan menyembunyikan anak anda darinya lagi "
"Yah akan aku lakukan demi keselamatan anakku sendiri, aku tidak percaya kalau anakmu bisa menjaga anakku dengan baik, aku takut sesuatu hal yang terjadi dahulu kembali terjadi pada anakku Bella, dia adalah anakku satu-satunya aku tidak mau mengecewakannya kembali dan tidak mau membuatnya menderita juga "
"Baiklah aku sudah berbicara dengan Bella dan dia juga setuju untuk pergi dari sini, karena Adi sudah mengetahui tentang Bella adalah anakmu, dia sudah mengetahui semuanya"
Ayahnya Bella hanya menganggukkan kepalanya saja, mereka saling diam dan tak bicara lagi. Ayah Bella memang berterima kasih pada ayahnya Adi, karena telah membantu anaknya untuk bisa lolos dari Adi. Tapi tetap saja ada rasa marah dan juga rasa kecewa atas tindakan Adi pada anaknya.
Dengan menikahi anaknya dengan paksa, tanpa restu dirinya intinya banyak sekali sesuatu yang ingin dia luapkan pada Adi, mungkin jika nanti ketemu dirinya bisa menghajar laki-laki itu. Ayahnya saja sudah membolehkannya tapi kalau pun tak ada izin dari ayah laki laki itu dirinya akan tetap menghajar Adi.
**
Bella yang ada di kamar dia mengusap perutnya dengan begitu lembut " sebenarnya Mama nggak mau pergi dari samping Ayah kalian, tapi mama harus kayak gimana apakah mamah harus diam di sini stay dan tunggu ayah kalian untuk jemput mama, Tapi gimana sama kakek kamu gimana sama kakek kalian apa mereka akan terima dengan pilihan Mama nanti, apalagi ayah kamu dulu nyebelin, mamah juga sempet benci sama ayah kamu itu loh "
__ADS_1
Bella merasakan kembali tendangan sang anak Bella hanya bisa tersenyum sambil mengusap air matanya, "Mama akan pikirkan semuanya Mama janji pilihan Mama ini akan yang terbaik untuk kalian semua. Mama nggak mungkin pisahin kamu dan juga Ayah kamu kita buat rencana ya kita pikirin semuanya matang matang apakah mama harus menghindar lagi dari ayah kamu atau Mama harus diam dan kembali sama Ayah kamu, tapi apakah nanti hidup kita akan baik-baik aja dengan adanya Kak Ziva apakah kita akan baik-baik aja. Mama takut kalau misalnya Kak Ziva akan ambil kalian Mama nggak sanggup Mama nggak mau sayang "
Bella menghembuskan nafasnya lalu menyalakan televisi yang ada dikamar nya, Bella melihat berita yang membuatnya sangat kaget apakah benar berita ini apakah tidak salah ada sedikit rasa senang dalam hati Bella, tapi ada juga rasa takut kalau dirinya akan ada di posisi perempuan itu suatu saat nanti.
Bella mematikan kembali televisinya mengambil foto mantan suaminya dan memeluknya dengan erat.
***
"Kita harus secepatnya pergi menjemput Bella, kita harus pergi ke sana aku tidak sabar Zack untuk bertemu dengan istriku meskipun Ayah sudah membuat aku bercerai dengan Bella tapi aku akan tetap menikahinya kembali, aku akan bertanggung jawab atas semua yang pernah aku lakukan padanya dan aku akan berjuang dari awal lagi aku akan mencoba untuk bisa membuat hati ayahnya Bella luluh, pasti Ayah sudah menceritakan semuanya tentang aku yang pernah menyiksa Bella dan memaksanya"
"Baik Tuan kita sekarang akan pergi ke sana, kita jemput nona Bella untuk pulang ke rumah, aku yakin tuan bisa membuat luluh ayahnya Nona Bella "
Mereka segera pergi dari rumah bahkan Adi membawa beberapa anak buahnya untuk bisa mencegah kalau Bella tiba-tiba saja kabur bersama ayahnya, kita tidak akan pernah tahu kan bagaimana reaksi Bella nantinya bisa saja Bella tidak mau menerimanya karena Bella tidak mencintai dirinya, tapi dirinya sudah terlanjur jatuh cinta pada sosok Bella yang dewasa namun juga kadang manja.
Selama perjalanan Adi tak-hentinya tersenyum. Sebentar lagi akan bertemu dengan Bella mau apapun yang terjadi yang terpenting dirinya sudah bertemu dengan istrinya, mungkin dirinya tak sempat untuk menyadarinya awalnya, tapi setelah mengulik semuanya tentang data diri Bella dan juga ayahnya Rey, akhirnya ketemu foto keluarga Bella ternyata benar kan apa tebakannya kalau Bella adalah anaknya dari pak Rey sekarang teman bisnisnya sendiri adalah ayah mertuanya. Untung saja dirinya cepat menyadari dan mengecek semuanya.
"Tunggu aku sayang, aku akan datang padamu "
__ADS_1
Adi kembali fokus, sesekali mengecek ponselnya melihat jam berapa sekarang dan tanggal berapa, agar dirinya jadikan momen terindah karena bertemu kembali dengan istri tercintanya Bella.
**
Adi sudah ada di tempat Bella tinggal , Adi sudah tak sabar ingin cepat-cepat menemui sang istri saat sudah sampai di rumah Bella, Adi segera turun dan mengetuk pintu tapi tidak ada yang mau membuka nya.
"Bella sayang kamu di dalam kan, ini aku buka sayang aku mau bicara sama kamu kita selesain semuanya ya, kita bicarain semuanya aku janji aku nggak akan pernah kasar lagi sama kamu. Aku udah pernah buktiin kan semuanya sama kamu dan aku juga sama Ziva udah nggak punya hubungan apa-apa lagi dia udah nggak ada sayang buka pintunya"
Tok Tok Tok
Adi terus saja mengetuk pintunya namun tidak ada hasilnya, karena kesal Adi langsung mendobrak pintunya dan melihat sekeliling rumah, kosong tak ada siapa-siapa Adi dengan cepat berlari ke arah kamar dan membuka satu persatu pintu kamar tak ada orang, lalu Adi kembali berlari ke lantai atas.
"Sayang kamu di mana"
Tidak ada tidak ada orang, Adi turun lagi ke bawah dan Zack yang baru saja menyusul melihat wajah marah dari tuannya yang cukup menyeramkan untuknya.
"Pasti ini ulah Ayah cari Bella sekarang dan dapatkan dia. Ayah sudah terlalu jauh ikut campur tentang rumah tanggaku aku tidak akan pernah membiarkan ini terjadi lagi, cari Zack cari istriku sampai ketemu jangan sampai Bella lepas lagi dari tanganku mau konsekuensinya seperti apapun cari Bella sekarang juga"
__ADS_1
"Baik tuan"
Mereka segera berhamburan untuk naik ke dalam mobil, Adi yang sudah sangat marah menelepon nomor ayahnya namun tidak aktif sama sekali ayahnya sudah terlebih dahulu datang kemari. Sudah cukup sudah ayahnya ikut campur dalam rumah tangganya, saat anaknya ingin benar-benar berumah tangga dengan perempuan yang dirinya cintai ayahnya malah menyulitkannya. Sebenarnya apa mau ayahnya ini kenapa selalu saja dipersulit seperti ini.