Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 134 Sudah diurus semuanya


__ADS_3

"Silahkan nyonya duduk "


Bella menatap ke arah laki-laki yang akan menjadi kelinci percobaan chip sudah dipasang di leher laki-laki itu dan Bella memiliki sebuah tablet yang ada seluruh nama pekerja suaminya, termasuk laki-laki itu tanpa banyak bicara Bella menekan nama laki-laki itu dan meledak kepalanya.


"Baguslah cek semua apakah sudah dipasang kak Zack jangan sampai ada yang terlewat "


"Semuanya sudah dipasang nyonya, tak ada yang terlewat saya tadi sudah mengeceknya "


"Baguslah, kak Zack aku ingin sekarang pergi ke perusahaan suamiku dan aku yang akan mengurus semuanya. Untuk orang-orang yang kemarin masuk ke ruangan suamiku aku percaya kan untuk mengurus semua pekerjaan gelap seperti pengiriman sabu-sabu narkoba persenjataan, aku percayakan pada kalian jika sampai disita lagi atau ada sebuah kesalahan maka kepala kalian yang akan meledak. Aku tidak akan pernah main-main dengan semua ucapanku ini. Kerjakan semua yang aku suruh sekarang juga dan masalah tentang barang yang kemarin disita biarkan saja kita akan rugi besar tapi kita juga akan mendapatkan uang itu dengan cepat lagi"


Bella menatap seluruh pekerja dan menatap kembali kan Zack " Apakah penghianat kemarin sudah membawa Serena"


"Sudah Nyonya maafkan saya tidak berbicara kemarin, Serena dan juga pelayan kemarin sudah saya penjarakan di bawah tanah"


"Baguslah tahan mereka di sana setelah aku melahirkan aku yang akan menghabisi mereka berdua, beri mereka makanan yang layak dan juga air minum yang layak aku ingin mereka terlihat sehat terlebih dahulu sebelum aku menghabisi mereka" .


Zack menganggukan kepalanya sedangkan Bella masuk kedalam kamarnya untuk menganti pakainya menjadi formal, dirinya harus kekantor dan mengurus semuanya dirinya sudah mengecek semua dokumen dan tak ada yang bermasalah semuanya aman aman saja.


Setelah sudah siap Bella mengambil tasnya dan juga dokumen yang dirinya butuhkan, menuruni tangga dengan perlahan.


"Ayo kita pergi "


Bella berjalan terlebih dahulu dan masuk kedalam mobil, mobil langsung melaju melesat kekantor suaminya yang akan dirinya ketahui sekarang dirinya tak tahu dimana perusahan suaminya itu.


***


Pintu mobil dibuka Bella turun dan semua karyawan menatap Bella dengan heran mereka tidak tahu siapa perempuan hamil ini, makin kak Zack sudah meminta semua karyawan untuk masuk aula.


Meskipun mereka binggung tapi mereka tetap masuk kedalam aula sedangkan didepan perusahan di jaga oleh anak buah Adi.

__ADS_1


"Silahkan nyonya "


Bella berjalan kedepan dan diam di podium menatap semua orang yang menatapnya dengan aneh " selamat siang Mungkin kalian semua tidak mengenal aku dan mungkin bertanya-tanya siapa aku dan mengumpulkan kalian di satu ruangan seperti ini, aku adalah istri dari bos kalian Adipramana mulai saat ini perusahaan akan aku yang mengambil alih. Suamiku sedang ada pekerjaan di luar maka aku yang ditugaskan olehnya untuk mengurus perusahaan ini, aku tidak mau ada sebuah kesalahan di sini dan tidak mau ada seorang penghianat jika sampai aku mengetahui semua itu aku akan mengeluarkannya tanpa pasangon sedikitpun dan aku juga akan mem-backlist kalian agar kalian tidak bisa mendapatkan pekerjaan lagi"


Mereka saling berbisik bisik "jangan berbisik-bisik seperti itu berbicara padaku langsung, jika ada yang ingin kalian tanyakan bicara langsung padaku "


"Maaf nyonya kami hanya masih binggung saja " ucap salah satu karyawan perempuan


"Apa yang kalian bingungkan"


"Kenapa begitu mendadak Tuan Adi tidak biasanya seperti itu dia biasanya akan berbicara kalau akan pergi dan tak biasanya saja langsung digantikan seperti ini"


"Kenapa memangnya Apakah suamiku harus bilang dulu padamu kalau dia akan pergi dan aku yang menggantikannya tidak usah kan, dengan aku yang berbicara pun cukup. Apakah kau selingkuhan suamiku sampai-sampai kau bertanya seperti itu"


Dia menggelengkan kepalanya dan menundukan kepalanya "apakah ada yang ingin bertanya lagi "


"Baik nyonya"


Bella turun dari podium dan melangkah pergi meninggalkan mereka semua, Zack menunjukan ruangan suaminya, saat Bella masuk, Bella kaget ruangan ini dipenuhi dengan dirinya ada yang dicetak besar dan juga ada yang di pigura.


Bella duduk dan mengambil satu foto dirinya saat masih memakai seragam SMA, kenapa suaminya memiliki semua foto ini. Bella menyimpan kembali dan membuat ponselnya melihat keadaan suaminya masih baik baik bersama ayah mertua setelah semua ini beres dirinya akan pergi kerumah sakit.


"Nyonya mari mereka sudah ada dirumah meeting "


"Baiklah ayo"


Bella kembali mengikuti kak Zack dirinya harus melihat dahulu kinerja mereka bagaimana, meski dirinya tidak lulus SMA tapi dirinya tahu tentang masalah perkantoran seperti ini, papihnya sudah mengajarkannya jauh-jauh hari dan sekarang dirinya akan mempraktekkan semuanya.


Semoga saja dirinya mampu untuk bisa memimpin mereka dengan baik dan benar semoga saja pelajaran yang ayahnya berikan bisa dirinya pergunakan dengan sangat baik.

__ADS_1


***


"Kenapa kau malah membawa ku kemari aku sudah bilang kan jangan sampai Bella tahu kalau aku yang telah menyuruhmu "


Dea menatap Serena, ya dia bernama Dea pegawai lama tuan Adi tapi malah berkhianat, mereka tak disatukan namun berhadapan, penjara meraka berhadapan.


"Aku tidak bisa merelakan suamiku untuk dibunuh oleh Nyonya Bella dan aku juga tidak bisa merelakan nyawaku hanya untuk membelamu saja. Seharusnya dari awal aku tidak menerima tawaranmu itu hanya karena uang sedikit yang kau berikan padamu"


"Tapi bagaimana dengan diriku aku dipenjara dan aku punya ibu yang harus aku urus. Apakah kau tidak memikirkan itu aku juga punya tanggungan"


"Jika kau mau itu tidak terjadi kenapa kau menyuruhku untuk melakukan ini, aku tidak berpikir panjang waktu itu saat menerima tawaranmu. Seharusnya aku tahu aku akan gagal ternyata Nyonya Bella tidak bisa diremehkan dia sama seperti Tuan Adi tidak bisa ditipu"


"Kau ya, adikku Bella itu bodoh kau saja yang memang terlalu bodoh darinya, dia itu tidak bisa melakukan apa-apa aku ingin keluar kau bilang pada temanmu yang di sini masa tidak ada temanmu yang mau membantumu untuk mengeluarkanmu dari sini, aku harus pulang dan aku juga harus bekerja mengurus ibuku mengurus segala hal yang harus aku urus aku ini bukan orang yang hanya diam di rumah aku ini harus bekerja"


"Aku pun demikian memangnya kau saja yang sibuk aku pun punya kesibukan sendiri "


"Sudah kalian berdua jangan bertengkar nikmati saja yang akan kalian rasakan, ini adalah tempat ternyaman untuk para penghianat seperti kalian berdua, ini makanlah yang sehat ya agar kalian saat dihukum tidak lemas"


"Sera lepaskan aku, kau temanku kan kau bisa membela aku di hadapan Tuan Adi, sungguh aku minta maaf kenapa jadi nyonya Bella yang mengatur semuanya tolong lepaskan aku, aku ingin keluar dari sini"


"Kenapa kalau Nyonya Bella yang mengaturnya, dia kan istrinya Tuan Adi berarti dia berhak untuk melakukan apa pun, kau juga sih bodoh mau bekerja sama dengan orang bodoh seperti dia, seharusnya kau berfikir panjang saat melakukan itu, kau sudah bekerja di sini selama 9 tahun sama sepertiku tapi kau dengan mudah berkhianat seperti itu memangnya kurang uang yang Tuan berikan, gaji mu begitu besar dari tuan, keluargamu pun diurus oleh Tuan tapi apakah ini yang kau berikan padanya, kenapa kau sampai-sampai ingin membunuh Nyonya Bella dia adalah bagian dari keluarga ini, dia adalah istri tuan yang harus kau hormati dan harus kau jaga. Bukannya kau malah ingin membunuhnya karena perintah dari nenek sihir ini, aku tidak akan pernah bisa melepaskanmu sampai kapanpun dan setelah nyonya Bella melahirkan kalian akan dieksekusi oleh Nyonya Bella bukan oleh Tuan Adi, kau sudah meremehkan perempuan itu, perempuan yang terlihat lemah tidak akan selamanya lemah, perempuan yang terlihat seperti anak kecil tidak akan seperti anak kecil selamanya. Kau tidak mengenal nyonya Bella dengan baik Dea "


Setelah memasukan makan itu Sera melangkah pergi tapi langkahnya berhenti karena ada yang berbicara padanya.


"Aku ingin berbicara dengan Bella dia adalah adikku dan aku adalah kakaknya"


Sera membalikan badannya dan menatapnya Serena "Kau mengatakan kalau kau kakaknya, kalau kau memang kakaknya kau tak akan mungkin akan meracuni nyonya Bella, kau akan menjaganya dan melindunginya bukan seperti ini, dasar kakak tidak berguna kau sungguh biadab melakukan hal ini pada adik sendiri "


Sera melangkah pergi dan menutup kembali pintu ruangan bawah tanah, Sera takut malah menyerang kakaknya nyonya Bella, bisa bisa dirinya membunuhnya, ada kakak seperti itu yang ingin membunuh adiknya sendiri, sungguh aneh sekali.

__ADS_1


__ADS_2