
"Kau disuruh oleh siapa dan kau punya masalah apa lagi dengan suamiku, memangnya suamiku pernah jahat padamu sampai-sampai kau menghianati suamiku lagi hah, kenapa sekarang perempuan banyak orang berkhianat pada suamiku apa kau pernah berpacaran dengan suamiku lalu dia mencampakan mu "
Diam perempuan itu diam, hanya diam tak mau berbicara apa apa, tangannya sudah di borgol oleh Zack " kau tidak bisa bicara apakah kau ingin mulutmu itu dijahit kak Zack bawa jarum dan juga benang jahit saja mulutnya agar sekalian dia tidak bisa bicara atau mungkin bawa air keras dan minumkan padanya biar pita suaranya rusak, itu kan yang dia inginkan berikan itu "
"Tolong jangan, jangan lakukan itu, aku akan jujur yang menyuruhku adalah kakakmu Serena "
"Serena, dia yang menyuruhmu, apa yang dia inginkan"
"Dia ingin kau mati dia ingin kau mati dengan anakmu, dia ingin aku menyuntikmu mati saat kau tidur tapi kau tidak ada di sini dan malah dia laki-laki itu mengetahui kalau aku membawa suntikan itu "
"Serena ya, kau yakin "
"Tentu aku yakin perempuan berambut panjang wajahnya sedikit mirip denganmu, dia menyuruhku untuk membunuhmu saat aku pergi ke pasar untuk membeli sayuran yang disuruh oleh Sera dia menghampiriku dan memberikan suntikan ini"
"Jadi kau ingin menjadi seorang penghianat di sini kau sudah berapa lama bekerja di sini"
"Aku sudah bekerja 9 tahun di sini"
Bella tertawa dan bangkit mengelilingi perempuan itu "bodoh kau bekerja di sini sudah 9 tahun lalu bisa dibayar oleh Serena untuk membunuhku begitu bodoh, bawa suaminya kemari dan aku ingin tahu apakah kau siap mati untuk suamimu "
"Jangan bawa-bawa suamiku kenapa kau bawa bawa dia, dia tidak tahu apa-apa di sini aku yang salah kau boleh menghukum ku jangan suamiku "
"Bawa Serena ke sini dengan hidup-hidup"
"Tapi "
"Kau berbohong padaku sampai-sampai kau tidak mau membawanya, jadi siapa sebenarnya orang yang telah menyuruh mu, aku harus mengikuti kata-katamu tidak boleh menghukum suamimu tapi kau tidak mau melakukan apa yang aku suruh"
"Baiklah aku akan bawa Serena kemari aku akan membawanya kemari "
"Aku beri waktu kau satu jam untuk membawanya kemari dan akan ada orang yang memata-mataimu, kau jangan kabur jika kau kabur suamimu yang akan aku bunuh , mungkin aku akan menggantungnya atau mungkin menembaknya di depan matamu"
"Jangan aku tak akan berkhianat padamu aku akan membawa Serena sekarang juga kehadapan mu "
__ADS_1
"Hemm silahkan waktunya dimulai sekarang "
Zack membuka borgol perempuan itu dan berlari dengan cepat meninggalkan ruang suaminya.
"Kak Zack aku ingin melihat dokumen pengiriman sabu-sabu dan juga narkoba itu siapa saja yang terlibat dalam pengantaran itu"
"Baik nyonya sebentar "
Kak Zack mengambil sembuh dokumen dan memberikannya pada Bella, dengan teliti Bella memeriksa semuanya, dari mengirimkan yang dulu sampai sekarang.
"Di sini ada nama yang asing tapi di bulan-bulan lalu tidak ada nama ini siapa dia. Apakah anak baru"
Zack segera mendekat dan melihat tangan nyonya yang menunjuk " tidak, tidak ada orang baru nyonya"
"Selidiki mereka berdua sepertinya mereka yang sudah membocorkan ini pada para polisi dan jangan ada pengiriman sabu-sabu dan juga narkoba untuk bulan ini, sebelum orang yang membocorkan semua ini ketahuan kalau perlu yang mengantar orang-orang kepercayaan suamiku saja jangan mengirim lagi ke pelabuhan, gunakan pesawat kita untuk melakukan pengiriman "
"Dan untuk mengirimkan senjata juga jangan sampai melewati pelabuhan itu aku ingin melihat siapa saja orang kepercayaan suamiku dan aku akan mempercayakan semua itu pada mereka semua"
Zack pergi dengan cepat Rizki duduk disamping Bella dan menoel tangannya " sejak kapan kau menjadi pintar"
"Aku sudah pintar kau saja yang bodoh tidak melihat kepintaranku ini"
"Kau ya menyebalkan sekali, aku ini pintar kau yang bodoh "
"Kau yang bodoh tahu "
Kak Zack sudah membawa beberapa orang pada hadapan Bella " siapa namamu " tunjuk Bella pada orang paling ujung.
"Saya Dean nyonya "
"Sudah berapa lama kau bekerja di sini"
"Saya sudah bekerja 10 tahun di sini"
__ADS_1
"Jika kau berkhianat maka aku harus melakukan apa padamu"
"Kau boleh membunuhku dengan cara apapun dan kau juga boleh membunuh semua keluargaku jika aku sampai berkhianat pada Tuan Adi "
"Baiklah kak Zack jangan kau lepaskan dokumen laki-laki itu sesuai apa yang dia bicarakan maka jika dia berkhianat lakukan tanpa harus berbicara lagi padaku ataupun suamiku"
"Baik nyonya,"
Bella menatap laki laki kedua, "Kau "
"Namaku Jian, aku sudah bekerja di sini 8 tahun dan jika aku berkhianat pada Tuan Adi aku akan menyerahkan nyawaku padamu dan kau boleh langsung membuat aku mati di tempat dan kau juga boleh memberikan aku sebuah chip, menanamnya di tubuhku agar aku tidak bisa kabur ke manapun dan kau bisa melacak aku di manapun aku berada"
"Kak Zack pasang semua orang-orang kepercayaan mas Adi dengan chip di lehernya dan jika mereka melepasnya maka kepala mereka akan meledak pasang semua orang-orang yang ada di sini, maupun pelayanan perempuan ataupun pengawal baru dan juga orang kepercayaan mas Adi pasang juga, satu lagi kau juga harus memasang chip itu pada dokter dan juga suster yang ada di sini sekarang aku tidak percaya pada siapapun termasuk dirimu kau juga harus memasang chip itu, kak Sera pun harus memasangnya"
"Baik nyonya semua perintahmu akan kami laksanakan semuanya"
"Bagus aku ingin melihat dulu data perusahaan keuangan perusahaan dan semua data pekerja yang ada di perusahaan, kau berikan saja semuanya dokumennya padaku dan aku akan mempelajarinya satu persatu dan kau boleh mengurus semua itu memasang semua orang dengan chip yang aku minta mungkin kau harus melakukan sebuah percobaan dulu pada seorang penghianat. Apakah chip itu berfungsi bisa meledakan kepala atau tidak"
"Akan saya coba pada orang yang tuan penjara di bawah tanah nyonya "
"Ya silakan, setelah siap kau panggil aku, aku ingin melihat sendiri apakah kepalanya meledak dan dia mati"
"Baik nyonya ini untuk dokumennya "
"Terimakasih kak Zack "
Zack menganggukan kepalanya dan keluar bersama anak buah tadi meninggalkan Bella dan Rizki diruangan tuannya.
Rizki mengambil satu dokumen dan membantu Bella mengecek semuanya " kau harus ada selalu disampingku Ki, kau harus membantuku mengurus semua ini, sekarang orang yang aku percayai hanya dirimu saja aku tidak bisa percaya pada orang-orang yang ada di sini, aku takut mereka semua penghianat"
"Ya aku pasti akan ada disampingmu, aku akan membantumu kau tenang saja ya "
Bella tersenyum dan menganggukan kepalanya, sebelum mengerjakan semuanya Bella melihat Cctv yang sengaja dirinya pasang diruangan suaminya, dirinya tadi menyuruh anak buah suaminya untuk memasangnya agar dirinya bisa leluasa mengawasinya.
__ADS_1