Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 155 Selamat semuanya


__ADS_3

Bella mengusap dadanya untung saja mereka selamat, skoci tidak berbalik dan mendarat dengan cukup baik di air ya meskipun sedikit oleng.


Suaminya sudah ada disampingnya, kak Zack juga sedang mendayung bersama anak buah yang lain, sesekali kak Zack juga menyalakan senter untuk mencari apakah masih ada orang yang bisa diselamatkan.


"Zack apakah kau sudah menyuruh Andreas untuk membawa helikopter "


"Sudah tuan saya sudah menyuruhnya untuk membawa beberapa helikopter"


"Baguslah "


Adi menatap istrinya dan memeluknya dengan sangat erat " kau baik baik saja kan sayang, "


"Aku baik kenapa seperti ini mas ada apa ini sebenarnya "


"Sudah tenang sayang, semuanya akan baik baik saja, sebentar lagi akan ada yang menjemput kita "


"Apakah ombak tak akan datang mas "


Bella menatap kebelakang kapal sudah terbagi dua dan terbelah, dirinya tahu kenapa tak ada yang melapor polisi karena didalam kapal itu banyak barang haram, kalau sampai polisi tahu bisa gawat.


"Zack percepat didepan kita ada sekoci yang kosong, mereka hanya membawa beberapa muatan ayo kejar mereka "


"Siap tuan "


Zack dan yang lainnya mempercepat dayungan nya saat sudah hampir mendekati mereka Adi berteriak sekencang kencangnya.


"Hey kau berhenti kenapa kalian tak membawa mereka, cepat bawa mereka "


"Tidak sekoci kami penuh " ucap salah satu laki laki yang ada disana


"Sialan kau, penuh dari mana awas saja ya "


Adi mengeluarkan pistolnya dan menembak tangan laki laki yang paling dibelakang " berhenti sekarang juga "


Mereka semua mengacungkan tangan dan segera berhenti, Zack makin mendayung mendekati mereka " ayo pindah kalian sebagian agar cepat sampai "


Adi menatap kearah belakang tapi tak ada yang bergerak mereka malah diam saja dengan raut wajah ketakutan.


"Ayo cepatlah berpindah kita tidak bisa lama-lama di sini, apakah kalian tidak mau selamat aku jamin mereka tidak akan melakukan apa-apa pada kalian, kalau muatanku banyak kita tidak akan sampai yang ada kita akan mati di sini ayo cepat-cepat pindah sebagian pindah ke sana"


Mereka menganggukan kepalanya dan dengan cepat segera berpindah dengan perlahan Adi sudah melihat sekoci yang didepan penuh, dan sekoci punya dirinya tak saling desak lagi.

__ADS_1


"Baiklah aku tidak mau sampai mereka tidak selamat jika salah satu mereka ada yang meninggal atau tenggelam atau kalian sengaja meninggalkan mereka semua aku akan membunuh kalian semua, jadi selamatkan mereka semua dengan selamat dan jangan ada yang melakukan apa-apa pada mereka ingat itu aku mengingat semua wajah dari kalian dan aku akan mencari kalian sampai ke ujung dunia jika sampai kalian macam-macam padaku" teriak Adi sambil menunjuk mereka semua.


"Ya kami mengerti tuan Adi "


Mereka segera mendayung kembali sekocinya, Adi pun sama segera melakukannya, Bella menatap kearah belakang lalu kesamping sepertinya akan ada ombak, air makin tinggi dan air juga makin bergemuruh.


"Mas sepertinya akan ada ombak "


"Tidak akan sayang, kau tenang ya, tak akan ada ombak kita akan selamat kau hanya perlu percaya saja pada suami mu ini, kau percayakan padaku "


"Ya aku percaya padamu "


Baru juga Bella berucap seperti itu, tiba tiba ombak dari belakang dan menghantam sekoci mereka, mereka semua terjatuh dan sekoci pun terbalik.


"Masss " teriak Bella


"Ya sayang aku disini disampingmu "


"Ist katanya tak akan ada ombak " kesal Bella sambil memukul air


"Hehehe kukira tak akan ada syaang,"


Bella menghembuskan nafasnya dan menatap sekitar "ayo semuanya berkumpul " teriak Adi


"Mana istriku, dimana dia " teriak Adi


Adi mencari istrinya dan yang lain juga yang baru muncul segera celingak celinguk mencari Bella tapi mereka langsung berteriak kalau Bella tak ada.


Adi berenang dan mencari keberadaan sang istri, saat dirinya makin berenang kedalam dirinya makin melihat istrinya yang tenggelam.


Meskipun dingin yang menusuk tubuhnya Adi tak memperdulikan itu, dia berenang lebih cepat lagi dan hap berhasil menangkap sang istri yang sudah lemas.


Adi dengan cepat membawa istrinya naik lagi kepermukaan " keluarkan sayang airnya "


Bella terbatuk batuk dan memuntahkan air yang banyak " kakiku keram "


"Ya aku akan memegang mu sayang, kau juga pegang aku dengan erat, "


Kembali lagi ombak datang namun sekarang Adi memegang istrinya dengan sangat erat.


"Zack mana helikopter kita "

__ADS_1


Zack belum menjawab lalu dia mendongak dan tersenyum senang, " tuan mereka sudah datang "


"Agak rendahkan helikopter nya " teriak Adi


Lalu orang yang ada didalam helikopter berteriak dengan toa " tak bisa tuan, kami tak bisa terlalu rendah "


"Turunkan tali "


Mereka mengangguk dan segera menurunkan talinya, satu persatu orang naik, Adi mendahulukan dulu para perempuan, mereka satu persatu pergi , angin makin kencang dan tiba tiba saja hujan.


"Ayo lebih cepat lagi " teriak Adi " sayang aku naik terlebih dahulu "


"Tidak aku mau bersama mu "


Adi mengusap wajahnya " untuk kali ini kau menurut padaku ayo naik terlebih dahulu "


Tapi Bella lagi lagi mengelengkan kepalanya memeluk leher suaminya, tak mau berpisah dengannya, helikopter sudah tak diam terbawa angin, jadi maju terus " ayo kita naik sekarang "


Adi mengendong istrinya, lalu naik ke tangga tali itu dengan berhati hati, kalau dirinya mendongak perih karena air hujan masuk kedalam matannya.


"Kau baik baik saja kan sayang "


"Ya aku baik mas, aku takut kenapa goyang goyang seperti ini "


"Kita akan baik baik saja, kau bisa tenang sayang "


Bella menganggukan kepalanya makin mempererat pegangannya pada sang suami, saat melihat kebawah ombak sudah datang lagi dan menerjang Zack dan juga anak buah yang lain.


Akhirnya mereka sampai juga, Bella duduk dan memeluk tubuhnya, Adi mengambil selimut dan segera memberikannya pada sang istri.


Lalu Adi melihat kebawah dan untungnya Zack dan yang lainnya tak apa apa, mereka naik satu persatu dan selamat tak ada yang tertinggal.


"Ayo kita pergi "


Helikopter segera melaju meninggalkan tempat ini, untung saja mereka semua selamat dan tak ada yang tertinggal juga.


"Kita selamat sayang "


Adi mencium kening sang istri beberapa kali, lalu memeluknya dengan sangat erat, Adi tak memakai selimut dirinya memberikan selimut itu pada yang lainnya, kasian mereka juga kedinginan.


"Mas aku lemas "

__ADS_1


"Tidur lah sayang, tidur aku akan menjagamu, aku tahu kau lelah maafkan aku telah membawamu masuk dalam situasi ini sayang "


Bella menganggukan kepalanya dan menutup matanya, rasanya lelah sekali dan dirinya ingin sekali istirahat dan tidur yang nyenyak, badannya begitu kedinginan sekali.


__ADS_2