Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 111 Sesuatu yang baru diketahui


__ADS_3

Bella bangun dengan mood yang kacau saat melihat ponsel tak ada kabar dari mas Adi tak ada sama sekali menyebalkan sekali akan, kesal sekali kesal kesal kesal sekali rasanya ingin sekali datang kerumah mas Adi dan mencekiknya.


"Sampai aku bangun tak ada pesan awas saja "


Bella membuka pintunya dan keluar dari dalam kamar, ayahnya pasti masih di kantor dia mengurus kantor yang berantakan karena Serena.


Saat Bella membelokan badannya keruang tengah alangkah kagetnya melihat ada boneka ikan yang begitu banyak memenuhi ruang ini, lalu ada bunga mawar merah dan Adi kak Zack disana.


"Ini apa Kak Zach tiba-tiba banyak boneka ikan seperti ini memangnya aku akan jualan sampai-sampai kamu bawakan ikan sebanyak ini, aku tak berminat untuk membuka toko boneka kak "


Kak Zack maju dan memberikan bunga itu "ini dari Tuan Adi katanya untuk Nona Bella. Nona Bella kan suka ikan makanya dia membelikan banyak boneka ikan seperti ini dan ini bunga mawar merah di pagi hari untuk Nona Bella yang cantik, ada sebuah surat di dalam sana aku pulang Nona bacalah itu, permisi "


"Lalu mas Adi mana kak Zack, kak Zack kau ya "


Bella tidak bisa mengejar kak Zack karena dia sudah berlalu dengan begitu cepat. Sebenarnya ada apa dengan mas Adi ini tiba-tiba mengirimkan boneka sebanyak ini dan untuk apa juga dirinya tidak suka boneka ikan, hanya karena kemarin memancing dan dirinya senang mas Adi membelikan boneka sebanyak ini dasar suaminya ini ups calon suaminya maksudnya. Tapi nggak papa kan bilang suami juga sebentar lagi kan akan jadi suaminya.


Bella mencari surat dan benar ada suratnya saat surat itu dibuka wangi sekali, seperti wangi mas Adi. Pasti mas Adi menyemprotkan minyak wangi.


Sebenarnya apa yang harus aku katakan Bella aku bingung di sini. Kamu tahu semalaman aku tidak bisa tidur karena tidak mengatakan selamat malam atau good night atau i love you jangan kau paksa aku mengatakan itu ya, aku tidak akan pernah bisa tapi kau tenang saja di dalam hatiku di lubuk hatiku yang paling dalam hanya ada kau. Aku hanya mencintaimu saja jadi jangan paksa aku untuk mengatakan itu Bella aku tidak bisa mengucapkannya langsung padamu aku tahu kau akan mengamuk dan marah-marah padaku jadi ku utus saja Zack untuk memberikan semua ini apakah kau suka boneka itu, aku mengirimnya untukmu spesial aku memesannya pagi-pagi sekali malahan mungkin ada jam 03.00 Pagi aku membangunkan orang toko hanya untuk membeli semua boneka ikan ini, hanya untukmu simpan semua boneka ini ya ini adalah hadiah untukmu. Maaf aku tidak bisa bertemu denganmu. Kau sudah tahu kan kita seminggu lagi akan menikah oh bukan tapi 6 hari lagi kita akan menikah, aku tak sabar menunggu hari itu kau jangan pergi kemana-mana ya selalu diam di rumah aku sudah berbicara pada ayahmu dan dia setuju saja atas pernikahan kita yang akan segera dilaksanakan, aku mencintaimu jangan pertanyakan lagi cintaku ini karena sampai kapanpun aku hanya akan mencintaimu dan jangan paksa aku untuk mengungkapkan rasa cinta itu dengan kata-kata, aku hanya bisa mengungkapkan rasa cinta itu dengan perilaku dan sikapmu saja.


Bella menyimpan surat itu lalu tersenyum senang, kenapa mas Adi begitu romantis ya menurut dirinya ini sangat romantis dan dirinya sangat suka dengan tindakan mas Adi ini sangat manis dan menggemaskan sekali.


**


Bella yang baru sampai dirumah sakit langsung masuk kedalam ruangan Rizki karena memang Rizki sudah memberitahu dimana kamarnya dan nomor berapa kamarnya ini.


Tak ada siapa siapa Rizki hanya sendiri, Bella begitu sedih melihat keadaan Rizki ini salah dirinya, kalau saja dirinya tak melibatkan Rizki mungkin semua ini tak akan terjadi.


"Kenapa kau hanya berdiri saja Bella duduklah kau jangan sedih karena aku seperti ini jangan menyalakan dirimu, ayo aku sendiri yang mau menjagamu cepat duduklah jangan murung seperti itu mukamu akan lebih jelek jika terus murung seperti itu"


Bella menarik kursi dan memukul tangan Rizki " sakit Bella"

__ADS_1


"Kau menyebalkan tetap saja aku merasa bersalah kalau saja kau tidak disampingku semua ini tidak akan pernah terjadi"


"Justru itu kalau aku tidak ada di sampingmu maka semuanya akan kacau, sudahlah jangan menyalahkan dirimu aku tak apa-apa, aku memang ingin menjagamu aku ingin menemanimu aku dengar-dengar kau akan segera menikah dengan Tuan Adi apakah benar"


"Ya begitulah kau tahu dari siapa kenapa tiba-tiba kau tahu"


"Coba kau tonton tv apakah kau tidak punya TV di rumah sampai-sampai kau tidak menonton TV"


"Maksudnya apa emangnya apa urusannya dengan TV, suka aneh deh "


Rizki menyalakan televisi dan langsung ada berita Bella dan juga Adi.


Berita yang sangat hangat datang dari pengusaha Adipramana yaitu mantan suaminya dari nona Ziva ternyata akan segera meminang seorang perempuan bernama Bella Banurasmi. Apakah tidak terlalu cepat untuk pengusaha Adipramana menikah lagi baru saja istrinya meninggal dia sudah meminang seorang perempuan bernama Bella Banurasmi yang ternyata anak dari pengusaha ternama juga bersama Tuan Rey, apakah ini hanya untuk perusahaan apakah ini pernikahan antara perjanjian sebuah perusahaan mari kita lihat perjalanan mereka berdua.


Bella langsung mematikan televisinya dirinya tak mau mendengar lagi, dirinya tak mau.


"Kenapa dimatiin "


"Udah nggak usah pikirin itu yang terpenting kamu akan menikahkan nanti juga Tuan Adi akan mengakui kalau itu anak dia. Udahlah nggak usah takut kayak gitu dia itu orang terpandang dan dia bisa membungkam semua mulut orang yang menyinyir kamu ataupun menjatuhkan kamu udahlah tenang aja"


"Tetep aja ngeselin, aku harus bagaimana Ki "


"Udah-udah ah masa sih cuman kayak gitu aja kesel, suapin dong lapar nih Arzan juga pulang dia kuliah dan harus anterin dulu pacarnya Anggia"


"Apa pacarnya Anggia siapa Anggia bukannya Arzan sama Mira ya, ya setau aku sih Mira ya pacarnya Arzan"


"Anggia itu kakaknya Sani ketinggalan berita banget nih kalau si Mira tuh ke Jepang dia tiba tiba saja pergi, kamu nonton kan penusukan Arzan ya maksudnya beritanya karena emang masuk TV masa sih kamu di sana nggak dikasih TV"


"Iya Iya aku tahu nonton kok waktu berita itu kamu tuh ya TV TV terus aja dari tadi ngeselin deh ah, cepat sini buka mulutnya udah makan aja mending kamu "


"Pelan pelan "

__ADS_1


"Ya aku pelan pelan kau buka mulutmu dengan lebar, harus lebar tak boleh kecil "


Rizki dengan patuh melakukan apa yang Bella mau, tangannya masih sakit untung saja ada Bella karena kalau minta tolong ke suster dirinya takut baper dan mengkhianati kak Fatimah.


***


"Bawa laki-laki yang ada di samping jeruji Sean kita harus mengeksekusinya sekarang juga karena sudah habis jantung dan juga paru-paru, kita harus menjual semua apa yang bisa kita ambil, bola matanya pun pasti akan laku terjual karena menarik ayo cepat "


"Baik tuan "


Adi segera bersiap siap memakai pakaian khusus untuk mengeksekusi, setelah semuanya siap Adi turun ke bawah tanah paling kiri dan memasuki sebuah ruangan seperti ruangan operasi di sana banyak alat dan juga pisau intinya banyak sekali di sana alat-alatnya dan selama mengeksekusi seseorang Adi yang akan melakukannya tidak orang lain dan Adi melakukannya saat orang itu masih hidup dan bernafas.


Saat anak buah Adi masuk kedalam jeruji besi nya orang itu sudah mengamuk tak mau dibawa. Orang itu meronta ronta dan menendang.


"Sudah ayo ikut sekarang ini adalah giliranmu ayo stok kami sudah habis dan kau akan menjadi salah satu orang yang paling berguna nantinya, ayo cepat ikut denganku tak usah melawan karena tak ada gunanya juga "


"Tidak aku tidak mau, aku tidak mau tolong aku tuan tolong "


Namun tak ada yang mau menolongnya laki-laki itu diseret oleh dua orang sekaligus, Sean yang melihatnya hanya bisa melongok tidak bisa membantu atau berteriak karena dirinya juga takut, takut takut dirinya diseret dan dibawa lalu apa yang akan dilakukan Adi, apakah dia akan mengambil organ-organ orang itu apakah dia sekejam itu sejak kapan Adi bisa seperti itu tapi ini dunia hitam tidak ada yang bisa di percaya dan bisa saja itu terjadi.


"Akhh aku tak mau aku tak mau "


Saat sudah ada didalam ruangan itu Adi menunjuk tempat tidur dan menyuruh anak buahnya membaringkan orang itu.


Adi memakai sarung tangannya dan juga maskernya " baiklah kita lakukan, kau rileks dan jangan takut aku akan membantumu untuk pulang lebih cepat dengan organ tubuh mu yang akan berguna untuk orang lain "


"Tolong jangan tuan, jangan saya minta tolong jangan "


"Diam lah tak akan sakit aku janji itu kalau hanya perlu berdoa saja tenang ya tarik nafas "


Adi mengambil pisau bedah dan membelah dada orang itu tanpa bius ataupun tanpa membuat dia pingsan, dia langsung melakukannya di depan mata orang itu sampai-sampai orang yang sedang di belah dadanya berteriak dengan histeris dan tanpa rasa kasihan lagi Adi mengambil jantung laki-laki itu dan menyimpannya di sebuah kotak, memberikannya pada anak buahnya.

__ADS_1


Lalu Adi mencari organ-organ yang bisa dirinya dijual lagi, orang itu sudah mati dengan mulut yang menganga dan mata yang melotot, namun itu tak membuat Aditakut malah dia sekarang mengeksekusi mata dari orang itu, membawanya dan menyimpannya kembali dalam kotak.


__ADS_2