
Tok tok tok
"Ziva kau kemana saja apakah kau sudah lupa dengan sahabat mu ini hah "
Ziva segera masuk kedalam rumah Zea dan langsung duduk "kau kemana saja "
"Kau akan tahu aku ke mana saja aku menghabiskan waktu dengan Piyan karena Adi sudah tidak ada waktu untukku dia hanya fokus dengan perempuan itu, sungguh menyebalkan sekali "
Zea mengambil segelas anggur dan memberikannya pada Ziva "sudah jangan kau pikirkan kau sudah punya penggantinya jadi tak usah risau, kau juga sudah dipuaskan oleh Piyan kan lalu untuk apa kau menunggu suamimu untuk memuaskanmu. Sudahlah biarkan dia dengan perempuan itu kau harus menikmati hidupmu ini apalagi nanti setelah kau punya anak dari suamimu dan juga perempuan muda itu kau akan disibukkan dengan anak itu maka kita harus bersenang-senang, kita harus selalu menikmati hidup ingat itu harus menikmatinya "
Ziva meminum dahulu anggurnya dan menganggukan kepalanya "benar juga aku nanti harus mengurus anak itu, tapi tenang saja aku akan menyewa pengasuh, aku tak mau ya mengurus anak yang bukan dari rahimku, anak itu hanya untuk bisa aku dan Adi selalu bersama agar mulut kakek tua itu berhenti menghinaku, aku sudah bosan dengan hinaannya itu "
Zea mengangguk anggukan kepalanya lalu duduk dihadapan Ziva " kau terlihat pucat bagaimana kalau kita ke salon dan mempercantik diri kita bagaimana apakah kau mau Ziva, sudah lama kita tak pergi ke salon berdua dan menghabiskan waktu sama sama, kau sekarang sibuk dengan Piyan apa kataku kan kau lebih baik selingkuh dari Adi, enak saja dia bersenang senang sedangkan kau disini membatin "
"Makannya aku melanjutkannya, kau tau Piyan sendiri yang datang padaku saat aku tak mau dia jadikan istri, enak saja aku melepaskan Adi dengan cepat, aku belum mendapatkan semua hartanya, setelah aku mendapatkan semua uangnya maka aku akan meninggalkannya bagaimana bagus tidak ide ku "
"Tentu bagus sayang, kau harus selalu memanfaatkan setiap situasi jangan pergi tanpa harta, ayo kita pergi ke salon sekarang dan malam hari kita berpesta "
Mereka berdua segera bangkit dan keluar dari dalam rumah, mereka begitu ceria dan bercanda gurau terus, tanpa Ziva sadari kalau sahabat Zea sedang merencanakan sesuatu yang bisa menghancurkannya.
Mereka sudah sampai di salon Ziva hanya bisa mengikuti Zea saja karena ini salon mewah yang pertama dirinya datangi, sebelumnya dirinya tak perawatan disini, tapi Zea membawanya kemari sudahlah sama saja.
"Ada apa Zea kau membangunkan ku, padahal kau bisa meminta staf ku untuk melayani mu "
"Kau ini bagaimana Arjun lihatlah aku membawa tamu istimewa, istri dari tuan Adipramana dia"
__ADS_1
Laki laki yang bernama Arjun itu langsung melihat kearah Ziva dan segera menghampirinya " wah kita kedatangan istri orang kaya, mau perawatan apa disini beb "
Ziva hanya tersenyum kecut "aku ingin merubah penampilanku "
"Baiklah kalau begitu cantik, aku yang akan memanjakan mu dengan perawatan perawatan yang salonku punya "
Arjun segera menarik Ziva dan mendudukkan Ziva setelah itu dia segera beraksi dengan melakukan make over rambut Ziva dan juga yang lainnya bahkan Ziva tidak hanya memotong rambut dan mewarnai rambut namun juga dia melakukan perawatan tubuh yang lainnya Ziva dan juga Zea bersenang-senang di sana mereka menghabiskan waktu bersama sama.
Pada malam harinya mereka sudah ada di club yang memang sudah dijanjikan oleh Zea pada Ziva, Ziva kesana dengan rambut yang berbeda sudah diwarna dan juga pendek mereka berdua langsung minum minum sambil berjoget joget tak menghiraukan tatapan orang disana, mereka hanya ingin bersenang senang.
Saat Ziva dan Zea akan memesan minum tiba tiba saja ada yang memberikan minuman pada Ziva " ini nona dari laki laki disana "
Ziva melihat kearah depannya dan ada seorang laki laki tampan tersenyum padannya, sungguh tampan "apakah aku harus mendekatinya Zea, kau lihat dia tampan "
"Sudah kau datangi saja laki laki itu, pasti dia akan menyenangkan mu, ayo cepat datangi dia "
Zea hanya membalas lambaian tangan itu dan tersenyum senang "huff dasar perempuan bodoh kau selalu saja gampang di bohongi, lihat saja aku akan memberikan bukti pada Adi kalau kau bukanlah perempuan baik, sebentar lagi aku akan mengantikan mu Ziva, ingat kau akan diusir oleh Adi secara tidak hormat "
Zea yang tak mau kesenangannya terganggu segera berjoget kembali dengan yang lain, hari ini dirinya harus puas memangnya Ziva saja yang boleh senang senang dirinya juga harus bersenang senang.
***
"Kita ke hotel saja ya "
"Baiklah aku ikut saja denganmu, kau begitu tampan siapa namamu "
__ADS_1
"Zain namaku dan kau "
"Aku Ziva nama kita hampir sama "
"Mungkin kita jodoh cantik " sambil menoel dagu Ziva mereka sudah ada didalam mobil.
Ziva tanpa takut ikut langsung dengan laki laki, tanpa curiga sedikit pun dia ikut dengan laki laki yang baru saja dia kenal.
"Tidak mungkin kita jodoh karena aku sudah mempunyai suami"
"Ow berarti aku sekarang sedang menculik istri orang lain"
Ziva hanya tertawa menanggapinya " tenang saja kau tidak sedang menculik istri orang lain, aku ini istri yang kesepian suamiku sedang sibuk dengan perempuan lain, maka aku pun harus menyibukkan diriku dengan laki-laki lain tak ada salahnya kan aku berselingkuh dia pun sama seperti itu"
"Istri yang kuat, kau malah membalasnya hebat juga, kau tak sakit hati melihat suami selingkuh "
"Tidak yang terpenting uang selalu mengalir padaku, biarkan dia selingkuh yang penting uangnya selalu ada di tanganku, tidak usah risau ada uang maka aku tidak akan meninggalkannya. Sudahlah jangan membahas tentang suamiku. Sekarang adalah membahas tentang kita mau apa kau membawa ke hotel"
Laki laki itu melihat Ziva sekilas " masa kau tak tahu apa yang akan kita lakukan di hotel hari ini kita akan bersenang senang, dan aku akan menyenangkan mu cantik, aku akan memuaskanmu karena kau sedang kesepian makan aku yang akan menghangatkan ranjang mu "
"Laki laki panas kau, aku suka kita lihat apakah permainanmu akan memuaskan ku, atau kau akan cepat kalah sekali keluar "
"Tenang aku akan memuaskan mu sayang, sampai pagi pun aku sanggup "
Ziva hanya tersenyum dan langsung menyenderkan kepalanya pada Zain, dia begitu senang akan melakukan sesuatu yang dirinya sukai.
__ADS_1
Setelah memarkirkan mobilnya mereka segera keluar dan masuk kedalam hotel, setelah memesan kamar mereka segera pergi kesana, tak lupa Zain terus saja menciumi Ziva selama perjalanan ke kamar hotelnya.