Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 141 kau benar


__ADS_3

"Nyonya jangan kecapean ya harus banyak istirahat dan jangan banyak fikiran "


"Tapi saya udah gak apa apa kan dok, bayi saya gak apa apa "


"Gak apa apa Alhamdulillah bayinya kuat nyonya "


"Sayang kau baik baik saja aku begitu khawatir "


Bella yang mendengar suara yang begitu dirinya kenal melihat kearah samping para dokter dan juga suster langsung menyingkir.


Bella menangis melihat orang yang ingin dirinya dengar suaranya dan ingin dirinya lihat bagaimana keadaannya" mas kamu udah baik baik saja "


Bella sudah bangkit namun Adi segera membaringkan tubuh istrinya lagi, Adi dorong mengunakan kursi roda oleh ayahnya.


"Maaf aku udah kasih beban yang begitu berat sama kamu sayang, maafkan aku, aku berjanji aku tak akan kalah lagi " sambil mengusap rambut sang istri.


Bella malah makin menangis saja " ada apa, apakah aku menyakiti ku sayang, sampai sampai kau terus menangis ada apa sayang, ada apa "


Bella mengelengkan kepalanya " aku hanya bahagia bisa melihat mu kembali bicara padaku, aku begitu senang dan aku tak menyangka kau bisa kembali, kau sudah tak mematuhi perintahku "


Adi tersenyum dan memeluk tubuh sang istri " maafkan aku sayang, tak akan aku ulangi aku akan mematuhi mu mulai sekarang dan aku akan selalu ada disampingmu, kau bisa pegang kata kataku sayang, aku janji padamu, aku tak akan pernah seperti ini lagi "


Bella hanya bisa menganggukkan kepalanya dan menggenggam tangan suaminya, dirinya begitu bahagia bisa melihat suaminya kembali, bisa mendengar suaranya lagi.


***


flashback on


"Ya Allah tuan kau sadar "


Adi hanya diam saja, melihat sekitar dirinya masih binggung sebenarnya ini dimana ada apa dengan dirinya, apakah semuanya baik baik saja lalu mana istrinya.


Tiba tiba ingatan Adi berputar pada saat hujan itu, saat hujan deras itu dan dirinya diserang oleh laki laki misterius tapi dirinya ingat dengan wajahnya.


"Apa ada yang anda rasakan "


Adi menatap dokter itu " dimana istriku "


"Nyonya Bella_"


"Ada apa dengan istriku " potong Adi


Dokter diam tak ada yang menjawab " bawa aku kepada istriku sekarang juga "

__ADS_1


"Tuan masih harus istirahat "


"Masa bodoh dengan istirahat bawa aku pada istriku sekarang "


"Baik tuan "


Suster segera mengambil kursi roda dan membantu Adi untuk duduk dikursi roda dan mendorongnya untuk keruangan nyonya Bella.


flashback off


***


"Kamu makan ya sayang aku suapi "


"Kamu ya harusnya makan mas bukannya aku, kenapa sih kamu ini baru juga sembuh baru juga sadar tapi udah mau suapin aku aja, kamu yang harus aku suapin. Bukannya kamu malah suapin aku"


"Tak apa sayang ayo buka mulutmu dan aku akan menyuapimu makan"


"Tapi kau juga harus makan kita harus makan sama-sama"


"Iya sayang kita makan sama sama "


Adi segera menyuapi sang istri dan setelah itu menyuapi dirinya sendiri, Bella tersenyum pada suaminya sambil mengunyah.


"Ada apa sayang kenapa kau tersenyum ada apa "


"Apa ada sesuatu yang tidak aku tahu. Apakah ada sesuatu yang kau lakukan"


"Jika kau ingin tahu apa yang aku lakukan coba kau tanya pada kak Zack apa saja yang aku lakukan aku tidak mau bercerita padamu langsung. Lebih baik kau tanyakan saja pada orang kepercayaanmu itu, apa yang aku lakukan tapi tenang saja aku tidak melakukan kegaduhan aku tidak menghancurkan pekerjaan "


Adi mengerutkan keningnya dan makin menatap mata istrinya itu " jangan tatap aku seperti itu aku tidak suka"


"Kenapa kau tak suka sayang "


"Jangan tatap aku "


Bella menutup wajahnya saking malunya dilihat seperti itu, Adi dengan cepat membuka tangan sang istri yang menutupi wajahnya.


"Jangan di tutupi sayang, aku ingin melihat wajahmu , rasanya sudah lama saja aku tidak melihat wajah cantik"


"Aku tidak cantik aku belum mandi "


"Mau kau tidak mandi bertahun-tahun pun aku tidak peduli kau selalu cantik di mataku"

__ADS_1


"Ist mas kau jorok "


Bella tertawa dan mengusap wajah suaminya, Adi mengambil tangan itu dan menciumi tangannya lalu mengigit jarinya.


"Mas sakit "


"Habisnya gemas aku padamu sayang, awas saja sudah aku sehat dan kau sudah melahirkan kau habis olehku sayang "


"Tidak akan bisa masih harus menunggu 2 bulan "


"Apa kenapa lama " Adi tiba tiba saja lesu


"Kau harus kuat awas saja kalau kau selingkuh, aku berikan kau cip nanti "


"Cip apa sayang "


"Kau akan tahu nanti pokoknya semuanya serba kejutan kau bisa menanyakan itu pada kak Zack "


"Aku makin penasaran "


Bella mengambil alih piring yang suaminya pegang dan sekarang dirinya yang menyuapi suaminya.


***


"Kau tahu apa saja yang istriku lakukan selama aku koma " tanya Adi sambil menatap kearah jendela Adi sudah bisa berjalan seperti biasa.


Zack menatap tuannya lalu menatap nyonya nya yang tertidur "banyak sekali yang Nyonya lakukan Tuan bahkan kau tidak akan menyangka kalau Nyonya bisa melakukan itu "


Adi membalikan badannya dan menatap Zack yang masih setia berdiri.


"Apa memangnya yang istriku lakukan "


"Dia sudah memenjarakan penghianat itu dan Tuan juga akan kaget siapa orang itu dia adalah Dea dan orang yang menyuruhnya adalah kakaknya nyonya sendiri Serena dan mereka berdua sekarang di penjara di bawah tanah dan semua para penjaga pelayan diberikan chip oleh Nyonya dan jika orang itu berkhianat maka kepalanya akan pecah, termasuk aku dan juga Sera dipasangkan itu"


Adi mengerutkan dahinya "kau yakin istriku melakukan itu maksudnya memasang chip pada kalian semua. Aku akan mengurus mereka berdua nanti"


"Nyonya ingin dirinya sendiri yang mengurus Serena dan juga Dea dan akan menghukumnya sendiri setelah melahirkan jadi kami tidak bisa menyentuh mereka berdua dan nyonya menyuruh kami untuk memberikan mereka makanan yang sehat, agar saat eksekusi mereka gemuk-gemuk"


Kembali Adi diam, "kau sedang membuat cerita Zack, kau sedang mengarang cerita"


"Tidak Tuan saya tidak mengarang cerita ini memang kebenarannya dan Nyonya juga sudah menemui teman-teman Tuan dia pergi ke pertemuan para mafia dan bertemu dengan Tuan Jeremy dan juga yang lainnya, mereka bernegosiasi tentang pelepasan Deri tapi Nyonya meminta nyawa mereka jadi mereka mundur dan juga mengancam akan memberhentikan pasokan yang selama ini kita kirim"


Adi menatap istrinya yang sedang tertidur pulas lalu kembali menatap Zack. Apakah istrinya melakukan itu bukannya dirinya tidak percaya hanya saja apakah istrinya bisa melakukan semua itu sekaligus yang dirinya lihat istrinya Bella adalah perempuan keras kepala manis cantik imut dan tidak mungkin bisa melakukan itu.

__ADS_1


"Satu lagi Tuan Nyonya sudah mengurus perusahaan dengan temannya Rizki yang membantunya, semuanya sudah selesaikan kami hanya perlu mendengarkan perintah dari nyonya dan bulan depan juga akan ada pertemuan yang diadakan oleh Tuan Jeremy sebuah pesta tuan dan anda diundang untuk pergi ke sana Nyonya sudah bertemu dengan mereka semua dan mengancamnya juga. Nyonya juga tertarik pada dunia hitam itu"


Adi melangkah kakinya kearah istrinya dan menatap lekat lekat wajah sang istri, ternyata benar apa kata istrinya kalau dirinya belum mengenal istrinya yang sesungguhnya.


__ADS_2