Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 252 Ditunda dulu


__ADS_3

"Bu Bahar "


"Pak Renaldi bagaimana apakah kau sudah bicara dengan kepala sekolah "


"Sudah aku sudah bicara dengannya, tapi tahu sendiri bagaimana tanggapannya dia marah padaku"


"Hemm, pasti akan seperti itu "


"Lalu ke depannya akan bagaimana Bu Bahar. Apakah kita harus berbicara pada Tuan Adi"


"Sepertinya tidak usah, kita tidak usah berbicara dulu pada Tuan Adi, karena ini tidak ada bukti. Apalagi Pak Farhan sudah tiada kita tidak punya saksi bisa saja kan nanti Tuan Adi menganggap kalau semua ini hanya permainan kita saja. Dan yang melakukan juga ada di kelas yang sama kecuali Andaru Pak "


"Iya kau benar Bu, kita juga tidak mungkin kan melibatkan Ayu dalam masalah ini'


"Iya Pak, aku tidak mau sampai melibatkan Ayu nantinya dia akan mempunyai masalah besar. Biarkan kita saja yang memikirkan bagaimana caranya melakukan ini. Nanti aku akan coba berbicara dengan satu persatu siswa itu, kita bicara dari hati ke hati dulu saja. Jangan langsung gegabah memberi tahu Tuan Adi dan kita tidak punya bukti"


"Baiklah, itu akan lebih baik apalagi Ayu kan di sini murid baru. Jadi dia belum tahu tentang sekolah ini. Jangan sampai dia terbawa-bawa dan punya masalah besar"


"Iya, kau yakin kita tunda dulu saja tentang penyelidikan ini, sampai kita mempunyai bukti yang kuat dan bisa menyerahkan ini pada Tuan Adi "


"Iya benar Bu Bahar kita tunda dulu saja "


Tanpa mereka sadari ada Ayu di sana, Ayu mengintip dan mendengar pembicaraan Bu Bahar dan juga Pak Renaldi. Ayu tadi sudah berpisah dengan Andaru.


Ayu yang melihat ada Bianca segera menarik tangannya.


"Ayu ada apa "

__ADS_1


"Ayo ikut dulu denganku, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan"


Ayu membawa Bianca ke arah rooftop, Lalu setelah itu Ayu menatap wajah Bianca yang sepertinya sangat kelelahan. Karena memang sudah beberapa hari dirinya dan juga Bianca tidak bertemu.


"Kau baik-baik saja Bianca"


"Tentu aku baik-baik saja, apa yang ingin kau bicarakan Ayu"


"Begini apakah kau mengetahui tentang petisi yang Pak Farhan buat ? "


"Ya aku tahu, tapi untuk apa dibahas lagi Pak Farhan itu tidak bisa mempertahankan semuanya. Dia hanya bisa menangis dan memohon-mohon agar tidak dikeluarkan dari sekolah ini, tapi pada akhirnya apa dia tiada juga kan"


"Tapi dia sudah berjuang kan Bianca, dia sudah memperjuangkan semuanya. Apakah kau bisa membantuku untuk mengungkap semuanya. Aku tidak bisa diam saja. Aku ingin semuanya tahu dan sekolah ini tidak ada perundungan lagi"


"Maafkan aku Ayu, aku tidak bisa. Aku bukan pahlawan yang bisa melakukan itu. Aku tidak mau menambah masalah. Lebih baik kau jangan ikut campur juga. Kau fokus saja sekolah setelah itu lulus dan keluar dari sini, tidak usah memikirkan tentang petisi yang sudah Pak Farhan buat. Itu sudah lama sekali dan tidak bisa diperjuangkan lagi. Lebih baik kau diam juga sudah tahu tentang petisi itu "


"Kukira kau akan membantuku. Aku kira kau berbeda dengan yang lain Bianca "


"Jadi kau tidak mau membantuku Bianca, aku sudah sangat berharap kalau kau bisa membantuku"


"Maaf, aku tidak bisa membantumu. Aku di sini hanya bersikap adil saja tidak ikut membully orang ataupun yang lainnya"


Bianca langsung pergi begitu saja meninggalkan Ayu. Ayu yang bingung harus melakukan apalagi hanya bisa diam berdiri menatap anak-anak yang sedang main bola, tentunya anak laki-laki.


Tapi Ayu melihat ada Aksa yang hanya diam melihat kakaknya main bola. Ada apa dengan mereka berdua tidak seperti biasanya. Mereka kan selalu bersama-sama tak pernah terpisahkan, tapi sekarang mereka seperti menjauh.


"Aku harus minta bantuan siapa lagi. Apakah aku harus diam saja saat perundungan ini makin menjadi-jadi, apalagi tadi aku mendengar kalau Bu Bahar dan Pak Renaldi akan menunda tentang masalah ini. Akan makin lama saja kan dan mungkin tidak akan pernah terungkap sampai kapanpun "gumam Ayu.

__ADS_1


...----------------...


"Aliya"


Aliya membalikkan badannya dan menatap Cassandra yang menghampirinya "Ada apa. Aku ingin pulang, kalau mau bicara cepat aku tak punya banyak waktu"


"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu sudah banyak orang yang melihat Andaru dan juga Ayu berduaan. Mereka tadi berenang bersama dan yang terakhir mereka ada di dalam ruang ganti"


"Lalu apa urusannya denganku"


"Apakah kau tidak curiga dengan Andaru dan juga Ayu. Bisa saja mereka melakukan sesuatu kan kenapa kau diam saja"


"Memang kau punya bukti kalau Andaru dan Ayu melakukan apa gitu, sesuai apa yang kau pikirkan kau punya buktinya dan bisa memperlihatkannya padaku?"


"Tidak ada, aku hanya ingin memberitahumu saja mereka itu sudah sangat dekat sekali. Apakah kau tidak curiga. Apakah kau tidak cemburu dengan kedekatan mereka berdua"


"Aku percaya pada Andaru dan Andaru tidak mungkin menghianatiku. Jadi kau jangan terlalu banyak menghasut ku Cassandra. Aku sedang tidak mau bertengkar dengan siapa-siapa, suasana hatiku sedang kacau masalahku sedang banyak. Jadi bisakah kau tidak membuat aku makin pusing"


"Aku hanya memberitahumu saja Andaru dan Ayu selalu saja bersama-sama di setiap waktu. Mereka tak pernah terpisahkan, mereka itu sudah seperti sepasang kekasih saja"


"Kalau kau suka pada Andaru jangan seperti ini caranya Cassandra, menjelek-jelekkan Andaru seperti ini sama saja kau ingin bermusuhan denganku"


"Apa aku suka pada Andaru ? Aku hanya memberitahumu saja sebagai temanmu aku memberitahumu kalau Andaru dan Ayu sedang dekat itu saja, kenapa kau malah mengatakan kalau aku suka pada Andaru kau gila "


"Kalau kau tak suka, kau tidak akan memfitnah Andaru seperti ini kan. Sudahlah aku sedang lemas dan ingin pulang sekarang. Aku capek di sekolah ini belajar pun tak akan ada yang masuk ke dalam otakku"


"Kau ini kenapa sih, apa ada masalah di rumah sampai-sampai kau membawanya ke sekolah"

__ADS_1


"Kau tidak usah tahu apa yang sedang terjadi padaku, kau hanya seorang teman bukan siapa-siapa aku. Jadi kau tidak perlu tahu tentang masalahku"


Aliya langsung pergi begitu saja meninggalkan Cassandra, sedangkan Cassandra sendiri dengan kesal masuk ke dalam kelas. Lalu selama ini dirinya apa, dianggap apa dirinya ini oleh Aliya.


__ADS_2