
Bella yang baru saja membersihkan tubuhnya dan juga wajahnya hanya diam sambil menatap kaca yang ada dikamar mandi, sungguh hari ini melelahkan, kenapa hidupnya menjadi seperti dirinya adalah perempuan yang bisa digilir kemana mana dan ditukar kemana mana juga kenapa.
Bella yang sedang melamun tak sadar Adi sudah ada dibelakangnya dan langsung memeluknya, Bella yang tersentak langsung membalikan badannya dan bertatapan langsung dengan Adi.
Bella mencoba mengatur semua emosinya dirinya harus biasa biasa saja dan menerima Adi, dirinya harus cepat cepat menyelesaikan hubungan yang tak sehat ini, maka dirinya harus mengikuti apa yang Adi inginkan, lebih cepat hamil lebih cepat dirinya pergi dari genggaman Adi.
Dirinya ingin hidup normal, dirinya ingin kembali menjadi Bella yang dulu dan bisa hidup bersama keluarganya, biarkan mamihnya dan juga kakaknya Serena tak menyukainya tapi itu lebih baik dari pada harus hidup bersama Adi.
Adi langsung mencium bibir Bella, dan Bella mencoba untuk mengikuti semua yang Adi lakukan, Adi memangku Bella dan mendudukkan Bella, setelah itu membuka handuknya dan menjelajahi setiap tubuh Bella, dan Bella hanya bisa diam menikmati apa yang Adi berikan meski berat dan tak terima namun dirinya aku dirinya terbius oleh setiap sentuhan yang Adi berikan, entahlah tubuhnya sudah mengkhianatinya dengan menikmati setiap sentuhan yang diberikan Adi.
**
"Bagaimana Jordi apakah kau sudah menemukan semua yang aku mau, kau sudah mendapatkannya kan "
__ADS_1
"Sudah tuan "
"Baiklah apa saja yang kau temukan tentang perempuan itu, kau selalu hebat Jordi jika aku meminta pasti aku akan memberikannya dengan cepat "
"Perempuan itu bernama Bella Banurasmi dia adalah anak dari seorang pengusaha bernama Tuan Rey dan ibunya bernama nyonya Reina, dia adalah adik perempuan dari nona Serena yang pernah menawarkan pada Tuan untuk membeli adiknya, karena tuan tak mau dan menolaknya lalu setelah itu Nona Serena dan ibunya nyonya Reina menjual anaknya yang bernama Bella itu pada Tuan Adipramana makanya sekarang Nona Bella ada di tangan Tuan Adipramana,"
Sean diam ternyata perempuan itu yang ditawarkan oleh Serena perempuan tidak tahu diri itu, dia menjual adiknya bersama ibunya jadi itu adik dari Serena yang telah dirinya tolak mentah-mentah waktu itu, kalau tahu itu adalah Bella perempuan yang sekarang bersama Adi dirinya akan menerimanya "kenapa Serena bisa menjual adiknya seperti itu, aku waktu itu tidak sempat untuk menanyakannya karena aku memang tidak berminat untuk membeli manusia untuk dipakai olehku,"
"Alasannya karena Nona Serena begitu membenci nona Bella, makannya dia menjualnya pada Tuan Adi dan uangnya mereka pakai foya-foya dan untuk Nona Bella juga identitasnya sudah tidak ada Tuan Adi sudah membuat skenario seolah-olah Nona Bella sudah meninggal dunia dan sekarang ayahnya Tuan Rey sedang mencari anak bungsunya itu. Bahkan sekarang perusahaan itu dipegang oleh Nona Serena dia yang memegangnya sekarang tuan dan untuk ibunya dia menjadi gila karena mungkin merasa kasihan pada anaknya atau kehilangan karena anaknya Bella meninggal. Pasti dia sangat menyesal karena kesalahan fatal yang dia lakukan anaknya tak bisa kembali lagi padanya. Dia masih berumur 17 tahun tuan dan masih sekolah malahan seharusnya dia sekarang lulus tapi karena terlanjur sudah dijual oleh ibu dan kakaknya dia tidak bisa menyelesaikan sekolahnya, sungguh malang nasibnya "
"Apakah Tuan yakin ingin merebut Nona Bella dari tangan Tuan Adi, kita akan kalah tuan, tuan Adi memiliki banyak sekali anak buah dan kita tidak bisa merebut Nona Bella begitu saja kan dia begitu kuat Tuan kita tidak akan sanggup, kita tak akan bisa membawa nona Bella tuan "
"Tentu kita akan sanggup dan bisa melawan Adi kau cari lagi anak buah yang banyak yang bisa bekerja untuk kita, misi sekarang bukan untuk mendapatkan wilayah yang Adi punya, tapi misi utama kita adalah membawa Bella untuk ada di sampingku rasanya aku kasihan padanya setelah mendengar cerita darimu sudah dijual harus terjerat oleh mafia gila itu, hidupnya pasti tidak akan nyaman apalagi umurnya masih 17 tahun dia masih bisa sekolah dan juga mempunyai masa depan yang cerah kalau dengan Adi dia sama sekali tidak akan mempunyai masa depan, apalagi ditambah dengan Ziva yang licik dia akan habis disana "
__ADS_1
"Baik Tuan saya akan mengumpulkan orang-orang untuk bisa bekerja pada kita dan saya akan melatih semua orang itu untuk bisa melawan Tuan Adi dan juga komplotannya"
"Baiklah kau segeralah keluar aku sekarang ingin memikirkan rencana apa yang pas untuk mengambil Bella dari tangan laki-laki itu, kita harus mempunyai rencana yang begitu matang, kita harus bisa mengelabui Adi "
"Baik Tuan"
Sean masih diam dia masih memikirkan tentang ingin memiliki Bella, tapi rasa memiliki itu menjadi rasa ingin membantu Bella untuk lepas dari Adi setelah mendengar cerita yang begitu menurutnya sangat tidak manusiawi dijual oleh keluarganya sendiri.
Itu sangat menyakitkan dirinya tidak bisa membayangkan bagaimana Bella kalau mengetahui ibunya dan kakaknya yang melakukan ini, tiba-tiba saja hati nuraninya terketuk untuk bisa menyelamatkannya.
Perempuan kuat itu ternyata tidak sekuat yang dirinya lihat seperti tadi, di dalamnya pasti dia rapuh pasti dia ingin pergi dari samping Adi, pasti dia ingin bisa bebas lagi, sebisa mungkin dirinya akan membantu perempuan itu untuk lepas dari Adi semoga saja dirinya bisa melakukannya.
Sean berdiri dari kursi keagungannya dia melihat ke arah luar jendela dan melihat malam yang begitu gemerlap, memang hidupnya sama seperti Adi tapi kalau menyangkut seorang perempuan yang dijual seperti itu dirinya tidak tega, dirinya kira Adi mendapatkannya dari klub ataupun pekerjaannya atau sekretarisnya tapi ternyata perempuan itu terjebak dan sepertinya akan sulit keluar dari Adi jika dia tidak ditolong olehnya.
__ADS_1
Kalau bukan dirinya siapa yang akan menolongnya, malang sekali nasibnya Bella Banurasmi nama yang begitu pas dengannya, namanya begitu manis sama seperti orangnya.