Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 171 Disogok


__ADS_3

"Cempaka ada apa kenapa kau cemberut seperti ini ? " tanya Bella saat anak bungsunya itu mendekati dirinya


"Aku mau pulang sekarang mamah, aku ingin pulang saja aku sudah tak nyaman disini, disini ada pacarnya paman Rizki aku tak mau melihatnya "


"Hah pacarnya paman Rizki memangnya siapa ? "


"Ada mamah, sudah ayo pergi "


Cempaka langsung menarik tangan mamahnya untuk keluar dari gedung, diikuti oleh yang lainnya juga, bahkan Bella tak sempat untuk berpamitan pada kedua membelai itu.


Ada apa coba dengan anaknya ini, Bella menatap kedua anak laki-lakinya mereka malah mengangkat bahu, "ada apa Cempaka "


"Tidak aku hanya ingin pulang saja mamah, aku lelah aku ingin istirahat saja "


"Baiklah kita pulang ya, tapi jangan cemberut "


"Hemm, mamah akan aku coba "


Mereka masuk kedalam mobil sedangkan Rizki sendiri dia memakai mobil sendiri, tak ikut dengan keluarga Bella.


Cempaka yang baru saja sampai di garasi langsung turun dari dalam mobil dan berlari masuk kedalam rumah, tanpa mengatakan sepatah katapun.


"Coba kalian lihat ada apa dengan adik kalian itu "


"Siap mamah " serentak ucap mereka berdua.


...----------------...

__ADS_1


"Sayang lagi yu "


"Mas kita udah lakuin 3 ronde loh masa sih mau lagi "


"Aku gak pernah puas sama kamu sayang, aku selalu saja ketagihan "


Bella memeluk dada suaminya " besok lagi saja mas, ini sudah subuh dan kau juga harus bekerja "


"Aku tak akan bekerja sayang, aku akan mengajak mu bulan madu "


"Hah bulan madu, maksud kamu apa ? "


"Masa sih sayangg, kamu gak tahu bulan madu, kita kan waktu itu gak sempet bulan madu jadi sekarang adalah waktunya kita bulan madu, anak-anak juga sudah pada besar sayang, disini ada Zack dan juga Sera "


"Tapi, aku gak bisa tinggalin mereka mas "


"Hanya beberapa hari sayang, tak akan lama aku janji, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu hanya berdua sayang, tolong kali ini saja, kapan lagi kita bisa berduaan coba sayang "


"Tapi, sayangg "


"Mau atau tidak "


"Ya sudah iya iya sayang "


Adi memeluk istrinya dengan erat, sepertinya dirinya harus menemui ketiga anaknya, harus menyogok mereka dengan sesuatu, ya itu ide yang bagus.


...----------------...

__ADS_1


Adi sudah bangun mendahului istrinya, Adi membuka pintu dengan sangat perlahan.


"Heyy anak anak kemarilah ayah punya sesuatu untuk kalian "


Ketiga anak Adi yang sedang bermain segera menghampiri ayahnya dan duduk dihadapan sang ayah.


"Ada apa ayah, kenapa panggil panggil tak seperti biasanya, apa ayah ingin menyogok kami " tanya Andaru.


"Kau selalu saja tahu, ayah dan mamah akan jalan jalan "


"Ikut Cempaka ikut " belum juga Adi beres anaknya sudah mau ikut.


"Dengar dulu ayah sayang sayang, ayah ingin pergi bersama mamah berdua, nah ayah akan belikan apapun yang kalian mau, apa yang kalian mau ayah akan belikan sekarang tapi kalian harus mengizinkan ayah dan mamah pergi jalan jalan berdua "


"Emm, apa ya kalau misalnya beli boneka Barbie yang banyak gimana, terus beli permen " ucap Cempaka


"Boleh apa lagi "


"Andaru pengen sepeda baru, bola, robot, sepatu, baju, celana, banyak lagi deh ayah, ayo kita ke mall sekarang"


"Boleh, Aksa pengen apa "


"Aku cuman mau buku aja ayah, aku pengen itu saja "


"Beneran, "


"Iya ayah bener "

__ADS_1


"Yaudah ayo kita pergi sekarang "


Adi dengan cepat mengiring ketiga anaknya untuk pergi ke mall dan membeli apa yang mereka mau.


__ADS_2