Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 90 Kedatangan seseorang yang tak terduga duga


__ADS_3

Ziva sudah dikebumikan, Adi menangis tak henti hentinya, orang tua Ziva juga mereka ada disini mereka lebih histeris lagi dari Adi, Ziva adalah anak satu satunya mereka.


Adi mengusap air matanya lalu berdiri di podium untuk membacakan sebuah surat untuk istrinya dan juga berterimakasih pada orang orang yang sudah datang kemari.


"Terimakasih atas semua orang yang telah berkenan datang ke pemakaman istri tercintaku, aku tak pernah percaya kalau istriku Ziva akan pergi dengan begitu cepat seperti ini. Padahal aku begitu mencintainya, aku sangat mencintainya. Ziva adalah istriku dan sampai kapan pun akan menjadi istriku. Sekarang aku tak tahu harus seperti apa, aku begitu sedih dan sangat kehilangan sekali. Apapun yang dilakukan Ziva aku memaafkannya, aku terima apa yang Ziva lakukan aku juga melihat berita berita tentang istriku yang berselingkuh dengan mantan pacarnya.Tapi aku akan tetap mencintainya, aku akan tetap menyayanginya " Adi mengusap air matanya mengunakan saputangan sambil menundukan kepalanya dan tanpa ada yang mengetahuinya bibir Adi tersenyum menyeringai.


Sedangkan orang orang yang mendengarkan semua kata kata Adi tadi, terharu dan banyak yang menitihkan air mata, mereka berfikir kalau Adi memang mencintai istrinya Ziva dengan sepenuh hati meskipun istrinya dirumorkan selingkuh tapi Adi tetap menerimanya dan mendatangi pemakaman istrinya.


"Sekali lagi terimakasih " ucap Adi sebelum turun dari podium.


Banyak yang memberikan bela sungkawa pada Adi, bahkan banyak yang memujinya yang kuat dengan berita istrinya yang selingkuh..


Setelah semuanya pulang, Adi memakai kaca mata hitamnya kembali dan akan masuk kedalam mobilnya namun bahunya ditepuk.


"Hebat aktingmu, sepertinya kau harus mendapatkan piala Oskar sebagai aktor terbaik "


Adi membalikan badannya dan tersenyum pada ayahnya " hidup seperti film ayah maka kita harus menjadi pemeran utamanya dan harus hebat berakting, aku ini anak mu, kau seperti tak pernah saja seperti ini "


Ayah Adi malah tertawa mendengar ucapan anaknya ini " tapi aku tak segila dirimu "


"Ya begitulah harus ada perubahan aku tak mungkin sama persis seperti ayah, sudahlah dia sudah mati biarkan saja jangan hiraukan tentang pidatoku tadi, aku hanya ingin terlihat paling kehilangan dan paling tersakiti, pulanglah ayah, aku pun akan pulang dan kembali mencari Bella "


"Kau mencintai Bella"


"Tentu aku mencintainya untuk apa aku mencarinya kalau aku tak mencintainya, mungkin kalau aku tak mencintai Bella aku sudah membunuhnya, jadi ayah jangan bertanya hal bodoh ini padaku lagi "


Adi langsung masuk kedalam mobil meninggalkan ayahnya dipemakaman, dirinya ingin merilekskan badan dan juga mengosongkan fikirannya dulu, lalu berkelana lagi mencari Bella kekasihnya. Akan dirinya nikahi lagi dia dihadapan orang tuanya dan tak akan ada pemaksaan lagi.

__ADS_1


Dirinya akan berjuang untuk mendapatkan hati istrinya itu, dan kalau Bella mempertahankan anak mereka, dirinya juga akan merebut hati anaknya agar bisa menerima dirinya menjadi ayahnya.


Mungkin kalau Bella sudah mengugurkan anak itu dirinya akan begitu kecewa tapi tak apa, dirinya tak akan marah dan menerima semua keputusan Bella.


Akan dirinya perbaiki semuanya, demi Bella dirinya akan melakukan apapun itu, meskipun berbahaya dirinya akan lakukan. Jika perlu nyawanya menjadi taruhannya dirinya akan lakukan.


***


Bella yang baru saja selesai mandi mendengar pintu rumahnya diketuk, dan itu suara Aisyah. "teh apa teteh ada dirumah "


"Iya ada Aisyah sebentar teteh baru beres mandi "


"Iya teh "


Bella dengan cepat membuka pintu dan alangkah kagetnya saat melihat tiga orang laki laki sedang menatap kearahnya, ,Bella yang kaget hanya bisa diam, dia menatap ketiga orang itu, dan tiba tiba salah satu laki laki diantara mereka memeluk Bella dengan begitu erat.


"Kamu baik baik aja kan sayang, maaf aku udah buat kamu kecewa, maaf aku udah buat kamu sakit hati kita perbaiki semuanya ya, kita perbaiki dari awal aku sungguh minta maaf Bella, aku gak akan lakuin hal itu lagi "


Laki laki itu mengecup kening Bella cukup lama, Bella menggelengkan kepalanya " kamu gak lihat Alvaro aku lagi hamil, aku lagi hamil dan hubungan kita pun sudah berakhir gak ada yang perlu kita perbaiki, aku udah punya suami" ucap Bella dengan suara yang begitu kecil.


"Aku tahu kamu sedang mengandung, aku tahu Bella aku tahu, aku menerima keadaan kamu, mau bagaimana pun dirimu aku akan terima kamu "


"Aku udah bilang Al, aku udah punya suami "


"Mana suami kamu, aku pengen ketemu sama dia aku pengen ketemu sama penculik kamu, mana dia" teriak Alvaro dengan keras.


Bella diam dan mengusap air matanya " lebih baik kalian semua pergi ya, nanti suamiku pulang, jangan buat dia marah, jangan buat masalah dengan dia "

__ADS_1


"Memangnya siapa suamimu sampai sampai kamu harus takut padanya "


"Adipramana Anggabaya "


Alvaro diam mendengar nama itu, bukannya orang itu sudah mempunyai istri kan, Bella yang mempunyai kesempatan langsung menutup pintunya dan menguncinya juga.


Alvaro tak sempat menahan pintu, Alvaro terduduk dan mengusap wajahnya dengan kasar, dirinya binggung harus melakukan apa sekarang.


Bella menjadi istri kedua kah, seperti apa yang dibicarakan oleh Sani, tapi dirinya akan berusaha merebut Bella. Dirinya tak peduli dengan kehamilan Bella, dirinya tak peduli dengan Bella yang sudah menikah yang terpenting sekarang Bella kembali padannya.


Dirinya akan menerima semuanya dan tak akan mengungkit ngungkitnya. Dirinya akan menganggap anak Bella seperti anaknya sendiri.


"Alvaro kau ada disini "


Alvaro mendongakan kepalanya dan menatap ayahnya Bella yang ada dihadapannya, Alvaro segera bangkit dan menyalimi ayahnya Bella.


"Iya om Alvaro disini buat ketemu sama Bella, Alvaro pengen bicara dengan Bella dan kembali pada Bella"


"Kamu udah lihat kan keadaan Bella gimana, dia sedang mengandung "


"Iya Alvaro tahu kalau Bella lagi mengandung tapi itu bukan masalah besar buat Alvaro. Alvaro akan menerima Bella apa adanya dan tidak akan pernah mengungkit-ungkit masa lalu Bella. Alvaro akan berjuang lagi dari nol untuk mendapatkan hati Bella dan memperbaiki semuanya. Om hanya perlu percaya sama Alvaro, Alvaro bisa membahagiakan Bella Alvaro bisa menjaga Bella dan juga anak-anaknya nanti, Alvaro akan menganggap anak yang sekarang sedang Bella kandung sebagai anak Alvaro sendiri"


Hening tak ada yang berbicara bahkan ayah Bella pun diam dan menepuk bahu Alvaro lalu segera berbicara " tapi Bella dan suaminya belum ada kejelasan "


"Akan Alvaro bantu tentang perceraian Bella dan juga suaminya Adipramana "


Aisyah yang binggung dengan pembicaraan orang dewasa ini segera pergi meninggalkan rumah teh Bella, ini masalah orang lain dan dirinya tak boleh ingin tahu.

__ADS_1


__ADS_2