
Cempaka keluar dari kamar dengan lesu, rencananya gagal, mamahnya dan juga Kakeknya tidak ada. Dimana dia kenapa bisa tak ada, kenapa bisa menghilang dengan sekejap.
"Cempaka ada apa, ayah lihat kamu sedang tidak bersemangat hari ini "
"Emm, tidak aku baik-baik saja ayah "
Adi malah tersenyum, dia tak menyangka perbuatannya bisa membuat anaknya menjadi lesu seperti itu. Berarti rencananya berhasil, Cempaka tidak akan pernah bisa menemukan dua orang itu sampai kapanpun.
Flashback on
Adi makin mengencangkan suara saat mengetahui kalau Cempaka mengikutinya. Dasar anak itu masih saja bertekad untuk melepaskan para penjahat itu.
Setelah kepergian Cempaka Adi bangkit dan menanti mereka berdua.
"Jangan harap aku akan membantu ayahmu atau aku memasukkan dia ke rumah sakit untuk merawatnya, itu tidak akan pernah terjadi sampai kapanpun, sampai dia pun mati aku tidak akan peduli dan aku tidak akan pernah menguburkan jasadnya lebih baik bersamamu saja menemanimu kan"
__ADS_1
"Satu lagi, aku tidak akan pernah membiarkan Cempaka untuk bisa menemukan kalian sampai kapanpun. Cempaka tidak akan pernah bisa menemukan kalian dan tidak akan pernah bisa membuat kalian keluar dari sini"
"Untuk hari ini cukup pertemuan kita berdua, mungkin untuk kedepannya kita tidak akan pernah bertemu lagi. Sampai kapanpun ingat itu sampai kapanpun"
"Dasar kamu pria brengsek Adi, pria tidak tahu diri. Aku benci padamu "
"Aku tidak peduli "
Adi menatap anak buahnya yang berjaga "Bunuh mereka saja dan berikan daging-dagingnya itu pada singa kelaparan, jangan sampai Cempaka tahu atau anak-anak yang lain tahu. Aku ingin pekerjaan kalian rapih serapih-rapihnya, di sini tidak boleh ada darah setetes pun ataupun bau anyir ingat itu aku memberikan tugas ini padamu dan juga kawanmu. Jangan ada suara teriakan sedikitpun yang bisa mengganggu keluargaku"
"Pasang penjaga juga di sekitar sini yang banyak, jika nanti ada yang keluar dari sini keluargaku dan masuk kemari terutama Cempaka, biarkan saja, pura-pura tidak tahu dan pura-pura tidak melihatnya"
"Aku tunggu hasilnya malam ini harus selesai tidak boleh melebihi jam 12 malam "
"Baik tuan "
__ADS_1
Adi melangkah pergi dari ruangan pengap itu, baiklah kita buat Cempaka melupakan mereka selamanya dan tak menemukan mereka untuk selamanya.
flashback off
...----------------...
"Kamu ini sebenarnya mau sekolah atau tidak sih Cempaka. Dari tadi itu melamun terus kalau memang tidak mau sekolah lebih baik kamu tidak usah masuk, daripada nanti kamu melamun saat belajar"
"Aku akan masuk, aku merasa aneh saja kenapa bisa sampai tidak ketemu padahal aku jelas-jelas dengar kalau mereka itu ada disini "
"Aku yakin ayah kamu udah tahu deh tentang rencana kamu "
"Ga mungkin kalau udah tahu dia pasti akan tanya langsung sama aku, aku bener-bener binggung tahu ga sih tentang kejadian semua ini "
Bianca menepuk bahu Cempaka "Ya sudah sekarang kamu fokus saja dulu belajar nanti baru memikirkan itu lagi, seberapa berharganya sih mereka buat kamu. Jelas-jelas mereka udah culik kamu "
__ADS_1
"Mereka itu berharga banget buat ku, bahkah lebih berharga dari keluarga ku yang sekarang "
"Penculik bisa mengalahkan semuanya, bahkan keluarga sendiri bisa dikalahkan oleh penculik. Kamu itu aneh Cempaka, lebih berharga penculik itu daripada keluargamu sendiri. Mungkin mereka mengurusmu dengan baik tapi mereka juga orang jahat ingat itu bisa saja mereka menjadi jahat lagi suatu saat nanti"