
"Seharusnya kau tak melakukan ini kak Sera, kau adalah orang kepercayaan Tuan Anggabaya tapi kau malah ingin mengkhianati Bella" ucap Rizki yang memang membantu pemakaman Serena.
"Aku hanya ingin menolongnya apakah salah, seperti kau yang selalu menolong nyonya Bella, maka aku pun ingin menolong teman ku Serena untuk bisa keluar "
"Ya aku tahu, tapi kau salah menolong orang, meskipun dia teman mu tapi dia telah jahat pada sahabatku, jadi kau harus memilih mana teman yang harus di tolong dan mana yang tidak bijaklah kau sudah dewasa bahkan kau lebih dewasa dariku, aku bisa melakukan hal lebih dari yang Bella lakukan bila kau mengusik kembali sahabatku itu "
Rizki langsung saja pergi meninggalkan Sera, karena tugasnya sekarang masih menjadi baby sister untuk anak anak Bella yang baik dan tidak rewel.
"Maafkan aku Serena, sungguh aku minta maaf kalau saja aku tahu semua ini akan terjadi aku tak akan membiarkan adik mu untuk mengantarkan makanan, padahal aku sudah menutupi semua pertemanan kita tapi adik mu dengan mudah mengetahuinya, padahal kita sudah pura pura tak saling mengenal tapi nyatanya itu sia sia saja "
__ADS_1
Sera menaburkan bunga dan sekali lagi menatap tanah merah itu, Sera dengan lunglai berjalan untuk pulang kerumah, karena Serena juga dimakamkan di belakang rumah.
**
"Kau pasti marah padaku " tiba tiba saja Bella berkata seperti itu, dirinya dan juga suaminya sudah pulang dan sekarang sedang di perjalan untuk pulang dan selama didalam mobil mereka saling diam.
Adi mendekati istrinya memeluknya dengan erat dan mencium keningnya " aku minta jika kau akan melakukan itu diskusi dengan ku dulu ya sayang, jangan kau yang melakukan biar aku, aku tak mau tangan mu kotor aku ingin kau selalu bersih dan biarkan aku saja yang kotor biarkan aku yang melakukan semuanya, kau hanya perlu menyuruhku dan aku akan melakukannya untuk mu sayang "
"Kau tak sedang membuat lelucon kan ? "
__ADS_1
Adi mengecup bibir istrinya " untuk apa aku membuat lelucon, aku ingin kau tak melakukan itu, jika kau ingin menghabisi seseorang kau hanya perlu bicara padaku sayang dan aku akan melakukannya untuk mu, aku akan melakukan semua perintah mu "
"Aku baru tahu ada suami yang mau membunuh orang karena suruhan istrinya, bukannya memarahinya malah kau memberiku perintah untuk menyuruhmu yang melakukannya nanti "
"Kenapa memangnya apa pun yang kau mau akan aku lakukan bahkan jika kau meminta nyawaku sekalipun aku akan memberikannya, aku tak akan segan memberikannya padamu, kau adalah segalanya dalam hidupku, kau adalah alasan ku untuk bertahan dan menjalani semuanya"
Bella malah terharu mendengar suaminya berkata seperti itu, tak pernah dirinya dicintai sedalam ini bahkan oleh keluarganya pun tak pernah.
"Aku mencintaimu dan terimakasih kau telah hadir dalam hidupku meskipun awal kita bertemu kurang baik, tapi aku bersyukur bisa ada disampingmu mas, aku sangat bersyukur sekali "
__ADS_1
"Apa lagi aku, aku begitu bahagia dan kebahagian ini tak bisa diganti oleh apapun sayang, bahkan uang pun tak akan bisa menggantikannya, kau adalah belahan jiwaku"
Bella memeluk suaminya lebih erat lagi, rasanya beban dihatinya hilang saat suaminya berkata seperti itu.