
Untuk kedua kalinya Bella kembali makan bersama suami istri ini mereka begitu mesra dan saling suap menyuap dirinya hanya bisa menontonnya saja, sudahlah biarkan saja mereka seperti itu namun Bella tak sengaja saat akan mengambil buburnya malah terpelanting ke arah muka wanita itu Bella malah tersenyum bukannya mau minta maaf.
"Kau ya kurang ajar "
Bella masih saja tertawa "Adi lihat dia, lihat dia malah mentertawakan ku, dan bukannya kau akan menghukumnya kenapa dia masih satu meja makan dengan kita lalu dia ini melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya, pasti dia sengaja Adi kenapa kau tidak menghukumnya "
Adi membersihkan dahulu wajah istrinya lalu menatap kearah Bella "minta maaf "
Bella malah memakan kembali buburnya "Bella minta maaf " teriak Adi sambil berteriak.
Namun kembali Bella mengacuhkannya dia malah makin lahap saja memakan makanannya, namun saat akan menyiapkan buburnya kembali tangan Bella ditarik oleh Adi dan dibawa kearah istrinya dan didorong sampai Bella tersungkur dikaki Ziva.
"Minta maaf " sambil menekan bahu Bella.
Bella yang memberontak tak bisa melawannya karena tenaga laki laki itu begitu kuat, sampai sampai bahunya sakit, tapi tenang saja Bella tak akan kalah begitu saja, dirinya tak akan mau meminta maaf "tidak aku tidak Sudi, aku tidak mau meminta maaf, "
Adi makin menekan bahunya namun Bella masih saja tak bergeming dan masih dengan egonya yang kuat, Adi yang kesal membawa kembali Bella menggusurnya ke lantai atas dan memasukkan Bella ke dalam kamar mandi
Lalu tanpa aba-aba Adi menyalakan shower dan membiarkan Bella diguyur oleh air Bella sudah berontak namun bahunya ditahan untuk terus bersandar ke arah tembok "lepaskan aku air ini begitu dingin"
Namun Adi masih saja diam dia tidak mendengarkan kata-kata Bella "tolong lepaskan aku, aku sudah tidak kuat ini dingin sekali lepaskan aku"
Adi mendorong Bella dan langsung keluar kamar mandi lalu menguncinya, Bella dengan cepat berlari namun kalah cepat oleh Adi "tolong keluarkan aku, tolong " teriak Bella sambil menggedor-gedor pintu
__ADS_1
"Aku tidak akan mengeluarkanmu sebelum kau meminta maaf pada istriku aku tidak suka perempuan pembangkang"
"Kalau kau tidak suka perempuan pembangkang seperti itu maka lepaskan aku sialan, aku pun tidak mau ada di sini aku tidak mau bersama kalian apalagi aku tidak mau menjadi istri kedua ataupun pembuat anak untuk kalian berdua, lepaskan aku, aku pun tak sudi tinggal di sini"
"Bermimpilah karena semua itu tidak akan pernah terjadi kau sudah aku beli maka seluruh hidupmu ada di tanganku kau mati ataupun hidup ada di tanganku jika aku belum mengizinkanmu untuk mati maka kau tidak akan pernah mati"
"Persetanan denganmu"
Bella langsung merosot dan memeluk dirinya yang kedinginan, dirinya celingak-celinguk mencari sesuatu untuk menghangatkan dirinya namun tidak ada handuk ataupun apapun di sini dingin sekali sangat dingin sekali sampai-sampai bibirnya bergetar, airnya seperti air es.
Bella melihat ke arah bathtub lalu menyalakan air hangat dia baru ingat ada air hangat dengan cepat Bella mengisinya sampai penuh dan setelah itu masuk ke dalamnya cukup hangat tapi apakah dirinya akan terus di sini sampai dibukukan pintu, dirinya tidak akan mau meminta maaf pada perempuan itu sampai kapanpun, tidak akan pernah lebih baik mati daripada harus meminta maaf pada dia karena hal sepele saja.
Bella memejamkan kedua bola matanya untuk menenangkan pikirannya rasanya ingin menangis tapi dirinya tidak mau cengeng dan terlihat lemah di hadapan siapapun, meskipun di hadapan dirinya sendiri dirinya tidak mau terlihat lemah biarlah seperti ini kita lihat dirinya sendiri akan kuat sampai kapan.
**
"Tapi Tuan kasihan nona Bella belum benar-benar sembuh dia masih sakit dan butuh perawatan"
"Salah dia sendiri karena tadi membangkang ku maka itu adalah hukuman untuk perempuan yang sulit untuk diatur, biarkan dia di dalam sana dan kau jangan pernah membukanya ingat itu aku tidak suka kalau kau ikut campur dalam urusanku"
Sera hanya bisa menganggukan kepalanya daripada dirinya dipecat. Ya sudahlah lebih baik ikuti apa saja yang Tuannya mau. Adi langsung pergi dari kamar Bella dan berpapasan dengan istrinya "bagaimana sayang apakah kau sudah memberi pelajaran pada perempuan itu apakah dia sudah mau meminta maaf padaku"
Adi mencium kening Ziva perlahan "sudah aku hukum aku akan pergi bekerja dulu kau diam di rumah dan jangan keluar rumah jangan keluyuran terus"
__ADS_1
"Baguslah jika kau sudah menghukumnya aku senang sekali, aku akan diam di rumah seperti apa yang kau mau"
"Baguslah sayang aku pergi dulu"
Untuk kedua kalinya Adi mencium kening istrinya lalu pergi begitu saja sedangkan Ziva yang sudah melihat Adi pergi masuk ke kamar dan bersiap-siap dirinya akan hangout bersama Zea menghabiskan waktu bersama-sama, sejak kapan dirinya bisa diam di rumah tidak akan pernah bisa dan suaminya tidak boleh melarang dirinya pergi ke mana-mana.
"Sera, sera kemarilah "teriak Ziva
Sera dengan tergopoh-gopoh segera menghampiri nyonya dan menundukan kepalanya "ada yang saya bisa bantu nyonya"
"Seperti biasa jika Tuan menanyakanku, kau bilang aku ada di rumah dan awas saja kau jangan pernah berbicara macam-macam pada Tuan aku harus pergi sekarang dan terburu-buru dan satu lagi jangan pernah kau manjakan perempuan itu pokoknya kau selalu awasi dia jangan sampai dia kabur juga"
"Baik nyonya saya akan melaksanakan semua perintah dari nyonya"
"Baguslah"
Ziva langsung pergi meninggalkan Sera, sedangkan Sera langsung pergi ke kamar Bella kembali. Dia mengetuk pintu kamar mandi "nona apakah nona di sana baik-baik saja"
Bella yang mendengar suara Sera begitu senang "aku di sini kedinginan Sera, tetap saja aku sudah memakai air hangat untuk menghangatkan tubuhku tapi akhirnya dingin kembali apakah kau bisa membuka pintunya aku ingin keluar, ini begitu dingin dan aku butuh sesuatu untuk menghangatkan tubuhku."
"Maafkan aku nona Tuan tidak membolehkan aku untuk membuka pintunya bahkan kunci kamar mandi dibawa oleh Tuan aku tidak bisa membukanya dan aku juga tidak mempunyai kunci cadangan semua dipegang oleh Tuan"
"Dia begitu egois dan jahat aku kedinginan di sini aku ingin keluar dari sini Sera tolong aku"
__ADS_1
"Maafkan aku nona aku tidak bisa melakukan apa-apa"
Setelah itu suara Bella tidak terdengar kembali.