
Ayu yang sedang berjalan-jalan saat jam istirahat melihat ada seorang perempuan yang berdiri di atas balkon. Ayu mencoba untuk melihat lebih dekat lagi apa yang akan dia lakukan oleh perempuan itu.
Ayu berpikir kalau perempuan itu akan bunuh diri, dengan cepat Ayu pergi ke lantai paling atas untuk menyelamatkan perempuan itu.
Ayu sudah ada di atas balkon. Ayu menarik perempuan itu dan mereka terjatuh bersama-sama.
"Ada apa kau ini, kenapa kau tiba-tiba menarikku "
"Ahh emm, aku kira kau akan loncat"
"Apa kau bilang aku akan meloncat, ada-ada saja. Mana mungkin aku mau bunuh diri aku hanya ingin memberi makan burung"
"Maafkan aku, aku mengira kalau kau akan loncat, karena kau tahu sendiri kan murid-murid di sini begitu aneh"
Perempuan itu malah tersenyum" Iya memang kau benar di sini memang aneh. Selamat datang di neraka yang seperti surga. Kenalkan aku Bianca"
Ayu menjabat tangan Bianca dan tersenyum padanya "Aku Ayu aku baru masuk di sini"
"Begitu ya, kau murid baru. Ayo kita turun aku juga sudah selesai memberi makan burung. Tenang saja aku tidak akan bunuh diri tak ada alasan aku untuk meloncat ke sana"
"Aku hanya takut saja, tunggu-tunggu maafkan aku rok mu menjadi kotor"
Ayu mencoba membersihkan rok dari Bianca, tapi Bianca langsung menangkap tangan Ayu dan menggandengnya untuk turun ke bawah.
...----------------...
"Apakah kue ini sekarang gratis kan, apel, anggur ini gratis"
"Iya gratis "
"Baiklah kemarikan "
"Ihh Budi jangan buat malu "
"Sudah ayo, yang penting perut kenyang "
Aina dengan cepat pergi ketempat duduknya, Budi juga yang sudah selesai membawa makanan yang banyak segera bergabung.
__ADS_1
Ayu dan juga Bianca sudah ada di kantin, Aina melambaikan tangan untuk Ayu mendekatinya. Tapi Aliya pun sama melambaikan tangannya untuk Ayu duduk bersamanya.
"Kau ternyata menjadi peliharaannya Aliya"
"Maksudnya jadi peliharaan Aliya bagaimana Bianca. Aku hanya ingin kenal dengan teman-teman di sini. Aku hanya ingin berbaur saja dengan mereka hanya itu sih"
"Seharusnya kau lebih pandai untuk memilih teman yang akan bersamamu, ada beberapa teman yang harus kau jauhi termasuk Aliya dan kawan-kawannya. Kau tidak tahu siapa dia, ingat itu kau harus cepat-cepat menjauh. Aku beritahu itu karena Aliya bukan teman yang baik"
Bianca langsung pergi meninggalkan Ayu. Ayu melihat kearah Aina sebentar, lalu dia mendekati Aliya dan duduk berhadapan dengannya.
"Kau baru kemari, makanlah "
"Iya nanti aku makan Aliya "
Aliya menatap Keisha yang sedang mencari tempat duduk, Aliya memberi instruksi pada teman-temanya untuk tak memberi tempat duduk pada Keisya dengan lirikan matanya.
Keisha melihat tempat duduk kosong saat akan duduk kursi itu disimpan tas " Maaf sudah ada yang menempati"
Keisha dengan sabar berjalan ketempat lain, tapi sama saja jawaban. Keisha akan berjalan keluar kantin namun ada yang membuatnya terjatuh, ada murid yang jahil.
Semua murid tertawa melihat Keisha yang terjatuh termasuk Aliya, tapi Ayu hanya diam dengan apa yang dilakukan oleh Aliya. Budi juga akan berdiri dan membantu Keisha tapi Aina dengan cepat menahan tangan Budi untuk tidak ikut campur.
"Kenapa jadi aku, memangnya apa yang aku lakukan aku dari tadi diam, aku tak membuatmu jatuh "
Ayu menatap Aliya, "Kalau jalan pakai mata Keisya jangan asal nuduh orang pakai matamu itu"
Keisya yang tak mau berurusan dengan Aliya langsung saja pergi. Ayu masih saja menatap Aliya.
"Ada apa Ayu sayang "
"Kenapa kau sangat keterlaluan padanya"
"Di sini tidak boleh ada yang melebihi ku. Maka itulah akibatnya, aku benci kalau ada orang yang membuat aku tersingkir ataupun mendapatkan sebuah prestasi lebih dariku"
"Tapi dia tidak boleh diperlakukan seperti itu"
"Apakah kau pernah aku perlakukan seperti itu Ayu "
__ADS_1
Ayu diam, Aliya menggenggam tangan Ayu dan melihat kearah belakang "Apakah kau sudah bertemu dengan Bianca"
"Iya tadi aku bertemu dengannya di rooftop "
"Kau itu terlalu polos Ayu, belum tentu orang yang tersenyum padamu itu baik. Maka kau harus bisa memilih-milih teman dengan baik. Tetaplah disampingku maka kau akan baik-baik saja. Kau tidak akan punya masalah saat bersamaku, tapi ingat jangan pernah aku melihat kau dekat dengan Andaru atau berbicara dengannya, maka kau bisa berurusan denganku"
Ayu hanya diam, Aliya melepaskan pegangan tangannya pada Ayu dan kembali makan. Sedangkan Ayu sendiri dia tak makan sama sekali, masih mencerna apa yang dilakukan Aliya itu.
...---------------...
Ayu yang ada dikamar mandi mendengar ada suara orang menangis, dan orang itu keluar ternyata itu Keisha.
"Apakah kau baik-baik saja Keisha"
"Kau bertanya aku baik-baik saja, kau bertanya itu padaku kau bertanya kalau aku baik-baik saja. Apakah kau tidak bisa melihat keadaanku sekarang apakah kau buta"
"Kenapa kau begitu tak suka padaku. Padahal aku tak pernah jahat padamu "
"Tak pernah jahat padaku, lalu apa yang kau lakukan sampai-sampai Aliya memilihmu, kau menghasut dia agar dia membuang ku dan memasukkan mu ke gengnya itu kan yang kau lakukan. Apa kau sudah puas melakukan ini padaku. Baru juga menjadi anak baru tapi kau sudah sombong ya, berani bermain-main denganku lihat saja suatu saat kau yang akan ada di posisiku, kau akan di injak-injak seperti ku oleh Aliya. Bahkan lebih dari ini aku akan senang saat melihat itu"
"Aliya bukanlah perempuan baik-baik dan kau salah memilih teman, kau sudah masuk ke dalam lingkaran setan, bergabung dengan Aliya itu adalah sesuatu hal yang seharusnya kau tidak lakukan. Aku berjanji apa yang pernah aku rasakan akan kau rasakan juga, ingat itu kata-kataku perempuan kampung"
Keisha mendorong Ayu dan pergi begitu saja. Ayu memegang bahunya yang sakit lalu keluar dari dalam kamar mandi, baru juga berbelok Aina mengagetkannya.
"Aina kau mengagetkanku"
"Kau ke mana saja, ayo kepala sekolah sudah menunggu kita di ruangannya, dia ingin membicarakan sesuatu pada kita"
"Memangnya ada masalah apa sampai-sampai kita disuruh ke ruangan kepala sekolah"
"Sudah ayo cepat, kita pergi saja kesana. Budi dan juga Danu sudah ada disana "
"Baiklah ayo kita kesana "
"Ada apa denganmu, kenapa kau memegang bahumu terus"
"Tidak apa Aina ayo katanya kita harus buru-buru "
__ADS_1
"Iya ayo "
Aina mengandeng tangan Ayu, mereka berlari kearah ruangan kepala sekolah.