
Saat Ayu akan memencet bel, mamahnya sudah membuka pintu dan menyuruh Ayu masuk..
"Kau pasti akan senang, ayo naik ke atas ada seseorang yang sedang menunggumu"
"Mah aku ingin bicara dulu dengan mamah "
"Temui dulu, ada yang sudah menunggumu dari tadi "
"Mah"
"Sayang ayo temui dulu orang itu kau pasti akan senang jika bertemu dengan orang itu "
"Hemm, baiklah "
Ayu segera naik kelantai atas. Saat dirinya melihat siapa orang yang telah menunggunya Ayu berlari dan langsung memeluknya.
"Sinta aku senang sekali kau ada disini "
"Aku pun senang bisa bertemu denganmu "
Ayu melepaskan pelukannya dan duduk berhadapan dengan Sinta.
"Kau menyiapkan ini semua hanya untukku"
"Iya, aku menyiapkan ini semua untukmu, aku sungguh minta maaf atas sikapku waktu itu padamu "
Ayu memegang tangan Sinta dan tersenyum "Sudah jangan memikirkan itu. Semuanya sudah baik-baik saja kan maka tidak usah dibahas lagi "
"Hemm, iya. Bagaimana apa ada cerita di sekolahmu. Oh ya aku juga melihat foto Andaru dan juga Aliya mereka begitu mesra ya"
"Ya begitulah. Tapi aku bingung dengan hubungan mereka berdua Sinta, mereka itu sudah putus dan Andaru selalu saja ingin menjauh dari Aliya, tapi mereka tuh ya begini aneh mereka berciuman tanpa ada status. Maksudku Andaru juga kan menghindarinya tapi tiba-tiba dia melakukan itu kan bersama Aliya sangat membingungkan sekali "
Sinta hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum "Lalu Aliya juga kurasa dia tidak mencintai Andaru, dia hanya terobsesi saja untuk memiliki Andaru dari gerak-geriknya, setiap ada perempuan yang mendekati Andaru pasti dia akan marah dan merundung perempuan itu hanya karena alasan cemburu saja"
"Hemm, begitu ya aneh sekali ya "
"Iya makannya, satu lagi aku diundang oleh Aliya untuk datang ke pestanya"
"Hebat sekali kau datang kan ke sana"
__ADS_1
Ayu mengelengkan kepalanya "Tidak kurasa, aku tidak akan pergi ke sana lebih baik aku menghabiskan waktu bersamamu kan. Aku begitu bahagia saat kau menemuiku seperti ini Sinta. Aku senang kau menemuiku dan kita baik-baik saja. Aku akan menghabiskan waktu bersamamu saja"
"Jangan seperti itu, kalau aku ada di posisimu dan aku baik-baik saja aku pasti akan datang ke pesta itu. Kau tahu aku sangat ingin berpesta dengan teman-temanku apalagi kelihatannya Aliya sangat baik padamu. Lebih baik kau datang saja ke pestanya hitung-hitung kau menghargai undangannya, tidak baik kan tidak mendatangi sebuah pesta saat kita diundang"
"Tapi aku takut "
"Takut apa, memangnya apa yang terjadi pada dirimu di sekolah. Apa ada sesuatu yang menimpamu"
"Tidak ada "
"Ya sudah kau datang saja ke sana. Kalau tidak ada yang kau takuti dan kau tidak ada masalah datang saja ke sana. Hargai dia orang yang telah mengundangmu nanti saat di sana kau fotokan atau video agar aku bisa merasakan bagaimana ada di pesta teman aku sangat ingin"
"Baiklah aku akan melakukannya demi dirimu "
"Baguslah, aku senang mendengarnya. Ayo kita makan aku memasaknya bersama nenek "
"Akan aku coba pasti masakan mu ini sangat enak "
"Tentu pasti, ayo makan "
Mereka berdua makan satu piring. Ayu begitu senang Sinta kembali baik-baik saja. Rasanya dunianya kembali lagi.
Pesta di rumah Aliya begitu meriah bahkan Keisha pun sudah ada di sana. Dia langsung melakukan siaran langsung di instagram-nya lalu memperlihatkan teman-temannya.
"Hai semuanya. Bisa kalian lihat kita semua sedang ada di pestanya Aliya yang pastinya sangat meriah sekali. Kalian harus melihatnya, lihatlah dari dekorasi, makanan minuman dan semuanya itu begitu mewah tidak ada yang gagal "
Keisha berjalan ke arah teman laki-lakinya yang sedang bersenang-senang" Apakah kalian senang ada di pesta ini"
"Tentu saja kami senang, kami suka pesta ini sangat meriah dan selalu mewah "
Setelah menyapa teman-teman laki-lakinya, Keisha pergi ke arah Cassandra dan juga yang lainnya "Halo kalian kenapa masih disini ayo kita bersenang-senang. Kalian senangkan ada disini "
"Tentu saja kami senang ini adalah pesta yang kami tunggu-tunggu. Setiap Aliya mengadakan sebuah pesta dia selalu saja membuat kami senang dan tidak mengecewakan"
"Baiklah lanjutkan"
Keisha kembali berjalan ke arah seorang perempuan yang sedang makan, tubuhnya cukup besar dan Keisha langsung mengolok-oloknya.
"Hallo anak kucing yang kerjaannya makan terus, ga di sekolah sekarang di pesta Aliya. Lihat-lihat dia gendut banget kan. Ya ampun jaga tubuh kamu dong jangan kayak gini. Olahraga atau diet dong "
__ADS_1
Perempuan itu menundukan kepalanya tidak mau sampai wajahnya terlihat. Memang sudah biasa dirinya dibully oleh teman-teman Aliya.
Keisha berjalan kembali ke arah lain, lalu Aliya sudah keluar memakai baju berwarna orange menyala yang cukup seksi lalu menyapa teman-temannya.
"Hai apa kalian suka pestaku, nikmatilah pestaku ini"
"Tentu saja kami suka"
Aliya yang melihat Andaru datang segera menghampirinya dan merangkul Andaru dengan mesra. Keisha langsung mendekati mereka.
"Lihatlah ini adalah pasangan yang sangat serasi dan fenomena mereka begitu cocok kan"
Aliya yang dipuji seperti itu makin mendekatkan tubuhnya ke arah Andaru, tapi Andaru sendiri dia tidak merespon dia hanya diam saja.
Sedangkan di tempat lain Sinta yang sedang ada di kamarnya seperti biasa, melihat siaran langsung yang dilakukan oleh Keisha. Sinta menangis melihat Andaru yang di rangkul seperti itu oleh Aliya.
"Kenapa kalian seperti ini, benar kata Ayu sepertinya Aliya adalah perempuan murahan sampai-sampai dia mendekati Andaru, tapi apakah aku tidak terlalu cepat untuk mencintai seseorang, tidak ini tidak terlalu cepat ini memang seharusnya aku mendapatkan Andaru, dia sudah mengatakan kalau dia mencintaiku kan"
Lalu Sinta segera memberikan pesan Andaru, ingin tahu dia akan merespon apa.
Sinta: Kurasa kau sangat menikmati pesta itu sampai-sampai kau berpelukan dengan mantanmu itu. Ternyata kau tidak membutuhkanku ya.
Sinta terus saja fokus melihat Andaru dan Sinta langsung tersenyum saat Andaru melihat ponselnya. Sangat bahagia sekali Sinta langsung menghapus air matanya dan akan menunggu balasan dari Andaru saja.
Kembali lagi ke pesta. Aliya langsung mencium pipi Andaru dan memegang tangannya erat "Ayo kita nikmati pesta ini Andaru. Kenapa dari tadi kau melihat terus ponselmu. Memangnya ada apa di ponsel kamu itu sampai-sampai harus mengeceknya berulang"
"Aku akan bergabung dengan teman-temanku. Tidak usah hiraukan aku kau bersenang-senanglah bersama temanmu juga "
Andaru langsung meninggalkan Aliya sendirian dan Keisha pun berkeliling ke teman yang lain.
Galang segera mengeluarkan ponselnya dan mendapati pesan dari Sinta dengan cepat dia membalasnya.
Galang : Aku sangat bosan berada di pesta ini, aku ingin pulang. Aku lebih baik bersamamu daripada harus ada di pesta ini.
Sinta: Tapi kau sepertinya sangat menikmati pesta itu.
Galang: Kau harus percaya padaku. Aku sama sekali tidak menikmati pesta ini. Aku ingin pulang tapi aku tidak bisa. Aku harus menghargai Aliya kan yang mengundangku ke pesta ini. Aku datang hanya untuk menghargainya saja.
Galang segera menyimpan ponselnya dan kembali bersenang-senang dengan temannya, karena sekarang ada Andaru di sampingnya.
__ADS_1