Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia
Bab 193 Aku gagal


__ADS_3

"Ahh "


"Ada apa Aksa "


"Tiba-tiba saja foto Cempaka yang tergantung di sana jatuh. Apakah ada yang terjadi pada Cempaka Andaru"


Andaru segera mengambil foto itu, foto itu sudah retak lalu menyimpannya dimeja belajarnya "Aku juga tidak tahu, tapi aku punya firasat buruk cepat telepon mama aku tidak tenang"


Aksa dengan patuh melakukan apa yang kakaknya suruh, tapi Mamahnya tak mengangkat teleponnya, Mamahnya kemana kenapa tidak mengangkatnya padahal sangat dibutuhkan sekali.


"Tidak diangkat Andaru "


"Ayo kita kekamar Paman Rizki "


"Hemm, ayo "


Aksa mendorong kursi roda kakaknya dan dengan cepat dia mengunakan lift dan masuk ke dalam ruangan Paman Rizki.


"Ada apa ini, sepetinya kalian begitu khawatir "


"Kami punya firasat buruk tentang Cempaka Paman, tapi Mama tidak bisa dihubungi, dia tidak mengangkat teleponnya. Bagaimana ini tadi tiba-tiba saja foto Cempaka jatuh. Tidak ada angin tidak ada apapun tapi langsung jatuh Paman "


"Mungkin pakunya sudah tak kuat, makannya fotonya jatuh, sudah jangan menyangkut pautkan apapun dengan hal seperti itu "


Aksa dan Andaru tak bisa membantah mereka diam, dan duduk bersama Paman Rizki semoga sama orang tuanya membawa kabar baik.


Kalau Cempaka sudah ketemu dan akan pulang kerumah, mereka berdua sudah sangat ingin bertemu dengan Cempaka.


...----------------...


Duak, Adi menendang pintu dan masuk dengan paksa, disana banyak orang tapi Zack, Adi dan Bella bisa dengan mudah melumpuhkan mereka.


Saat ada yang menodong Bella dengan senjata Bella tak tinggal diam, dia menendang tangan laki-laki itu dan menembaknya.


Mereka bertiga berkumpul dan memasang kuda-kuda, lalu memulai kembali aksinya berkelahi dengan orang-orang yang ada disana.


"Dimana ruangan Theodor"


"Disana Tuan, ayo kesana "


Mereka bertiga berjalan kearah sana, Bella sesekali melihat kearah belakang, mereka sudah tak berdaya, tapi hati Bella begitu resah, seperti ada sesuatu yang terjadi tapi dirinya tak tahu itu apa.


"Gantung dia Zack "


"Ada apa ini Adi, kau tiba-tiba datang menggantung ku lalu kau ingin mengacau di sini. Ada apa sebenarnya denganmu, kita tidak pernah mempunyai masalah masa lalu lagi Adi"


Adi langsung memukul perut Theodore "Jujur padaku kau sudah bekerja sama dengan Mario kan, aku tahu kau dulu sangat benci padaku, tapi tolong jangan sangkut pautkan semua ini dengan anakku kau sudah bekerja sama kan dengan Mario"


"Kerjasama apa, aku tidak bekerja sama dengan Mario, aku tidak melakukan apa-apa, apa yang kau maksud aku tidak mengerti anak apa, menyangkut pautkan anak dengan apa? "

__ADS_1


Adi lagi-lagi memukul perut Theodor lalu menyiramnya dengan air.


"Sialan kau Adi, kau ingin berperang denganku, kau ingin habis olehku"


Adi mengeluarkan foto anaknya dan memperlihatkannya pada Theodor "Ini adalah anak perempuanku dia diculik dan Mario adalah salah satu komplotannya. Mario sudah mati aku harus mencari komplotannya yang lain untuk mengetahui di mana keberadaan anakku, kau tahu tentang keberadaan anakku Theodor. Apakah kau ada sangkut pautnya dengan dia"


"Aku sama sekali tidak bekerja sama dengan siapapun, lepaskan aku Adi sebelum aku mengamuk dan menghancurkan istanamu, lepaskan aku, aku tidak pernah mengusik hidupmu lagi tapi sekarang kau datang kemari untuk mengusirku. Aku bisa saja menghabisi seluruh keluargamu Adi. Jangan pernah bermain-main denganku"


"Lepaskan dia saja Zack"


Setelah Theodor dilepaskan, dia langsung menyerang Adi dan akhirnya mereka saling baku hantam. Zack yang ada di sana segera melerai keduanya.


Bella mendekati Theodor yang terduduk "Aku adalah seorang ibu, tolong kau beritahu padaku jika kau memang bekerjasama dengan Mario. Bukannya kami datang ke sini tiba-tiba menghajar mu atau menghabisi anak buahmu, tapi kami di sini bingung anak kami hilang kami buntu dan tidak tahu arah harus ke mana, tolong kerjasamanya. Apakah kau membantu menculik anakku tolong aku sangat ingin putriku kembali " Bella menyatukan tangannya untuk memohon.


"Aku sudah berkata jujur, Aku juga mengerti keadaanmu Nona. Aku juga di sini seorang ayah jadi aku tahu keadaanmu. Aku sama sekali tidak melakukan apa yang kau tuduhkan itu. Aku tidak menculik anakmu ataupun bersekongkol dengan Mario. Bahkan aku mengenal dia dekat pun tidak, lalu aku ada masalah apa sampai-sampai aku harus bekerja sama dengan Mario. Aku tidak punya urusan dengan Adi tapi sekarang dia telah mengusirku, dia telah mengusik ketenangan ku "


"Aku minta maaf atas tindakan suamiku yang teledor, yang langsung menghajar anak buahmu dan juga dirimu. Sungguh kami minta maaf jangan kau kibarkan bendera perang pada keluarga kami, kami sekarang sedang kesusahan sekali. Anak kami menghilang tolong pengertiannya aku sebagai istri Adi memohon maaf padamu"


"Untuk kali ini aku akan memaafkan kalian, tapi untuk kedepannya bila ini sampai terjadi lagi aku tidak akan memaafkanmu Adi ingat itu, kau dari dulu tidak pantai meminta maaf tapi kau beruntung mendapatkan perempuan seperti dia"


Theodor langsung bangkit dan meninggalkan Adi bersama yang lainnya. Bella juga segera bangkit dan berjalan meninggalkan suaminya dan juga pikirannya sekarang tertuju pada anaknya Cempaka.


Perasaannya tidak enak. Apakah ada yang terjadi pada Cempaka. Apakah sesuatu telah terjadi pada anaknya itu, dirinya sudah tidak bisa berpikir lagi apa yang sekarang harus dilakukan.


Mereka sudah mendatangi tempat demi tempat, tapi tidak ada yang mengaku kalau mereka bersekongkol dengan Mario. Bahkan sudah bertemu dengan mereka, sudah berkelahi sana-sini tapi tidak ada hasil satupun.


Bella mengusap air matanya yang mengalir, dirinya tak boleh cenggeng dirinya harus kuat untuk anak-anaknya. Cempaka pasti akan ketemu, dia akan kembali dan berkumpul sama-sama lagi.


...----------------...


Bella yang baru sampai di rumah langsung masuk ke dalam kamarnya, tujuan utama Bella adalah masuk ke dalam kamar mandi. Bella mengguyur tubuhnya dan menangis sejadi-jadinya.


Dia merasa gagal menjadi seorang ibu, karena tidak bisa menjaga anaknya-anak yang sudah diculik oleh orang lain, Tapi dirinya tidak ada dirinya malah pergi dan anaknya di sini kesusahan.


Anaknya diajak perang, Andaru ditembak, Cempaka di culik semuanya begitu seperti mimpi, hidup yang bahagia berumah menjadi kelam seperti ini.


"Sayang jangan mengurung diri seperti itu, ayolah keluar kita bicara baik-baik, kau jangan mengurung seperti ini aku menjadi khawatir sayang, aku tahu ini sangat sulit bagi kita, tapi jangan seperti ini ayo keluar "


"Aku butuh waktu sendiri Mas, tolong tinggalkan aku. Aku sedang ingin sendiri dan tidak mau diganggu kau bisa jaga anak-anak dulu, aku akan keluar setelah aku tenang, tolong aku ingin sendiri. Aku tidak mau diganggu. Mengertilah mas, aku akan baik-baik saja "


"Tapi, kau jangan lakukan apa-apa. Tolong jangan melukai dirimu aku sangat khawatir di sini, aku tidak mau kau terluka lagi. Maafkan aku telah membuat hidup kita menjadi dalam ancaman seperti ini "


"Aku tidak akan melakukan apa-apa. Tolong aku ingin sendiri dulu Mas, aku tidak mau diganggu oleh siapa-siapa termasuk dirimu. Tolong jaga anak-anak dulu. Aku ingin menenangkan diriku dulu, setelah tenang aku akan keluar dan menemui mu mas "


"Baiklah, jika kau belum keluar dalam waktu setengah jam. Aku akan kembali lagi"


Bella tak mendengar lagi suara suaminya, Bella kembali menangis dan rasanya semuanya begitu cepat, awalnya mereka begitu bahagia selama 10 tahun lamanya. Lalu tiba-tiba musibah datang menghampirinya.


Anaknya diculik, anaknya ditembak, lalu dirinya juga ditembak, suaminya dipukuli semua itu berdatangan dengan beruntun. Kenapa harus ada masalah ini.

__ADS_1


Karena sebuah masa lalu suaminya, malah melibatkan anak-anaknya, kenapa harus anak-anaknya kenapa tidak dirinya saja. Anak-anaknya tak tahu apa-apa.


...----------------...


"Ayah kenapa Mama tidak turun bersama ayah, saat tadi kami memanggil Mama dia langsung masuk ke kamar ada apa. Apakah mama marah apa kami membuat masalah sampai-sampai mamah tak mau menengok kearah kami"


"Mama kalian tidak apa-apa, dia mau istirahat dulu, dia ingin membersihkan dirinya dulu. Kami kan sudah di luar dan banyak kuman makanya mama kalian cepat-cepat masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri dulu.Dia tidak mau sampai ada kuman yang tertular pada kalian berdua. Jadi kalian tidak usah sedih mama kalian tidak apa-apa dia hanya ingin menenangkan dulu pikirannya dan juga membersihkan dirinya sebentar lagi mamah akan turun untuk makan sama-sama "


"Ayah aku mempunyai firasat buruk, aku merasa Cempaka sedang dalam bahaya, dan sebentar lagi akan ada sebuah informasi yang membuat kita akan sangat terpuruk"


"Maksudmu apa Andaru, kenapa kau berkata seperti itu"


"Andaru memiliki firasat buruk tentang Cempaka. Andaru sangat khawatir dan gelisah Ayah, Ayah tahu kan bagaimana anak kembar, mereka akan bisa saling merasakan perasaan masing-masing. Andaru merasakan kalau Cempaka sedang terluka sekarang, kita harus mencari Cempaka ke mana lagi Ayah, aku tidak bisa terus diam seperti ini sedangkan Cempaka di sana terluka"


Adi diam belum menjawab perkataan dari anaknya, dia masih memikirkan setiap kata yang Andaru katakan lalu Adi menatap ke arah Aksa, dia masih diam tak bicara dan hanya berdiri di samping kakaknya.


"Lalu Aksa kau sendiri bagaimana "


Aksa langsung menatap ayahnya "Aku sama seperti Andaru. Aku mempunyai firasat buruk tentang Cempaka dan sekarang aku sedang memikirkan bagaimana keadaan Cempaka di sana, ayah dan mama tidak berhasil menemukannya. Lalu siapa yang akan bisa menemukan Cempaka selain kita keluarganya. Aku bingung kenapa tiba-tiba keluarga kita menjadi kacau seperti ini Ayah. Apakah ada musuh, apakah ada yang benci Ayah atau Mama sampai Cempaka jadi korbannya"


Adi kembali diam, dia tidak bisa menjawab apa-apa. Karena ini semua salah dirinya, ini karena masa lalunya. Masa lalunya yang kelam dan membuat anak-anaknya menjadi korbannya.


"Lebih baik kalian berdua segeralah makan , Ayah dan Mama nanti akan menyusul, kita sudahi dulu membahas tentang Cempaka ya "


"Kami tidak selera makan Ayah, rasanya tidak enak saja saat makan tidak ada Cempaka, ada yang kurang saja, Ayah juga pasti merasakan, kan "jawab Aksa


"Kalian tidak boleh seperti itu. Kalian harus tetap makan, kalian harus punya tenaga jika suatu saat ada sesuatu terjadi kalian akan punya energi . Cepat makan dan jangan membiarkan perut kalian kosong. Kalian ingin mempunyai penyakit nanti, kita ini sedang diuji oleh Tuhan. Jadi kalian harus menjaga kesehatan kalian terutama kau Andaru, kakimu sedang luka dan harus segera dibersihkan. Setelah makan ayah akan menganti perbanmu, ayo jangan membuat Ayah dan Mamah khawatir dengan kalian yang tak makan "


"Baiklah ayah "


Anak-anak pergi berbarengan dengan Bella yang turun, dia sudah berganti pakaian dan segar. Tapi matanya tidak bisa berbohong matanya sembab. Adi menyambut istrinya dan menggenggam tangannya dengan erat.


"Kita pasti akan bisa menemukan Cempaka, kau percaya padaku kan, kau tidak marah kan karena masa laluku telah membuat anak kita harus diculik seperti ini, keluarga kita harus berantakan seperti ini"


"Masa lalu biarkan masa lalu, aku tidak bisa menyalahkan masa lalumu itu. Setiap orang punya masa lalu yang berbeda-beda maka aku juga tidak bisa menyalahkan Cempaka hilang karena masa lalumu, kita lupakan saya tentang masa lalu itu "


"Tolong jangan mengurung diri seperti tadi, aku tidak mau sampai terjadi sesuatu padamu tolong terbukalah padaku, berbicaralah apapun itu jangan menyimpannya sendirian. Kita ini suami istri dari dulu kau tidak pernah menyimpan sedikit rahasia pun, tolong jangan seperti itu lagi ya. Aku tidak bisa Bella, aku tak mau melihatmu murung terus seperti ini"


"Tadi aku hanya sedang ingin sendiri saja, rasanya aku masih tidak percaya kalau anak perempuanku hilang dan kita sudah mencari kemana-mana tapi tidak ada hasil sedikitpun. Bahkan kau sudah menyebar anak buahmu ke luar negeri, kemanapun tapi hasilnya tidak ada. Kau sudah menghubungi teman-temanmu tapi mereka juga tidak menemukan Cempaka. Sebenarnya siapa orang yang menculik Cempaka sampai dia sehebat itu bisa menyembunyikan Cempaka dari kita, semua yang mencari Cempaka itu bukan satu atau dua orang tapi banyak mas, mereka sama sekali tidak bisa menemukannya"


Bella mengusap air matanya dan melepaskan pegangan tangan suaminya, Bella berjalan kearah ruang makan dan melihat anak anaknya yang sedang makan. Bella mencoba tersenyum kearah anak-anaknya, mencoba baik-baik saja.


"Mamah, "


Aksa langsung memeluk Bella dengan senang " Mamah jangan terus menangis, Aksa tahu mamah selalu menangis di belakang kita mungkin sekarang mama terlihat baik-baik saja, tapi di belakang kami mamah selalu menangis, kan. Jangan seperti itu mamah kami berdua sangat khawatir sekali "


Bella mencoba untuk menahan air matanya" Tidak mamah tidak menangis, ayo Aksa kita makan, kita harus semangat, kita harus punya energi untuk mencari Cempaka lagi ayo makan ya"


Aksa menganggukan kepalanya meski berat, tapi dia melakukan apa yang mamahnya katakan. Dirinya harus terlihat dewasa karena mamahnya sedang terpuruk seperti ini. Jangan sampai Mamahnya pusing karena dirinya atau Andaru.

__ADS_1


__ADS_2