
Adi yang sudah ada dikamar tamu hanya diam saja, kenapa saat dirinya akan memasukan burungnya kedalam sangkar sang istri, wajah Bella malah terbayang olehnya, wajah sedih Bella, wajah kecewa Bella.
Entah kenapa dirinya merasa dirinya telah mengkhianati Bella, tak bisa dirinya menyentuh istrinya seperti dulu, Bella telah mengambil alih semua perhatiannya, hatinya dan juga semuanya.
"Aku sungguh tak habis fikir kenapa aku tak bisa menyentuh Ziva, kenapa tiba tiba seperti itu, bagaimana ini,Ziva pasti akan mencelakai Bella lagi kalau aku terus begini ,tapi aku sungguh tak bisa aku sungguh merasa bersalah atas apa yang telah aku lakukan bersama Ziva tadi, aku tak bisa mengkhianati Bella, Bella telah menjadi ratu di hatiku "
Adi mengusap wajahnya beberapa kali dan melihat kearah luar taman, dengan cepat Adi segera keluar kamar dan diam ditanam, sambil menyalakan rokoknya.
Suara jangkrik yang bersautan menemaninya di gelapnya malam, tapi tidak gelap juga karena ada lampu taman yang menghiasi rumahnya.
"Disini aku menjadi laki laki yang gagal, disini aku tak bisa adil pada istriku, tapi Ziva telah melakukan sesuatu yang fatal, orang yang telah menyakiti ratuku maka harus menerima pelajarannya. "
***
Ziva masih saja menangis dia masih tak menyangka kalau suaminya akan seperti ini, meninggalkan dirinya saat sedang nikmat nikmatnya padahal dirinya belum disentuh lagi, setelah Adi menikah dengan Bella.
"Kenapa malah seperti ini, kenapa Adi tak adil kenapa dia sungguh tak adil, aku juga istrinya, aku adalah istri yang sesungguhnya, aku yang berhak atas Adi, aku berhak untuk dia. Kenapa dia malah menghindar "
Ziva segera memunguti pakainya dan memakai kembali pakaiannya, lalu terduduk dimeja rias, menyisir rambutnya, Ziva hanya bisa tertawa sambil menangis memikirkan nasibnya yang begitu malang.
Sudah tak bisa hamil, suami malah tak mau menyentuhnya sudah hancur hidupnya ini, hidupnya begitu menyedihkan apakah ada yang ingin mengantikan dirinya, pasti tak akan ada kan, siapa yang mau ada diposisinya.
***
Ziva yang sudah terbangun pagi pagi, segera menganti pakaiannya mengunakan bikini, dirinya sudah bertekad akan mengambil hati suaminya lagi,dirinya harus mengajak Adi berenang.
Seperti dulu dirinya selalu berenang dengan suaminya paling satu Minggu sekali mereka berdua berenang. Ziva keluar dan masuk kedalam kamar tamu, dirinya tahu suaminya ada disana.
Saat melihat Adi yang tertidur lelap, Ziva duduk dipinggir tempat tidur dan membangunkan Adi sambil menepuk nepuk pipinya " sayang ayo bangun, sayang ayo bangun Adi sayang bangun aku ini istrimu, ayo kita berenang aku sangat ingin berenang kembali dengan mu "
Adi yang terbangun mengerjakan matanya dan melihat didepannya ada Ziva yang tersenyum lebar, Adi langsung bangkit dan menatap Ziva dengan mata yang masih menyipit " apakah sepagi ini Ziva "
"Ya kenapa tidak ayo kita berenang, tapi aku ingin sambil membalaskan dendam ku pada Bella, aku ingin dia melayani kita "
Adi diam, dia tak menjawab masih memikirkan apa yang diinginkan Ziva, Bella melayaninya kenapa harus seperti itu, Bella bukan pelayan.
"Kau sudah janji Adi, akan mengikuti apa kata kataku, kau akan menghukum Bella kan sesuai perkataan mu, jangan membuatku kecewa lagi Adi "
Adi menarik nafasnya dan menganggukan kepalanya, " ayo cepat Adi, ayo kau cepat ganti baju dan kita bersama kekolam renang "
"Baiklah tunggu sebentar "
__ADS_1
Adi bangkit dan pergi kemar mandi terlebih dahulu membersihkan wajahnya dan juga sikat gigi setelah itu Menganti celananya dan bertelanjang dada.
Ziva yang sudah melihat suaminya siap segera berjalan kearah Adi dan mengandeng tangannya dengan senyum lebarnya.
Tak sabar rasanya ingin membuat Bella kepanasan dan juga cemburu kita lihat apakah perempuan itu akan cemburu dengan kedekatan dirinya dan juga Adi, dirinya harus membuktikan pada Bella kalau nyonya sesungguhnya adalah dirinya bukan dia, dia hanyalah wajah untuk mengandung anaknya dan juga Adi.
Saat bertemu dengan Sera, Ziva langsung memberhentikan langkahnya " Sera kau berikan pakaian pelayan yang ada di lemari, dan suruh Bella memakainya, suruh dia bawakan camilan dan minuman kekolam, setelah itu kau suruh dia menyapu halaman, lalu mencuci piring dan yang lainnya "
Sera langsung menatap kearah Adi, dan Adi hanya menganggukan kepalanya saja, " baik nyonya saya akan memberitahu dulu nona Bella "
"Ya kau beritahu saja nona mu itu "
Sera menganggukan kepalanya dan langsung melaksanakan apa yang nyonya nya inginkan, pertama Sera mengambil pakaian seragam dilemari khusus karyawan lalu naik kelantai atas sambil membawa sarapan.
Saat Sera membuka pintu Bella sudah mandi dan juga sedang berdandan " nona maaf menganggu mu, ini untuk sarapan dan nyonya menyuruh Anda untuk melayaninya saat dia berenang dan ini pakaian yang harus nona pakai "
Bella mengambil pakainya itu dan membolak balikan pakainya " dia ingin bermain main denganku, baiklah aku akan melakukannya "
Bella menganti kembali pakainya mengunakan pakaian yang diberikan Sera, mengikat rambutnya dan langsung sarapan tanpa mengatakan apa apa, atau pun protes.
"Setelah ini aku harus apa Sera "
"Hemm baikalah, ayo Sera kita mulai permainannya "
Bella dengan riang berjalan kelantai bawah, sambil mengandeng tangan Sera, Zack yang melihat nona Bella yang ceria hanya bisa mengerutkan keningnya sambil melihat pakaian nona Bella yang berbeda.
Kenapa nona Bella memakai pakaian pelayan, Zack akhirnya mengikuti kemana nonanya pergi dan tuannya kedapur.
"Nona kenapa anda memakai pakaian ini "
Bella membalikan badannya " suami pura puraku, aku harus menjadi pelayan karena nyonya mu ingin aku seperti ini "
Zack kaget saat mendengar awalan kata kata Bella, sungguh nonanya ini ya " apa tuan tak marah nona "
"Tidak dia kan sayang istri kak, sudahlah tak apa disini aku hanyalah orang asing, disini aku bukan ratu dan bukan orang yang harus dihormati "
Bella mengambil minuman dan cemilan yang sudah disiapkan oleh Sera dan membawanya kearah kolam renang, sedangkan Zack masih diam disana bersama Sera.
"Kau yakinkan Sera menyuruh Nona untuk mengantarkan makanan itu pada nyonya Ziva, apakah Tuan tadi tidak mengatakan apa-apa"
"Tuan sama sekali tidak mengatakan apa-apa Zack, Tuan hanya mengganggukan kepalanya saja. Awalnya aku pun kaget kenapa Tuan bisa seperti ini pada Nona Bella tapi ya bagaimana lagi istrinya nyonya Ziva menyuruh Nona Bella untuk menyapu halaman, cuci piring. Sepertinya di antara mereka ada persaingan"
__ADS_1
"Hemm persaingan apa Sera"
"Mungkin persaingan merebutkan Tuan Adi"
Zack hanya menganggukan kepalanya dan mengejar Bella takut takut terjadi apa apa nanti pada Bella, dia kan sedang hamil muda, masa harus bekerja seperti itu sih.
***
Bella yang baru saja menginjakan kaki disana malah melihat hal yang tak senonoh Ziva dan Adi sedang bercumbu, Bella segera berdehem "ekhem "
Mereka langsung melepaskan ciuman mereka, dan Adi seperti terpergok istrinya mukannya langsung pucat dan menjauh dari Ziva.
"Maaf nyonya saya telat, ini yang ada inginkan " ucap Bella
"Simpan lah dimeja sana, ambilkan camilan untuk ku " perintah Ziva.
Bella hanya mengikuti kemauan Ziva, dia membawakan camilan itu saat Bella baru saja sampai tengah tengah Ziva sudah menghentikan langkahnya.
"Bawakan minumnya juga, kau ingin membuatku kehausan "
Kembali Bella mengambil minumannya, set diperhentikan kembali " ambilkan juga untuk suamiku, kau ini ya apa tidak mengerti hah, disini ada dua orang "
Bella membawa dengan nampan nampannya, lalu berjalan kearah Ziva, setelah hampir dekat dengan Ziva Bella malah melempar semua yang ada dinampan itu " nah sana makan saja, biar sekalian puas, menyelam sambil makan kue dan minum jus jeruk " ucap Bella sambil berlari meninggalkan pasangan itu.
"Bella kau kurang ajar Bella, awas kau Bella "
"Adi lihatlah Bella, kenapa dia keterlaluan sekali, kenapa dia berani melakukan ini padaku Adi " rengek Ziva
Namun Adi hanya diam saja dengan pandangan yang terus tertuju pada Bella yang ditarik Zack.
"Adi ihh kau ya " teriak Bella.
Adi langsung tersadar dan menatap istrinya "sudahlah dia bukan pelayan Ziva "
"Akhh kau ini ya dia sudah sangat keterlaluan lihatlah kolam kita jadi kotor "
"Bisa dibersihkan Ziva "
"Ya tetap aja ahh tau ah "
Ziva naik dan meninggalkan Adi sendirian di kolam renang, kembali Adi menghancurkan moodnya, kenapa sih sangat menyebalkan sekali suaminya ini.
__ADS_1