Princess Pratama

Princess Pratama
Pasrah


__ADS_3

Ketiganya kini sudah berada di dalam mobil yang diantarkan langsung oleh Uwak Lana menuju bandara.


Ia meminta izin kepada mereka bertiga untuk mengantarkan sampai bandara. Untuk sementara ia tidak bisa kesana mencari Tania yang entah dimana.


Uwak Lana terlebih dahulu harus menyelesaikan kekacauan yang sudah ia perbuat dan juga akan memberikan hukuman sedikit kepada Ummi Mutia yang sudah berani mengatai yang tidak-tidak untuk putrinya dan juga menghina didikannya.


Setelah itu, ia baru akan menyusul ketiga anak muda itu untuk mencari keberadaan Tania. Sepanjang perjalanan ketiganya terus membahas dimana lokasi Tania kecelakaan.


Melalui orang suruhan Kendra yang sudah lebih dulu ke Singapura untuk mencari jejak Tania, saat ini kedua pemuda itu sedang menggali dan mencari titik yang di kirimkan oleh orang suruhan Kendra dan Aldo itu.


Ziana memilih diam saja. Ia tidak ikut berbicara. Tetapi sesekali melihat kegiatan dua pemuda yang kini duduk disampingnya itu.


Ziana berada di samping kiri Kendra. Sedang Aldo disamping kanan nya. Uwak Lana dan salah satu orang perawat yang ditugaskan oleh dokter untuk mengawasi kedua pemuda itu yang juga atas permintaan Uwak Lana tadi sebagai syarat mereka akan di izinkan ke Singapura jika salah satu perawat dirumah sakit itu ikut bersama Kendra dan juga Aldo yang kini masih sakit untuk ke Singapura menemani dan merawat mereka berdua.


Kendra dan Aldo hanya bisa pasrah dengan keinginan Uwak Lana yang memang harus ia lakukan demi kesehatan kedua pemuda itu.

__ADS_1


Jika keduanya sakit, lantas siapa yang akan menjaga putrinya? Begitu pikir Uwak Lana tadi.


Ziana memilih memejamkan matanya saat pengaruh obat itu membuat dirinya mengantuk dan bersandar di kaca jendela mobil sang papi yang kini menghela napas pasrah melihat keadaan putrinya itu.


Maafkan papi, sayang.. Papi terpaksa melibatkan mu dalam masalh ini. Papi tidak bisa menolak permintaan seseorang yang saat ini sudah tiada.


Jika bukan karena permintaan dan perjanjian konyol itu, maka papi tidak akan membuatmu menikahi suami kakak mu sendiri.


Maafkan ppai, Sayang.. Maafkan papi!


Lagipun, apa yang dipertahankan? Perusahaan yang ingin dipertahankan kini sudah bangkrut. Tidak ada alasan lagi untuk bisa membuatmu tetap berada di sisi Kendra kecuali..


Hufftt..


Jika Tania beneran sudah tiada dan jasadnya kita lihat dan kita makamkan. Maka papi tetap akan mempertahankan hubungan ini. Dengan atau tanpa izin Bang Tama.

__ADS_1


Maafkan aku Bang.. Dek.. Maafkan abang.. Kita lihat dulu seperti apa keadaan putri kalian. Apakah masih hidup ataupun tidak. Semua ini tergantung padanya.


Batin Uwak Lana menerawang jauh tentang keadaan Tania yang kini entah ada dimana.


Mereka saat ini sudah tiba di bandara setelah menempuh perjalanan selama hampir dua jam. Dan pesawat mereka pun akan lepas landas.


Kendra di dudukkan di kursi roda dan di dorong oleh perawat lelaki yang akan mengurus mereka. Sedangkan Aldo di papah oleh Uwak Lana dan juga Ziana untuk masuk ke dalam pesawat.


Setelah selesai, Uwak Lana keluar dari pesawat burung elang itu yang segera mengudara meninggalkan bumi Medan menuju ke Singapura.


Uwak Lana berulang kali menghela napas pasrah saat mengingat tadi ucapan Kendra padanya.


...****************...


__ADS_1


__ADS_2