Princess Pratama

Princess Pratama
Pilihan sulit


__ADS_3

"Ya, bukankah itu piihannya? Bukan pilihan mu?"


"Tapi aku tidak akan pernah menceraikan Tania sampai kapan pun Wak! Walau bumi ini terbalik bahkan aku mati sekalipun, aku tidak akan melepaskan istriku! Dia hidupku! Cintaku!" serunya dengan suara naik satu oktaf.


Uwak Lana terkekeh, "Lantas. Apa yang akan kamu lakukan? Ingin membujuknya? Sementara dirinya sudah memilih keputusannya yang ingin mundur darimu??"


"Tetapi bukan dengan menceraikannya Wak! Aku nggak bisa!" tegas Kendra semakin frustasi.


Uwak Lana terkekeh lagi. "Itu pilihan mu. Jika ingin maju, silahkan. Jika kamu mundur, kamu tanggung sendiri resikonya!" ucapnya dengan senyum tipis tersungging di bibirnya yang membuat Kendra semakin tidak karuan.


Tubuhnya bergetar seketika. Emosi sedang menguasai dirinya. Ziana yang tahu segera memegang lengan Kendra.


"Sabar Bang. Aku mundur! Abang akan tetap bersama kakak, ya?"


"Nggak bisa Ziana! Jika Tania memilih mundur, itu pilihannya sendiri! Papi tidak pernah memaksanya!" tolak Uwak Lana pada Ziana yang kini sedang menuntun Kendra.


"Cukup Papi! Jangan paksa bang Kendra untuk mengambil keputusan yang ia sendiri tidak sanggup! Aku mengalah! Aku ikhlas! Jika papi ingin menolong, tolonglah secara pamrih! Tanpa mengharap balasan!

__ADS_1


Karena ulah kalian para orang tua, kami bertiga yang menanggungnya! Kalian enak tinggal ngomong. Tapi kami yang mengerjakannya! Kejam papi sama aku, Kak nia dan bang Kendra!!"


Ddduuuaaarr!!


Tersentak Uwak Lana mendnegar ucapan Putri sulungnya itu.


"Kak.." lirih Uwak Lana pada putri sulungnya itu.


Ziana tidak peduli. Ia terus menuntun Kendra yang kini sedang menahan gejolak di tubuhnya agar tidak lepas kendali.


"Ayo Bang. Istirahat dulu dikamar mu. Nanti kita pikirkan lagi." Katanya sambil membawa Kendra menuju ke kamarnya.


Uwak Lana menunduk dengan wajah sendunya. "Papi pun tidak ingin menyakiti kakak mu, Nak. Tapi ini sudah menjadi kesepakatan di atas puth dan hitam. Papi tidak bisa menolaknya.. Papi bisa apa? Jika Ummi Kendra sendiri yang menginginkan mu? Papi bisa apa Nak??" lirihnya dengan kepala tertunduk.


Ya, perjanjian itu sudah terikat diatas hitam dan putih. Yang mana jika salah satu dari keduanya menolak, maka mereka akan di hukum dan di penjara.


Ummi Mutia memiliki saksi dan juga banyak macam yang bisa memberatkannya. Maka dari itu ia tidak bisa berkutik.

__ADS_1


Sebagai seorang ayah, mana mungkin ia rela putrinya yang masih berusia lima belas tahun itu harus dinikahkan dengan Kendra yang merupakan suami Tania, keponakannya sendiri.


Tapi karena sebuah perjanjian tertulis itu, ia terpaksa melakukannya. Pilihan yang sulit untuknya.


Entah apa tujuan Ummi Mutia melakukan hal itu, Uwak Lana pun tidak tahu. Ia sudah menebaknya pasti akan seperti ini kejadiannya.


Tania pasti marah padanya. Dan ya. Terlihat jelas sekarang ini. Tania sudah membencinya karena keputusan ini.


Keputusan yang sulit tetapi sangat terpaksa ia lakukan.


Sementara Kendra dikamarnya saat ini sedang berusaha mengontrol emosinya. Ia tidak ingin diganggu oleh siappaun saat ini.


Tangannya mengepal erat. "Apa sih tujuan Ummi membuatku memiliki pilihan sulit seperti ini?! Maunya apa coba?! Sudah tahu aku lebih memilih Tania. Kenapa pula keduanya mengikat perjanjian ini. Perjanjian yang tidak kami setujui. Maunya mereka orang tua itu apa!!!" seru Kendra di dalam kamarnya.


Ziana yang berdiri di depan pintu tersentak kaget mendengar suara teriakan Kendra baru saja. Ia menghela nafas panjang.


"Akibat kesalahan orang tua, kami anak kecil ini yang menanggungnya. Mereka membuat perjanjian yang sangat merugikan kami. Tidak kah mereka tahu jika ini menjadi sangat sulit untuk kami?? Ini pilihan sulit untukku dan Bang Kendra. Semoga kalian para orang tua segera sadar. Jika tidak, maka tunggulah azab datang kepada kalian!"

__ADS_1


Deg!


Uwak Lana mematung mendengar ucapan putrinya itu. Begitu pun dengan mami Maura. Ia pun berdiri mematung mendengar ucapan anak gadisnya itu tetang ketidak setujuan keduanya tentang rencana pernikahan rahasia itu.


__ADS_2